Comscore Tracker

Masuk Daftar Penerima Bansos Brasil, Identitas Neymar Diduga Dicuri 

Neymar tak pernah mengajukan dana bansos ke pemerintah 

Jakarta, IDN Times - Salah sasaran bantuan sosial tidak hanya terjadi di Indonesia. Kasus serupa juga terjadi di Brasil. Bahkan pemain bintang Paris Saint-Germain (PSG), Neymar, yang menjadi pemain dengan bayaran cukup fantastis di dunia ini namanya masuk dalam daftar orang yang menerima bantuan sosial (bansos). Bantuan itu dikucurkan pemerintah Brasil pada masa pandemik COVID-19 ini.

Seperti halnya di Indonesia, untuk mengatasi dampak COVID-19, Pemerintah Brasil memberikan bansos kepada rakyat Brasil. Pemerintah Brasil membagikan 600 real atau setara Rp1,7 juta kepada setiap orang yang kesulitan di Negeri Samba yang tengah krisis akibat pandemi tersebut.

Masuknya nama Neymar dalam daftar penerima bansos merupakan kekeliruan pemerintah Brasil. Pasalnya, Neymar merupakan pemain dengan bayaran paling mahal ketiga di dunia, dengan mengantongi rata-rata Rp1,3 triliun setiap tahun.

1. Neymar tak pernah mengajukan dana bansos ke pemerintah Brasil

Masuk Daftar Penerima Bansos Brasil, Identitas Neymar Diduga Dicuri twitter.com/neymarjr

Neymar mengaku tidak meminta bantuan melalui dana bansos tersebut ke Pemerintah Brasil. Menurut eks pemain Barcelona itu, bisa jadi hal tersebut merupakan kesalahan dari pihak lain atau ada orang-orang yang memanfaatkan identitasnya untuk mendapatkan bantuan tersebut.

"Jelas tidak pernah mengajukan permohonan untuk bantuan ini, dan tidak tahu siapa yang melakukannya," ujarnya dalam laporan media Brasil, UOL Esporte.

Baca Juga: Terjebak Lockdown di India, 9 Meme Ronaldo Dipukul Petugas  

2. Neymar tahu namanya masuk daftar penerima bansos dari media

Masuk Daftar Penerima Bansos Brasil, Identitas Neymar Diduga Dicuri Intagram.com

Berdasarkan laporan kasus itu bisa muncul disebabkan identitas Neymar tampaknya dicuri. Hanya, Neymar sendiri tak mengetahuinya, sampai kebohongan itu terus berjalan sampai dirinya diberitahu oleh media.

"Jelas, Neymar tidak pernah mencari untung untuk menggunakan program ini dan kami tidak tahu siapa yang mampu melakukannya. Perwakilan, bahkan pemainnya sendiri tidak mengetahui bantuan ini sebelum dihubungi oleh pers," kata Juru Bicara Neymar yang tak disebutkan namanya tersebut.

3. Neymar ingin kembali ke Barcelona

Masuk Daftar Penerima Bansos Brasil, Identitas Neymar Diduga Dicuri twitter.com/neymarjr

Sementara itu terlepas dari kasus itu, karier Neymar bersama PSG masih belum menemui kejelasan. Sejumlah pihak mengklaim jika pemain berusia 28 tahun itu masih berharap bisa kembali berseragam Blaugrana. Pemain Timnas Brasil itu ingin berduet kembali dengan Lionel Messi dan Luis Suarez.

Barcelona sendiri juga sangat ingin memulangkan Neymar ke Camp Nou. Bahkan, mereka siap melakukan segala cara, termasuk mengeluarkan dana besar dan membuat opsi tukar guling dengan Antoine Griezmann yang baru didatangkan musim lalu dari Atletico Madrid.

Hanya saja, mendatangkan Neymar bukan misi mudah. Apalagi jika Neymar ditargetkan ke Camp Nou pada bursa transfer musim panas kali ini. Sebab Paris Saint Germain, klub Neymar saat ini, masih belum rela melepaskan Neymar. PSG membanderol Neymar dengan harga fantastis, yakni €150 juta atau Rp2,7 triliun.

Di kompetisi musim ini Neymar sudah mengoleksi 18 gol dari 22 aksinya di pelbagai kompetisi. Torehan gol itu merupakan produktivitas paling rendahnya sejak mendarat di Paris, karena cedera yang menimpa dan musim Ligue 1 2019/2020 yang dihentikan akibat krisis COVID-19.

Baca Juga: Transfer Pemain di Liga Inggris Bisa Dimulai Agustus-September

Topic:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya