Comscore Tracker

Perenang Rusia Marah Tak Bisa Beli Oleh-oleh saat Olimpiade Tokyo

Tuduh aturan panitia terlalu ketat

Yogyakarta, IDN Times - Seorang perenang asal Rusia mengaku berang dengan aturan yang dibuat oleh panitia Olimpiade Tokyo 2020. Yulia Efirnova menuduh panitia tidak adil dengan memberikan batasan ruang gerak yang berlebihan sehingga dia tidak bisa berbelanja oleh-oleh. 

1. Jadwal pertandingan terlalu pagi

Perenang Rusia Marah Tak Bisa Beli Oleh-oleh saat Olimpiade TokyoMaskot Olimpiade Tokyo 2020, Miraitowa, berpose di depan Japan National Stadium. (Facebook.com/Tokyo 2020)

Efirmova mengatakan selain aturan dari panitia yang terlalu ketat, jadwal pertandingan renang terlalu pagi, sehingga saat selesai bertanding semua oleh-oleh telah habis terbeli. 

"Yang paling mengganggu saya adalah toko oleh-oleh yang tidak bisa anda datangi. Dan jika anda ke sana, sudah tak ada apa-apa. Saya suka membawa oleh-oleh saat pulang," ujar Efimova, dilansir Antara, Rabu (28/7/2021).

 

Baca Juga: Sabet Perak Olimpiade, Lifter India Dapat Hadiah Pizza Seumur Hidup 

2. Tuduh hanya untuk kepentingan siaran langsung televisi

Perenang Rusia Marah Tak Bisa Beli Oleh-oleh saat Olimpiade TokyoAtlet renang Rusia Yulia Efimova saat bertanding di nomor 100m gaya dada putri Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo Aquatics Centre (ANTARA)

Efirmova menuding jadwal pertandingan pagi hari untuk pertandingan renang hanya untuk kepentingan warga di Amerika Serikat agar dapat menonton tayangan secara langsung. 

"Kami akan menyaksikan hasil yang lebih baik jika kami berlomba dalam final pada malam hari," sambung dia.

3. Sejumlah atlet renang terpapar COVID-19

Perenang Rusia Marah Tak Bisa Beli Oleh-oleh saat Olimpiade TokyoIlustrasi atlet renang (ANTARA FOTO/Novrian Arbi)

Beberapa pertandingan renang Olimpiade saat ini memang tidak dapat dimainkan, hal ini disebabkan sejumlah atlet terpapar COVID-19. 

"Saya marah karena mustahil bisa pergi ke mana-mana dan banyak atlet yang dilarang mengikuti kompetisi ini. Ini Olimpiade yang tidak adil, ketika tidak semua orang bisa berlomba," kata dia. 

Topic:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya