Comscore Tracker

Mengapa Wangi Parfum Berbeda-beda, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Sebelum memneli parfum, kenali dulu jenisnya

Salah satu cara menambah rasa percaya diri adalah menggunakan wewangian tubuh atau parfum. Aromanya dapat membangkitkan semangat dan pesona seseorang. Tapi sadarkah kamu, ada beberapa parfum yang mempunyai wangi tahan lama dan tidak?

Apakah hal ini disebabkan perbedaan jenis parfum, cara menyemprot atau berdasarkan tingkat konsentrasinya? Bagaimana penjelasan ilmiah di balik wangi parfum tersebut? Yuk kita simak penjelasan di bawah ini. 

1. Apakah benar menyemprotkan parfum di arep tubuh tertentu akan tahan lama?

Mengapa Wangi Parfum Berbeda-beda, Ini Penjelasan Ilmiahnyapexels.com/RF._.studio

Sudah jadi kebiasaan bahwa menyemprotkan parfum harus di area leher atau pergelangan tangan. Katanya, biar wanginya bisa tahan lama.

Namun, apakah benar demikian? Menurut Perry Romanowski, ahli kimia kosmetik, tidak ada hubungan antara area tubuh tertentu dengan daya tahan parfum.

"Keyakinan tradisional bahwa titik-titik nadi seperti leher dan pergelangan tangan menghasilkan panas ekstra dan dapat meningkatkan aroma. Padahal, tidak ada bukti yang dapat mendukung hal ini," jelas Perry dalam laman Greatist.

2. Jenis parfum

Mengapa Wangi Parfum Berbeda-beda, Ini Penjelasan Ilmiahnyaunsplash/rawpixel

Jangan salah pilih, sebab parfum dan body spray berbeda. Efek tahan lama dari aromanya pun gak sama.

Body spray sendiri dibuat dari campuran alkohol dan air, dengan sedikit ekstrak aroma wewangian di dalamnya. Sementara, parfum dibuat dari campuran minyak wangi serta kadar air dan alkohol yang lebih sedikit.

Parfum memiliki konsentrasi wewangian yang lebih tinggi dibanding body spray. Itulah kenapa, aromanya juga lebih tahan lama. Selain itu, parfum juga cenderung lebih mahal dari body spray karena perbedaan kadar konsentrasi tersebut, ungkap laman Eau Yes NY.

3. Kita harus mengenal jenis parfum yang digunakan

Mengapa Wangi Parfum Berbeda-beda, Ini Penjelasan Ilmiahnyagentlemansgazette.com

Setidaknya, ada lima tipe parfum yang dikenal di seluruh dunia. Tipe ini dibedakan berdasarkan tingkatan konsentrasinya. Mari kita urutkan dari konsentrasi paling rendah hingga paling tinggi.

Ada eau fraiche, eau de cologne, eau de toilette, eau de perfume dan perfume. Apa perbedaan diantara lima tipe tersebut?

Eau de fraiche memiliki konsentrasi 1-3 persen, eau de cologne 2-4 persen, eau de toilette 5-15 persen, eau de parfum 15-20 persen dan tertinggi ada perfume dengan tingkat konsentrasi 20-30 persen, ungkap laman Fragrance Advisor.

4. Apa hubungan antara konsentrasi dengan daya tahan parfum?

Mengapa Wangi Parfum Berbeda-beda, Ini Penjelasan IlmiahnyaPexels.com/mentatdgt

Lantas, apa ada korelasi antara tingkat konsentrasi dengan daya tahan aroma parfum? Tentu saja ada!

Semakin rendah tingkat konsentrasi, semakin cepat menguap aromanya. Begitu pula sebaliknya, semakin tinggi tingkat konsentrasi, semakin tahan lama wangi parfum tersebut, jelas laman Fragrance Advisor.

Untuk eau de fraiche biasanya tahan satu jam saja. Sementara, eau de cologne bisa bertahan hingga 2 jam, eau de toilette bertahan antara 2-3 jam dan eau de perfume sanggup bertahan lebih lama, yakni 4-6 jam.

Paling lama adalah perfume, yang bisa tahan hingga 8 jam! Oh ya, semakin tinggi tingkat konsentrasi, semakin mahal harga jual parfum tersebut.

5. Jenis kulit memengaruhi daya tahan parfum

Mengapa Wangi Parfum Berbeda-beda, Ini Penjelasan Ilmiahnyatoday.com

Percaya atau gak, ada keterkaitan antara jenis kulit dan daya tahan parfum? Faktanya, jika kulit kita bertipe kering, aromanya akan lebih cepat menguap dan memudar. Hal ini karena parfum tersebut tidak terserap ke kulit kita, tutur laman How Stuff Works.

Untuk mencegah hal tersebut, coba oleskan pelembap di kulit sebelum mengaplikasikan parfum. Balurkan dan ratakan hingga lembap dan kenyal, sebelum menyemprotkan wewangian favorit kita. Trust me, it works!

Baca Juga: Selain Parfum, Ini 7 Barang Unik yang Bisa Bikin Tubuhmu Lebih Wangi

6. Besar kecilnya molekul memengaruhi daya tahan parfum

Mengapa Wangi Parfum Berbeda-beda, Ini Penjelasan Ilmiahnyawellandgood.com

Segala sesuatu di bumi ini terbuat dari molekul, begitu pula dengan parfum. Aroma citrus yang ringan cenderung memiliki molekul kecil, sementara aroma musk memiliki molekul yang besar. Ukuran molekul menentukan seberapa cepat terjadinya proses oksidasi, terang laman Scent Bound.

Molekul yang lebih kecil akan lebih cepat teroksidasi, inilah sebabnya aroma jeruk dan buah-buahan lebih cepat hilang. Sementara, musk memiliki molekul yang berukuran besar dan kompleks. Tak heran jika parfum beraroma musk bertahan lebih lama.

7. Agar parfum lebih tahan lama

Mengapa Wangi Parfum Berbeda-beda, Ini Penjelasan IlmiahnyaUnsplash.com/Hans Vivek

Meski begitu, ada cara-cara yang bisa kamu lakukan untuk membuat parfum tahan lama. Di antaranya mengaplikasikan pelembap lebih sering sebelum menyemprotkan parfum. Lalu, coba aplikasikan parfum setelah mandi, karena pori-pori terbuka dan menyerap aroma lebih lama.

Kamu juga bisa mengaplikasikan ulang parfum jika terasa sudah tak tercium lagi aromanya. Selain itu, kamu bisa menggosok bagian kulit yang telah disemprotkan parfum untuk memunculkan kembali aromanya, terang laman The Perfumed Court.

Nah, itulah penjelasan ilmiah mengapa wangi parfum berbeda-beda. Jangan lupa cara menyimpan juga akan mempengaruhi aroma lho. Minimal jangan lupa selalu menutup botol parfummu. 

Baca Juga: Pernah Pusing Karena Mencium Bau Parfum Seseorang? Ini Penjelasannya

Topic:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya