Comscore Tracker

Makan Banyak saat Sahur Bikin Kuat Puasa? Ini Faktanya Menurut Sains

Kamu termasuk yang makannya banyak saat sahur?

Kewajiban berpuasa sehari penuh membuat banyak umat muslim memilih makan banyak-banyak saat sahur. Tujuannya, agar perut kenyang lebih lama dan badan tidak lemas.

Namun, benarkah makan dengan porsi banyak saat sahur efektif membantu puasamu hingga berbuka? Baca dulu penjelasannya berikut ini!

1. Sains di balik timbulnya rasa lapar dan kenyang

Makan Banyak saat Sahur Bikin Kuat Puasa? Ini Faktanya Menurut Sainsilustrasi merasa lapar dan ingin makan (huffingtonpost.com)

Rasa lapar dan kenyang melibatkan serangkaian proses rumit antara pencernaan, hormon, dan otak kita. Dilansir Spoon University, manusia merasa lapar ketika kadar glukosa di dalam darah menurun.

Selanjutnya, hormon ghrelin akan menyampaikan ke otak bahwa kita membutuhkan makanan. Dari situlah timbul reaksi seperti perut yang berbunyi, lemas, dan lain sebagainya. 

Lalu apa yang membuat kita merasa kenyang? Ternyata ketika kita makan cukup banyak, hormon leptin di lambung akan mengirimkan sinyal ke otak untuk berhenti memasukkan makanan. Akibatnya, perut akan terasa penuh, tak nyaman, dan tidak sanggup lagi untuk makan.

2. Seberapa lama manusia merasakan kenyang setelah makan?

Makan Banyak saat Sahur Bikin Kuat Puasa? Ini Faktanya Menurut Sainsilustrasi makan secara diam-diam (medicalnewstoday.com)

Jawabannya bisa bermacam-macam. Namun secara rata-rata, dibutuhkan waktu enam hingga delapan jam hingga makanan keluar dari lambung dan usus setelah semua nutrisi diserap oleh tubuh.

Tak peduli seberapa banyak makanan yang kita konsumsi. Tubuh akan mulai merasakan lapar. Namun hal ini dapat diatasi jika kita memiliki cadangan makanan yang cukup. 

Baca Juga: 10 Momen Lucu Buka Puasa, Ada yang Siapkan Menu Puding Teri 

3. Asupan yang dibutuhkan untuk menjadi cadangan makanan saat berpuasa

Makan Banyak saat Sahur Bikin Kuat Puasa? Ini Faktanya Menurut Sainsilustrasi bahan makanan sehat untuk sahur (hearstapps.com)

Menurut penjelasan dari Asosiasi Pelatih Kebugaran Indonesia, zat pertama yang akan diambil untuk menggantikan makanan adalah glukosa yang berasal dari asupan karbohidrat. Contohnya nasi, tepung, roti, kentang, dan lain sebagainya. 

Jika persediaan glukosa sudah habis, maka tubuh akan mengambil cadangan lemak. Berulah harapan terakhir berada pada protein yang ada di sel-sel otot kita. Setelah itu, tubuh tak akan mampu lagi menghasilkan energi. 

Namun tenang saja, butuh waktu berhari-hari tanpa makanan untuk mencapai tahap tersebut. Untuk orang yang berpuasa, pada umumnya kita hanya akan mencapai tahap pengambilan glukosa hingga lemak.  

4. Jangan hanya makan karbohidrat saat sahur

Makan Banyak saat Sahur Bikin Kuat Puasa? Ini Faktanya Menurut Sainsilustrasi makan mi instan dalam cup (cgtn.com)

Walaupun glukosa memegang peran yang penting sebagai cadangan makanan, zat ini bak pisau bermata dua. Seperti yang dijelaskan, glukosa didapatkan dari karbohidrat. Zat tersebut sangat mudah membuat kita merasa kenyang. 

Namun di sisi lain, karbohidrat juga cepat dicerna sehingga kita akan mudah lapar setelah mengonsumsinya. Dilansir dari Nutrition.org, ini terjadi karena karbohidrat akan meningkatkan glukosa dalam darah secara drastis. Di saat yang bersamaan, insulin menekannya agar tetap terkendali. Proses itu akan mengirimkan sinyal lapar ke otak. 

Itulah kenapa sangat penting untuk memiliki variasi makanan saat sahur. Jangan hanya makan nasi dan mie instan saja. Dalam beberapa jam, perutmu pasti akan keroncongan.

5. Tip sahur yang tepat agar kuat berpuasa

Makan Banyak saat Sahur Bikin Kuat Puasa? Ini Faktanya Menurut Sainsilustrasi bersantap sahur (independent.co.uk)

Nah, agar kenyang lebih lama, pastikan kamu mengonsumsi makanan yang berlemak (terutama lemak baik), protein, dan serat pada saat sahur. 

Selain itu, ada sejumlah tip lain yang bisa kamu praktikkan untuk menghalau rasa lapar di saat berpuasa. Berikut ini di antaranya:

  • Gantilah asupan karbohidrat simpel dengan karbohidrat kompleks, seperti kacang-kacangan, gandum, biji-bijian, kentang, sayuran, dan buah-buahan;
  • Makanlah kurma, buah tersebut bisa menjagamu tetap kenyang hingga tengah hari;
  • Minum air setidaknya empat gelas saat sahur untuk menjaga cairan tubuh;
  • Kunyahlah makananmu dengan perlahan;
  • Sebaiknya hindari makanan dan minuman yang tinggi akan gula.

Jadi, makan banyak bukan berarti bikin kuat puasa. Yang penting adalah makanan seperti apa yang kamu konsumsi, bukan kuantitasnya. Semoga bermanfaat dan selamat menjalani ibadah puasa!

Baca Juga: 10 Makanan yang Perlu Dihindari Saat Sahur, Bikin Puasa Gak Nyaman

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya