Comscore Tracker

Perempuan Lebih Susah Move On, Begini Penjelasannya secara Ilmiah

Perempuan merasa lebih sakit usai putus cinta

Bagi banyak orang, putus cinta adalah hal yang menyakitkan. Sebab, mau tak mau kita mesti merelakan kepergian orang yang kita cintai. Hal ini bahkan bisa membuat seseorang mengalami salah satu titik terendah dalam hidupnya.

Move on adalah satu-satunya jalan untuk keluar dari jurang kenestapaan akibat putus cinta. Menata, melanjutkan hidup, dan melupakan kenangan menyakitkan di masa lalu. Namun, ini bukan perkara mudah, terutama bagi perempuan. 

Penelitian dari Binghamton University, New York, menemukan bahwa perempuan umumnya jadi pihak yang paling tersakiti saat putus dengan pasangan. Mereka pun jadi lebih susah untuk move on dibandingkan laki-laki.

Lantas, apa yang menyebabkan perempuan susah move on? Simak penjelasan berikut ini!

1. Perempuan lebih merasakan sakit secara fisik maupun emosional

Perempuan Lebih Susah Move On, Begini Penjelasannya secara Ilmiahbesthealthmag.ca

Dalam penelitian tersebut, sebanyak 5.705 responden yang pernah mengalami putus cinta diminta untuk mengukur rasa sakit yang mereka rasakan dengan angka 1 hingga 10. Hasilnya, angka rasa sakit emosional dan fisik yang dirasakan kaum perempuan lebih tinggi daripada laki-laki.

Hal ini disebabkan perempuan umumnya jatuh cinta lebih dalam dibandingkan laki-laki. Bukan cuma itu, kebanyakan perempuan juga lebih mengutamakan perasaan daripada logika sehingga mereka lebih rentan terhadap rasa sakit akibat putus cinta.

2. Perempuan lebih rentan terkena depresi

Perempuan Lebih Susah Move On, Begini Penjelasannya secara Ilmiahmegmeekermd.com

Usai mengalami putus cinta, perempuan juga lebih rentan terkena depresi, gangguan kecemasan, dan merasa takut. Sementara, laki-laki lebih banyak merasakan kemarahan, susah untuk fokus, hingga mati rasa.

Hal ini menjelaskan kenapa laki-laki terlihat baik-baik saja setelah putus padahal perempuan bisa menangis hingga berhari-hari.

3. Perempuan cenderung mencari dukungan emosional

Perempuan Lebih Susah Move On, Begini Penjelasannya secara Ilmiahsnopes.com

Dilansir dari Huffington Post, perempuan cenderung lebih membutuhkan koneksi dengan orang lain usai putus cinta. Mereka akan berkeluh kesah dengan keluarga dan teman-temannya. Dengan begitu, mereka bisa memperoleh dukungan emosional yang dibutuhkan.

Lain halnya dengan laki-laki. Mereka akan mencari hal-hal lain untuk dilakukan, misalnya berolahraga, liburan, dan mencari pasangan baru. Itulah kenapa laki-laki lebih mudah untuk move on daripada perempuan.

Baca Juga: 5 Tanda Kamu Cuma Berjuang Sendirian dalam Hubungan, Berat!

4. Perempuan lebih sering menyalahkan diri sendiri

Perempuan Lebih Susah Move On, Begini Penjelasannya secara Ilmiahrebelcircus.com

Perempuan yang putus cinta juga cenderung merenungkan semua kenangan yang ia lewati dalam hubungan tersebut. Dilansir Huffington Post, pikiran-pikiran negatif mengenai dirinya sendiri muncul pada saat-saat seperti ini. Mereka mulai menyalahkan diri karena tidak bisa membahagiakan pasangannya.

Jangan salah, mayoritas laki-laki juga memiliki pemikiran yang sama. Akan tetapi mereka cenderung lebih baik dalam meredamnya.

5. Sering kali perempuan jadi pihak yang memutuskan hubungan

Perempuan Lebih Susah Move On, Begini Penjelasannya secara Ilmiahrd.com

Walaupun perempuan merasa lebih sakit, pada kenyataannya merekalah pihak yang pada umumnya memutuskan hubungan.

Dilansir dari Bustle, riset menunjukkan bahwa 70 persen kasus perceraian diinisiasi oleh perempuan. Alasannya adalah perempuan adalah pihak yang lebih banyak dirugikan daripada laki-laki sehingga mereka memutuskan hubungan tersebut.

6. Sebenarnya perempuan pulih dengan lebih baik dari putus cinta

Perempuan Lebih Susah Move On, Begini Penjelasannya secara Ilmiahmixcreativos.es

Walaupun membutuhkan waktu yang lama, perempuan bisa memulihkan diri dengan lebih baik daripada laki-laki. Ini karena mereka menghabiskan waktu untuk introspeksi diri dan lebih selektif dalam memilih pasangan selanjutnya.

Sedangkan pada laki-laki, mereka cenderung mengesampingkan perasaan dan berusaha untuk meredamnya. Ini membuat mereka lebih menderita walaupun sudah menemukan pasangan baru.

7. Mengenang rasa sakit dari putus cinta bisa membantumu untuk move on

Perempuan Lebih Susah Move On, Begini Penjelasannya secara Ilmiahmnn.com

Menurut penelitian dari Social Psychological and Personality Science, sebenarnya mengenang rasa sakit dari putus cinta bisa membantu kita untuk move on. Rasa sakit tersebut bisa mengingatkan kita untuk tidak lagi mengulangi hubungan yang serupa, belajar dari pengalaman, dan menerimanya. Ketika diri kita sudah menerimanya, itulah saat di mana kita siap untuk memulai lembaran baru.

Pengetahuan di atas bisa menjadi pencerahan bagi kamu yang susah move on. Cobalah untuk introspeksi, tapi tak perlu terus-terusan menyalahkan diri sendiri. Karena dari setiap pertemuan, setiap hal yang menyakitkan, ada hikmah yang bisa kita petik.

Selain itu, tak perlu buru-buru mencari pasangan baru hanya demi berusaha mengobati rasa sakit hatimu. Lebih baik, temukan kebahagiaan dalam dirimu sendiri.

Baca Juga: 9 Tanda Kamu Orang yang Toxic, Lekas Sadari Sebelum Menjadi-jadi!

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya