Comscore Tracker

10 Jenis Ular Berbisa Paling Mematikan, Membunuh dalam Hitungan Detik

Lebih baik kabur jika berpapasan dengan mereka

Ular menjadi salah satu hewan pemangsa yang ditakuti. Ini karena sebagian jenisnya memiliki bisa yang berbahaya, bahkan mampu membunuh manusia. Beberapa jenis ular berbisa juga dapat membunuh lewat gigitan hanya dalam hitungan detik saja. Nah, ini dia spesies ular dengan bisa paling mematikan di dunia.

1. Ular derik Mojave

10 Jenis Ular Berbisa Paling Mematikan, Membunuh dalam Hitungan Detikreddit.com

Dengan habitat di padang pasir Mojave yang terletak barat daya Amerika dan dekat dengan Meksiko, bisa ular derik Mojave dapat disejajarkan dengan King Cobra. Jika tergigit dan tidak ditangani dalam hitungan jam, penglihatan akan mulai memburuk dan diikuti dengan kelemasan otot.

2. Kobra Filipina

10 Jenis Ular Berbisa Paling Mematikan, Membunuh dalam Hitungan Detikbusy.org

Penghuni asli Filipina ini dapat ditemukan di area hutan yang memiliki sumber mata air bersih. Warnanya yang coklat membuatnya susah dikenali, sedangkan bisanya mampu menyebabkan kelumpuhan pada sistem pernapasan.

3. Death adder

10 Jenis Ular Berbisa Paling Mematikan, Membunuh dalam Hitungan Detikbiomedicalsciences.unimelb.edu.au

Death adder dapat ditemukan di Australia dan area sekitar Papua. Ular ini senang menunggu mangsanya dan akan memasukkan bisanya ke mangsa hanya dalam waktu kurang dari 0,15 detik.

Baca Juga: Kelewat Pasif, Populasi 10 Hewan Langka Ini Semakin Menipis

4. Ular macan

10 Jenis Ular Berbisa Paling Mematikan, Membunuh dalam Hitungan Detikcollections.museumvictoria.com.au

Ular ini berada di selatan Australia dan pulau Tasmania. Kandungan bisanya adalah neurotoxins, coagulants, myotoxins, dan haemolysins. Sekalinya tergigit, akan ada rasa sakit di seputar tubuh, berkeringat, susah bernapas dan berakhir lumpuh.

5. Viper Russel

10 Jenis Ular Berbisa Paling Mematikan, Membunuh dalam Hitungan Detikbangkokherps.wordpress.com

Dikenal juga sebagai Viper rantai. Ular ini mendiami area Asia Tenggara, Cina, Taiwan dan India. Habitatnya ada di rerumputan dan cukup sering ditemukan di lokasi pertanian. Viper Russel memproduksi banyak bisa dan jika diterima dalam dosis tinggi, kamu bisa langsung mendapatkan pendarahan.

6. Mamba hitam

10 Jenis Ular Berbisa Paling Mematikan, Membunuh dalam Hitungan Detikid.pinterest.com

Benua Afrika menyimpan reptil berbahaya ini. Dengan warnanya yang khas hitam, ular ini langsung memberikan peringatan untuk tidak mendekatinya.  Yang berbahaya dari mamba hitam adalah ia melakukan beberapa gigitan langsung sekaligus untuk menyuntikkan bisanya yang banyak.

Baca Juga: 10 Fakta Unik seputar Hubungan Seks di Dunia Hewan, Gak Disangka!

7. Eastern brown

10 Jenis Ular Berbisa Paling Mematikan, Membunuh dalam Hitungan Detikbuzzuploads.com

Kamu bisa menemui ular ini hampir di segala habitat yang ada Australia. Eastern brown sangat mematikan dan menjadi penyebab banyak kasus kematian terjadi di Australia. Sekitar 35 kasus kematian akibat gigitan ular di Australia pada 2000 hingga 2016, 23 kasusnya disebabkan oleh ular ini.

8. Taipan daratan

10 Jenis Ular Berbisa Paling Mematikan, Membunuh dalam Hitungan Detikamazing.zone

Ada tiga jenis Taipan yang dikenali: Taipan pesisir, Taipan daratan, dan Taipan Central Ranges. Kandungan neurotoxin yang tinggi pada bisanya dapat membuat seseorang lumpuh lewat satu kali gigitan. Karena makanannya sering kali mamalia, bisa ular ini pun berevolusi untuk berbahaya bagi mamalia.

9. Krait biru

10 Jenis Ular Berbisa Paling Mematikan, Membunuh dalam Hitungan Detikjoelsartore.com

Indonesia dikatakan adalah tempat hidup Krait biru. Ia suka bersembunyi di tempat gelap dan teduh sehingga rumah warga pun bisa dijadikan sarangnya. Neurotoxin pada bisanya akan langsung melumpuhkan otot mereka yang tergigit.

10. Ular laut Belcher

10 Jenis Ular Berbisa Paling Mematikan, Membunuh dalam Hitungan Detikcritter.science

Ular ini dianggap sebagai ular berbisa paling berbahaya yang ada di dunia. Sekali menggigit, ular ini dapat membunuh seseorang dalam waktu 30 detik. Beberapa studi menyebutkan jika bisanya 100 kali lipat lebih berbahaya dari Taipan daratan.

Gigitan ular berbisa dapat ditangani selama ada antivenom-nya. Yang jadi masalah, sering kali rumah sakit tak memiliki persediaan antivenom atau gigitan ular berbisa telat ditangani. Ini yang sering menjadi penyebab utama kasus kematian ular berbisa. Jadi, kamu perlu berhati-hati, apalagi jika berada di habitat mereka.

Baca Juga: Punya Insting Liar, 5 Kisah Hewan Peliharaan yang Membunuh Majikannya

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya