Comscore Tracker

Sabtu Pagi, Merapi Luncurkan 2 Kali Awan Panas Guguran Sejauh 2 Km

Kemarin, Merapi juga muntahkan 35 kali lava pijar

Sleman, IDN Times - Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran pada Sabtu (3/7/2021) pagi. Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, mengatakan setidaknya ada dua kali awan panas guguran yang teramati pada pukul 05.15 dan 07.02 WIB.

Baca Juga: Kamis Pagi Merapi Keluarkan 3 Kali Awan Panas Guguran

1. Kedua awan panas meluncur sejauh 2.000 meter

Sabtu Pagi, Merapi Luncurkan 2 Kali Awan Panas Guguran Sejauh 2 KmAwanpanas guguran Gunung Merapi. Dok: BPPTKG

Hanik mengatakan, untuk awan panas pertama yang terjadi pada pukul 05.15 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 68 mm dan durasi 117 detik. Awan panas ini memiliki jarak luncur 2.000 meter ke arah Barat Daya.

Sedangkan untuk awan panas kedua yang terjadi pada pukul 07.02 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 50 mm dan durasi 151 detik.

"Jarak luncur 2.000 meter ke arah Barat Daya," ungkapnya pada Sabtu (3/7/2021).

2. Merapi juga luncurkan 35 lava pijar sepanjang hari Jumat

Sabtu Pagi, Merapi Luncurkan 2 Kali Awan Panas Guguran Sejauh 2 KmIlustrasi Merapi. IDN Times/Arief Rahmat

Hanik menjelaskan, pada periode pengamatan yang dilakukan pada Jumat (2/7/2021) sejak pukul 00.00 hingga 24.00 WIB, terpantau ada sebanyak 35 guguran lava pijar. Sebanyak 20 kali guguran lava pijar teramati mengarah ke Barat Daya dengan jarak luncur maksimal mencapai 2.000 meter.

Sedangkan untuk 15 guguran lainnya, terpantau mengarah ke Tenggara. Menurut Hanik, untuk jarak luncur maksimal terpantau sejauh 1.500 meter.

"15 kali ke arah Tenggara dengan jarak luncur maksimal 1.500 m," terangnya.

BPPTKG juga mengamati adanya 164 gempa guguran, 68 gempa fase banyak, 17 kali gempa vulkanik dangkal serta 18 kali gempa hembusan.

3. Status Merapi masih Siaga

Sabtu Pagi, Merapi Luncurkan 2 Kali Awan Panas Guguran Sejauh 2 KmANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

Hanik menjelaskan, saat ini status Merapi berada pada level Siaga. Untuk potensi bahaya sendiri berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor Tenggara-Barat Daya sejauh maksimal 3 km ke arah Sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah Sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeg dan Putih.

"Sedangkan untuk lontarkan material vulkanik bila erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dan puncak," paparnya.

Baca Juga: Rabu Pagi Merapi Keluarkan 2 Kali Awan Panas, Terjauh 1.000 Meter  

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya