Comscore Tracker

Dinas PMK Sleman Mulai Salurkan Logistik E-Voting Pemilihan Lurah 

Ada 1.200 laptop yang disiapkan untuk proses e-voting

Sleman, IDN Times - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Kabupaten Sleman mulai melakukan pendistribusian logistik e-voting untuk Pemilihan Lurah (Pilur) di 49 Kalurahan di Kabupaten Sleman.

Kepala Dinas PMK Sleman, Budiharjo mengatakan, pendistribusian ini direncanakan dilakukan mulai hari ini, Senin (16/12/2020) hingga Rabu (18/12/2020).

Baca Juga: Tekan Jumlah Pasien COVID, Dinkes Sleman Gagas Program Minggu Tenang 

1. Tidak ada kendala lokasi

Dinas PMK Sleman Mulai Salurkan Logistik E-Voting Pemilihan Lurah IDN Times / Aan Pranata

Pilur di Kabupaten Sleman sendiri akan dilaksanakan pada 20 Desember 2020. Menurut Budiharjo, waktu tiga hari yang dipergunakan untuk pendistribusian dirasa mencukupi.

"Sudah kita perkirakan dari 49 kalurahan dibagi tiga tidak ada kendala karena kami menggunakan beberapa armada secara bersamaan. Terkait jauh dekat dengan Stadion Maguwoharjo itu bagi kami dari sisi perhitungan waktu tidak masalah," ungkapnya pada Senin (14/12/2020).

2. Alat sudah disertifikasi

Dinas PMK Sleman Mulai Salurkan Logistik E-Voting Pemilihan Lurah Kepala Dinas PMD Sleman, Budiharjo. IDN Times/Siti Umaiyah

Budiharjo mengatakan, lantaran waktu pengunduran Pilur tergolong lama, oleh karenanya selama 2 minggu ini pihaknya sudah melakukan sertifikasi kembali. Baik bagi PPL maupun logistik. Untuk logistik sendiri sejauh ini dari total 1.200 komputer yang disiapkan, hanya ada 10 yang mengalami kerusakan. Kerusakan sendiri juga tidak terlalu signifikan.

"Jadi sertifikasi ada dua hal, yakni terkait kesiapan tim lapangan kedua adalah uji alat itu sendiri. Alhamdulillah dalam sisi PPL dalam keadaan baik, dan tidak kalah penting alat hampir tidak ada kerusakan yang signifikan," terangnya.

3. Disediakan puluhan laptop cadangan

Dinas PMK Sleman Mulai Salurkan Logistik E-Voting Pemilihan Lurah IDN Times/Rachel Rinesya

Budiharjo menerangkan, dalam Pilur ini, pihaknya sudah menyediakan sebanyak 1.200 laptop. Untuk kebutuhan sendiri mencapai 1.102 laptop, sisanya merupakan cadangan. Dia menjelaskan, nantinya di masing-masing TPS akan diberikan satu laptop untuk verifikator dan satu untuk e-voting.

"Jadi untuk laptopnya aman. Sudah disiapkan cadangan," paparnya.

Baca Juga: Pilkada Sleman 2020, Surat Suara Tercoblos Sampai Pemilih Salah TPS

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya