Capaian Booster Rendah, Sleman Kejar Sasaran hingga Kelurahan 

Booster di Sleman baru mencapai 11, 23 persen 

Sleman, IDN Times - Capaian vaksinasi COVID-19 ketiga di Kabupaten Sleman hingga hari ini masih di kisaran angka 11,23 persen. Untuk meningkatkan capaian vaksinasi booster, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman akan melakukan vaksinasi di tiap kelurahan. 

1. Ada perbedaan motivasi saat melakukan vaksinasi

Capaian Booster Rendah, Sleman Kejar Sasaran hingga Kelurahan Ilustrasi vaksin COVID-19 untuk disuntikkan ke penerima vaksin. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Cahya Purnama mengatakan, dibandingkan capaian vaksinasi dosis pertama yang mencapai 99,3 persen dan dosis dua yaitu 97,3 persen, booster dinilai masih rendah. Hal ini disebabkan motivasi seseorang untuk melakukan vaksinasi booster berbeda - beda. 

"Dulu kalau tidak vaksin primer, ada faktor yang membuat mereka harus vaksinasi. Jadi mereka akhirnya vaksin. Misalnya untuk bisa masuk mal, bepergian dan persyaratan lain-lain. Kalau sekarang tidak, lebih ke kesadaran diri masing-masing," ungkapnya.

Baca Juga: Long Weekend, Kunjungan Wisata ke Sleman Alami Peningkatan 

2. Vaksinasi booster akan dilakukan per kelurahan

Capaian Booster Rendah, Sleman Kejar Sasaran hingga Kelurahan Petugas kesehatan memberikan pengarahan kepada relawan saat simulasi uji klinis vaksin COVID-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020) (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Salah satu cara menaikkan capaian booster, Dinas Kesehatan Sleman akan memberikan vaksinasi hingga tingkat kelurahan. Nantinya, masyarakat bisa datang sendiri ke faskes atau sentra vaksin (massal) maupun tim yang akan datang.

"Kami akan vaksinasi per kelurahan, bukan lagi per kapanewon (kecamatan). Per kapanewon capaian rendah. Keluarahan yang siap akan divaksin dulu, yang belum (siap) terakhir," terangnya.

3. Vaksinasi bisa turunkan fatalitas

Capaian Booster Rendah, Sleman Kejar Sasaran hingga Kelurahan Instagram

Vaksinasi menurut Cahya memang tidak bisa mencegah seseorang dari paparan COVID-19, namun bisa menurunkan tingkat fatalitas. Untuk itu, meski sudah menerima vaksinasi, protokol kesehatan harus tetap ditegakkan

"Mencegah terkena COVID-19 itu adalah prokes. Monggo prokes 5 M dan aturan PPKM Level III ditepati," paparnya.

Topik:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya