Comscore Tracker

Gereja Katedral Notre Dame Paris Terbakar

Warisan dunia berusia 850 tahun hilang

Kota Yogyakarta, IDN Times - 200 tahun proses pembangunan dan penyempurnaan,  850 tahun digunakan sebagai tempat beribadah, dan hanya membutuhkan waktu 5 menit, Notre Dame hancur.

Ribuan ungkapan duka cita langsung membanjiri media sosial, saat terjadi kebakaran gereja Notre Dame, Senin (15/4) pukul 18.30 waktu setempat atau pukul 23.30 WB. Kebakaran itu menghancurkan dua pertiga atap, serta sejumlah bagian lainnya.  

Berikut beberapa fakta tentang Katedral Notre Dame yang dihimpun IDN Times dari berbagai sumber.

Baca Juga: Dolanan Tradisional Yang Tetap Abadi 

1. Peletakan batu pertama 856 tahun yang lalu

Gereja Katedral Notre Dame Paris TerbakarPIXABAY/Skeeze

Peletakan batu pertama untuk Katedral Notre Dame di Paris, diketahui terjadi 856 tahun yang lalu, tepatnya di tahun 1163.

Peletakan batu pertama untuk bangunan yang disebut juga Our Lady of Paris ini, dilakukan pada masa pemerintahan Raja Louise VII.

Kala itu, Paris tengah bertumbuh sebagai pusat politik dan pusat ekonomi kerajaan Perancis.

2. Berdesain gothic yang unik

Gereja Katedral Notre Dame Paris TerbakarPIXABAY/35069

Gereja yang satu ini memiliki desain gothic. Notre Dame disebut memelopori gaya arsitektur yang terbilang unik ini.

Bangunan luar gereja ditopang oleh penyangga di bagian sisi kiri dan kanannya. Hal ini membuat Notre Dame seolah-olah terbang.

Pembangunan Notre Dame dilanjutkan selama beberapa abad. Penambahan konstruksi masih terus dilakukan hinga abad ke-17 dan abad ke-18.

3. Punya menara yang seolah kembar

Gereja Katedral Notre Dame Paris TerbakarPIXABAY/Public Domain Pictures

Banyak orang berfikir Notre Dame memiliki menara kembar. Bagi orang awam, kedua menara milik gereja ini memang tampak identik antara satu dan yang lain, bila dilihat dari luar.

Namun faktanya, menara Katedral Notre Dame bukan menara kembar. Jika diperhatikan, menara yang terletak di bagian utara memiliki ukuran lebih besar ketimbang yang terletak di bagian selatan.

4. Loncengnya pernah dijadikan sebagai senjata

Gereja Katedral Notre Dame Paris TerbakarPIXABAY/Jose Aguilar

Pada masa Revolusi Prancis, diketahui ada setidaknya 20 lonceng milik Katedral Notre Dame yang dijadikan persenjataan. Lonceng-lonceng tersebut dilelehkan dan diubah menjadi pelruru meriam.

Hampir semua lonceng Notre Dame dijadikan senjata, kecuali satu lonceng yang diketahui bernama Emmanuel. Lonceng ini merupakan lonceng terbesar milik Notre Dame atau biasa disebut Buordon.

5. 387 langkah menuju menara

Gereja Katedral Notre Dame Paris TerbakarPIXABAY/Denis Doukhan

Pengunjung harus melewati 387 langkah untuk menuju menara yang ada di Notre Dame. Setiap tahunnya, diketahui 13 juta turis datang mengunjungi salah satu monumen populer di Prancis setelah Menara Eiffel ini.

Kebakaran Katedral Notre Dame tidak hanya melukai perasaan umat Katolik saja, namun juga arsitektur dan traveller dunia. 

Baca Juga: Untuk Backpacker, Ini 8 Hostel Jogja  Bertarif di Bawah Rp100 Ribu

Topic:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya