Comscore Tracker

Kisah di Balik Pemakaman Jenazah COVID Lintasi Sungai di Kulon Progo

Foto-fotonya viral di media sosial

Yogyakarta, IDN Times - Sejumlah orang dengan alat pelindung diri (APD) lengkap tampak menggotong sebuah peti mati melintasi sungai sedalam betis orang dewasa. Tak sampai di situ, mereka juga menelusuri medan terjal yang menanjak untuk sampai ke tempat pemakaman

Foto-foto tersebut viral setelah dibagikan di Twitter oleh akun @arifnur pada 14 Januari 2021. "Tim pemakaman Jenazah dg protokol covid-19 MDMC Kulonprogo, DIY. @MDMCIndonesia," tulis akun tersebut.

Sehari sebelumnya, akun resmi Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), @TRCBPBDDIY, juga mengunggah video dan foto-foto yang sama.

"Laporan pendampingan rekan TRC @BPBDKulonProgo Rabu 13/01 pukul 13:00 WIB giat dukungan pemakaman prosedur #COVID19 oleh Satgas Penanggulangan #COVID19 Kalurahan Banjaroyo dari RS Sarjito menuju Makam Padukuhan Pantog Kulon, Kapanewon Kalibawang Kabupaten Kulon Progo," tulis @TRCBPBDDIY dalam unggahannya.

Lantas, seperti apa cerita di balik proses pemakaman jenazah COVID-19 melintasi sungai yang mendapat respon dari ribuan warganet itu?

Baca Juga: Kisah Pemakaman Jenazah Bayi: Petinya Kecil, Tapi Itu Paling Berat

1. Lokasi permakaman dikelilingi sungai

Kisah di Balik Pemakaman Jenazah COVID Lintasi Sungai di Kulon ProgoPemakaman jenazah pasien COVID-19 melintasi sungai. (Twitter.com/@arifnur)

Kepala Pelaksana BPBD Kulon Progo, Aryadi, membenarkan adanya pemakaman jenazah pasien COVID-19 yang melintasi sungai. Pemakaman tersebut berlangsung pada Rabu, 13 Januari 2021.

Ia menjelaskan lokasi permakaman terletak di Makam Padukuhan Pantog Kulon, Kalibawang, Kulon Progo. Menurutnya, lokasi tersebut memang dikhususkan oleh warga setempat untuk area permakaman.

"Itu memang bukan perkampungan, kayak diputari sungai. Jadi pemakaman warganya itu memang di situ, memang lewat sungai," ungkap Aryadi saat dikonfirmasi, Jumat (15/1/2020).

2. Pemakaman jenazah pasien COVID-19 dilakukan masyarakat

Kisah di Balik Pemakaman Jenazah COVID Lintasi Sungai di Kulon ProgoPemakaman jenazah pasien COVID-19 melintasi sungai. (Twitter.com/@arifnur)

Aryadi menuturkan proses pemakaman yang melintasi sungai di Kulon Progo dilakukan oleh masyarakat. Namun, pihak BPBD Kulon Progo tetap melakukan pendampingan.

"Itu yang melaksanakan pemakaman sudah masyarakat setempat, hanya dipandu dari BPBD," ungkapnya.

Meski dilakukan masyarakat, ia mengatakan, protokol pemakaman COVID-19 tetap diterapkan. Di antaranya penggunaan alat pelindung diri (APD) dan penyemprotan disinfektan.

3. Tak ada klaster terkait pemakaman pasien COVID-19 di Kulon Progo

Kisah di Balik Pemakaman Jenazah COVID Lintasi Sungai di Kulon ProgoPemakaman jenazah COVID-19 melintasi sungai. (Twitter.com/@TRCBPBDDIY)

Pemakaman jenazah pasien COVID-19 di Kulon Progo, Aryadi menjelaskan saat ini memang mulai dilakukan masyarakat. BPBD Kulon Progo telah melakukan pelatihan terhadap masyarakat terkait protokol pemakaman COVID-19.

"Saat ini masyarakat setempat masih kami pandu, tapi lambat laun nanti kami lepas jika masyarakat sudah bisa mandiri," kata Aryadi.

Ia menilai pemakaman jenazah pasien COVID-19 sebenarnya sama seperti pemakaman biasa. Hanya saja, masyarakat harus mematuhi protokol pemakaman untuk mencegah adanya penularan virus corona.

"Kami sudah mulai Desember 2020, pemakaman dilakukan masyarakat. Alhamdulillah sampai sekarang tidak ada klaster terkait pemakaman," ujarnya.

Baca Juga: Penampakan Awan Memanjang di Atas Langit Bandara YIA Bikin Heboh

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya