Yakin Tak Ada Penularan PMK, Pasar Hewan Pengasih Tetap Dibuka   

Dari 307 ekor kena PMK, 40 di antaranya sembuh 

Kulon Progo, IDN Times - Tidak menemukan ternak suspek dan positif penyakit mulut dan kuku (PMK) , Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo, tidak berencana menutup Pasar Hewan Terpadu Pengasih.

1. Petugas tidak menemukan hewan yang sakit

Yakin Tak Ada Penularan PMK, Pasar Hewan Pengasih Tetap Dibuka   ilustrasi pemeriksaan hewan ternak. ANTARA FOTO/Siswowidodo

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo Aris Nugraha mengatakan saat ini  petugas gabungan dari DPP dan Polri terus melakukan pengawasan lalu lintas hewan ternak yang keluar masuk ke Kulon Progo, termasuk Pasar Hewan Terpadu Pengasih.

"Kami tidak menemukan adanya hewan ternak yang terpapar atau memiliki gejala klinis PMK, sehingga tidak ada alasan menutup Pasar Hewan Terpadu Pengasih," kata Aris Nugraha di Kulon Progo, Rabu (15/6/2022). 

2. Sebanyak 307 ekor terkena PMK, 40 hewan di antaranya sembuh

Yakin Tak Ada Penularan PMK, Pasar Hewan Pengasih Tetap Dibuka   Ilustrasi pasar hewan. (ANTARA FOTO/Anis Efizudin)

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo, jumlah hewan ternak yang positif PMK per 13 Juni 2022 sebanyak 307 ekor dan 40 ekor di antaranya sudah sembuh.

"DPP Kulon Progo memiliki standar operasional prosedur. Hewan yang masuk ke wilayahnya harus dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal dan bukan dari daerah wabah," katanya dkutip Antara. 

Aris mengimbau kepada peternak yang memiliki hewan ternak yang suspek atau memiliki gejala klinis PMK, segera melaporkan kepada dokter hewan setempat agar dilakukan pemeriksaan. Dilanjutkan isolasi selama 14 hari.

"Karena masa inkubasi virus 14 hari. Selanjutnya baru bisa didistribusikan," katanya.

 

Baca Juga: Pedagang Masukkan Ternak ke Kulon Progo Lewat Jalan Tikus

Baca Juga: 6 Lokasi Prewedding Outdoor di Kulon Progo, Lanskap Memukau!

3. Peternak merasa khawatir, ternak terserang PMK

Yakin Tak Ada Penularan PMK, Pasar Hewan Pengasih Tetap Dibuka   Ilustrasi ternak sapi yang akan dipotong. (ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah)

Seorang peternak di Pendem, Kalurahan/Desa Sidomulyo, Sukarman mengaku khawatir dengan adanya temuan PMK yang menyerang sejumlah hewan ternak di Kulon Progo. Untuk mengantisipasi penyebaran PMK, dirinya menyemprotkan cairan disinfektan yang diberikan oleh DPP Kulon Progo ke kandangnya setiap sepekan sekali.

"Saat petugas kesehatan hewan melakukan pemantauan dan pemeriksaan di tempat kami, semua hewan ternak dalam kondisi sehat," katanya.

Topik:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya