Sedih, Angka Kematian Positif COVID di Jogja Tambah 20 Kasus!  

Kasus harian positif Covid-19 di DIY tambah 838 kasus

Yogyakarta, IDN Times - Kasus kematian akibat Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tetap tinggi. Hari ini, Selasa (15/3/2022) sebanyak 20 orang positif Covid-19 meninggal dunia dalam waktu 24 jam terakhir.

1. Terjadi 20 kematian selama 24 jam, terbanyak dari Sleman

Sedih, Angka Kematian Positif COVID di Jogja Tambah 20 Kasus!  Ilustrasi jenazah pasien COVID-19 (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Pemda DIY, Berty Murtiningsih memaparkan kasus meninggal terkonfirmasi Covid-19 terjadi di semua wilayah DIY.

"Kasus meninggal di Kota Yogyakarta sebanyak satu kasus, di Kabupaten Bantul 6 kasus, Kulon Progo empat kasus, Gunungkidul dua kasus. Terbanyak di Kabupaten Sleman yaitu tujuh kasus," papar Berty, Selasa (15/3/2022).

Baca Juga: Warga Sleman, Ini Syarat dan Jadwal Lokasi Vaksinasi Booster

Baca Juga: Bawa DSLR ke Taman Sari Bayar Rp250 Ribu, Keraton: Berlaku bagi Semua

2. Kasus harian positif Covid-19 di DIY tambah 838 kasus

Sedih, Angka Kematian Positif COVID di Jogja Tambah 20 Kasus!  ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

Kasus tambahan harian Covid-19 di DIY hari ini bertambah 838 kasus. Berty memaparkan tambahan kasus terbanyak berasal dari Kabupaten Sleman sebanyak 305 kasus. 

"Kota Yogyakarta bertambah 144 k asus, Kabupaten Bantul 231 kasus, Kulon Progo tambah 102 kasus dan Gunungkidul sebanyak 56kasus," ungkap Berty. 

Adapun riwayat kasus positif itu terungkap dari kontak tracing kasus positif tercatat 656 kasus, dan masyarakat yang periksa mandiri ada 182 kasus.

3. Tambahan kasus harian di Indonesia

Sedih, Angka Kematian Positif COVID di Jogja Tambah 20 Kasus!  Ilustrasi protokol kesehatan(ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

Berdasarkan tambahan kasus sebaran Covid-19 per Selasa (15/3/2022) di Indonesia, DIY berada di urutan keenam. Berikut data tambahan Covid-19: 

1. Jawa Barat: 3.094 kasus
2. Jawa Tengah: 1.581 kasus
3. DKI Jakarta: 1.571 kasus
4. Jawa Timur: 1.140 kasus
5. NTT: 890 kasus
6. DI Yogyakarta: 838 kasus
7. Banten: 680 kasus
8. Kalimantan Barat: 544 kasus
9. Kalimantan Timur: 486 kasus
10. Riau: 335 kasus
11. Sumatera Utara: 318 kasus
12. Sulawesi Tengah: 315 kasus
13. Sulawesi Selatan: 292 kasus
14. Lampung: 285 kasus
15. Aceh: 275 kasus
16. Bangka Belitung: 257 kasus
17. Kalimantan Utara: 231 kasus
18. Kepulauan Riau: 197 kasus
19. Sumatera Barat: 155 kasus
20. Jambi: 143 kasus
21. Bali: 109 kasus
22. Sumatera Selatan: 104 kasus
23. Kalimantan Tengah: 98 kasus
24. Papua: 80 kasus
25. Sulawesi Barat: 73 kasus
26. Sulawesi Utara: 67 kasus
27. Kalimantan Selatan: 62 kasus
28. Papua Barat: 50 kasus
29. Bengkulu: 38 kasus
30. Sulawesi Tenggara: 37 kasus
31. Gorontalo: 25 kasus
32. Maluku Utara: 25 kasus
33. NTB: 12 kasus
34. Maluku: 1 kasus

Topik:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya