Orangtua Diingatkan Kurangi Aktivitas Anak di Tempat Umum 

Tak ada laporan hepatitis akut misterius di Kota Yogyakarta

Kota Yogyakarta, IDN Times - Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta mengingatkan orangtua menjaga kesehatan anak. Imbauan ini terkait adanya kasus hepatitis akut yang terjadi di dalam dan luar negeri. 

“Sampai saat ini belum ada kasus hepatitis akut misterius. Mudah-mudahan tidak ada, masyarakat tetap harus diingatkan untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta tidak lupa protokol kesehatan, karena pandemi COVID-19 masih ada,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Emma Rahmi Aryani, Senin (9/5/2022).

1. Kurangi ajak anak di tempat keramaian

Orangtua Diingatkan Kurangi Aktivitas Anak di Tempat Umum ilustrasi hepatitis (maxpixel.net)

Emma mengimbau agar orangtua sementara waktu mengurangi aktivitas anak yang melibatkan interaksi dengan banyak orang.  Salah satunya adalah mengurangi aktivitas berenang di tempat umum atau berkumpul di tempat keramaian, karena memiliki risiko penularan.

Tak hanya aktivitas anak, dinkes juga mengingatkan agar masakan yang dimakan anak adalah makanan sehat yang melalui proses pemasakan yang benar-benar matang. 

“Makanan pun sebaiknya dimasak sampai benar-benar matang,” kata Emma yang menyebut informasi mengenai cara penularan hepatitis misterius masih terus diselidiki.

 

2. Dinkes Yogyakarta kirim surat edaran ke sekolah

Orangtua Diingatkan Kurangi Aktivitas Anak di Tempat Umum Ilustrasi anak-anak (IDN Times/Besse Fadhilah)

Langkah lainnya yang ditempuh Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta adalah melayangkan surat edaran (SE) ke seluruh sekolah untuk kewaspadaan dini dan mendukung pelaksanaan pola hidup bersih dan sehat.

“Sosialisasi penerapan PHBS harus benar-benar diintensifkan. Masyarakat pun diminta untuk mengurangi aktivitas anak-anak yang melibatkan interaksi dengan banyak orang,” katanya.

Baca Juga: Kota Yogyakarta Darurat Sampah! 

Baca Juga: Hepatitis Akut Belum Terdeteksi di DIY, Dinkes Pasang Mata

3. Tak ada laporan hepatitis akut misterius di Kota Yogyakarta

Orangtua Diingatkan Kurangi Aktivitas Anak di Tempat Umum Ilustrasi rumah sakit. (IDN Times/Arief Rahmat)

Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Endang Sri Rahayu mengatakan hal senada, yaitu belum adanya laporan kasus yang dicurigai sebagai hepatitis akut misterius.

“Kasus hepatitis yang ditemukan di Yogyakarta biasanya jenis hepatitis A atau B,” katanya dikutip Antara. 

Secara umum, kata Endang, gejala terpapar hepatitis hampir sama, yaitu mengalami demam, mual, muntah, penyakit kuning, dan lainnya. “Untuk bisa memastikan jenis hepatitis, harus dilakukan melalui pemeriksaan laboratorium,” katanya.

Topik:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya