Minimalkan PMK, Warga Jogja Diimbau Beli Kurban Dekat Tempat Tinggal  

Warga membeli kurban disarankan menerima hewan maksimal H-1

Yogyakarta, IDN Times - Antisipasi penularan penyakit mulut dan kuku yang terdapat pada hewan kurban, Pemerintah Kota Yogyakarta mengimbau warga tidak membeli hewan kurban yang berasal dari luar kota. 

Pencegahan dilakukan mengingat penyebaran PMK yang akhir - akhir ini makin meluas di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).  

1. Masyarakat yang membeli kurban disarankan menerima hewan maksimal H-1

Minimalkan PMK, Warga Jogja Diimbau Beli Kurban Dekat Tempat Tinggal  Kutaraja Aqiqah, salah satu tempat penjualan hewan kurban (IDN Times/Saifullah)

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Suyana mengatakan warga lebih baik membeli hewan kurban yang berasal dari warga sekitar tempat tinggal saja. 

“Lebih baik membeli hewan dari peternak di sekitar atau di dalam DIY dan memilih hewan yang tidak didatangkan dari luar daerah atau dari daerah yang sudah terdampak penyakit mulut dan kuku (PMK),” kata Suyana, Selasa (7/6/2022).

Masyarakat yang membeli hewan kurban juga disarankan untuk menerima hewan maksimal H-1 karena masa inkubasi PMK terjadi satu sampai 14 hari. Diharapkan hewan yang nantinya disembelih dalam kondisi sehat. “Salah satu syarat hewan kurban adalah dalam kondisi sehat,” lanjut Suyana.

2. Pemkot Kota Yogyakarta tak batasi jumlah tempat penjualan hewan kurban

Minimalkan PMK, Warga Jogja Diimbau Beli Kurban Dekat Tempat Tinggal  Ilustrasi (ANTARA FOTO/Makna Zaezar

Namun tahun ini Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta tidak akan membatasi munculnya pasar tiban penjualan hewan kurban. Suyana hanya berharap seluruh penjual untuk memiliki surat keterangan kesehatan hewan apabila hewan didatangkan dari luar daerah.

“Kepemilikan surat keterangan kesehatan hewan adalah hal yang mutlak tetapi terkadang masih sering diabaikan. Ini yang kemudian menyulitkan pengawasan,” katany dikutip Antara.

Selain mewajibkan kepemilikan surat kesehatan, setiap penjual hewan kurban juga diminta menyediakan lokasi isolasi untuk menempatkan hewan yang sakit atau menunjukkan gejala mengarah pada PMK.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Nasi Goreng Kambing Paling Enak di Jogja

Baca Juga: KPK Geledah Sejumlah Ruangan di Balai Kota Yogyakarta

3. Sebanyak 1.306 kasus PMK menyerang ternak di DIY

Minimalkan PMK, Warga Jogja Diimbau Beli Kurban Dekat Tempat Tinggal  Pemeriksaan hewan ternak. (ANTARA FOTO/Siswowidodo)

Berdasarkan data dari DIY, hingga 6 Juni, terdapat total 1.306 kasus PMK yang menyerang sapi, kambing, domba dan kerbau dengan empat kematian dan 43 hewan dinyatakan sembuh serta belum ada hewan yang dipotong paksa.

“Jika nanti ditemukan hewan yang terpapar PMK dan terpaksa disembelih, maka harus dilakukan penyembelihan dengan berbagai syarat supaya mencegah penularan,” katanya.

Topik:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya