Comscore Tracker

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Ombak di Laut DIY Mencapai 6 Meter

Ombak di laut Selatan DIY masuk kategori sangat tinggi

Yogyakarta, IDN Times - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan gelombang sangat tinggi berpotensi terjadi di perairan selatan Jawa khususnya Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

1. Potensi gelombang yang terjadi sangat tinggi

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Ombak di Laut DIY Mencapai 6 MeterUnspalsh/Tim Marshall

Peringatan dini gelombang tinggi yang dikeluarkan oleh BMKG, hari ini mengenai potensi terjadinya gelombang sangat tinggi berkisar 4 hingga 6 meter. Peningkatan tinggi gelombang tersebut disebabkan oleh pola angin di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari timur-tenggara dengan kecepatan angin berkisar 10-25 knot.

2. Perairan Selatan Jabar hingga DIY sedang berada di angin musim timuran

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Ombak di Laut DIY Mencapai 6 MeterIlustrasi gelombang tinggi (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)

Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo, Jumat (24/6/2022), mengatakan wilayah perairan selatan Jabar hingga DIY saat ini sedang berada pada musim angin timuran. 

"Hari ini (24/6/2022)  kami kembali mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi seiring dengan perkembangan kondisi cuaca di laut selatan Jabar hingga DIY," kata Teguh dikutip Antara.

Baca Juga: Agrowisata Jeruk Bantul Mulai Dilirik, Ajak Wisatawan Petik di Kebun  

3. BMKG sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Ombak di Laut DIY Mencapai 6 MeterIlustrasi (IDN Times/Ayu Afria Ulita)

Sebelumnya BMKG juga mengeluarkan peringatan dini gelombang yang dikategorikan sebagai sangat tinggi hanya berpotensi di wilayah Samudra Hindia selatan Jabar hingga DIY, sedangkan di wilayah perairan selatan Jabar hingga DIY diprakirakan berkisar 2,5-4 meter atau masuk kategori tinggi. 

Baca Juga: Tak Hanya Geblek, Kulon Progo Punya Makanan Unik Dawet Sambal   

Topic:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya