Angka Sembuh COVID-19 di Jogja hingga 1.376, Terbanyak dari Sleman   

Tambahan kasus harian di Indonesia, DIY berada di nomor 7

Yogyakarta, IDN Times - Kasus sembuh harian Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bertambah 1.376 kasus. Angka terbanyak berasal dari Kabupaten Sleman yaitu 464 kasus. 

"Dari Kota Yogyakarta kasus sembuh tambah 348 kasus, Bantul 324 kasus, Kulon Progo tambah 201 kasus, dan Gunungkidul 39 kasus," papar Kabag Humas Biro Setda DIY Ditya Nanaryo Aji. Kamis (17/3/2022). 

1. Tambahan kasus positif terbanyak dari Sleman

Angka Sembuh COVID-19 di Jogja hingga 1.376, Terbanyak dari Sleman   Ilustrasi. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Sementara kasus harian terkonfirmasi positif adalah 612 kasus. Angka terbanyak berasal dari Kabupaten Sleman 198 kasus.

"Kasus positif di Kota Yogyakarta tambah 92 kasus, Bantul tambah 135 kasus, Kulon Progo bertambah 111 , dan Gunungkidul  tambah 76 kasus," papar Ditya.

Riwayat kasus positif itu terungkap dari kontak tracing kasus positif tercatat 467 kasus, dan masyarakat yang periksa mandiri 145 kasus.

 

Baca Juga: Airlangga Ungkap Konflik Ukraina Sebabkan Harga Pangan Naik       

Baca Juga: 5 Kafe di Jogja yang Pajang Karya Seni, Serasa di Museum!

2. Kasus kematian bertambah 14 orang

Angka Sembuh COVID-19 di Jogja hingga 1.376, Terbanyak dari Sleman   Ilustrasi pemakaman korban meninggal akibat COVID-19.Antarafoto

Ditya memaparkan angka kasus kematian di DIY selama 24 jam bertambah 14 kasus. Terbanyak adalah di Kabupaten Sleman 6 kasus, Kota Yogyakarta 3 kasus, Bantul 2 kasus, dan Kabupaten Kulon Progo 3 kasus. 

Selama masa pandemik Maret 2022, telah terjadi sebanyak 5.669 kasus kematian di Daerah Istimewa Yogyakarta.  

3. Tambahan kasus harian di Indonesia, DIY berada di urutan tujuh

Angka Sembuh COVID-19 di Jogja hingga 1.376, Terbanyak dari Sleman   Ilustrasi (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

Tambahan kasus harian Covid-19 di Indonesia, Kamis (17/3/2022), DIY berada di urutan tujuh. Berikut data sebarannya:

1. Jawa Barat: 2.470 kasus
2. DKI Jakarta: 1.583 kasus
3. Jawa Tengah: 1.450 kasus
4. NTT: 771 kasus
5. Jawa Timur: 725 kasus
6. Banten: 656 kasus
7. DI Yogyakarta: 612 kasus
8. Kalimantan Barat: 417 kasus
9. Kalimantan Timur: 382 kasus
10. Sulawesi Tengah: 300 kasus
11. Sumatera Utara: 254 kasus
12. Riau: 230 kasus
13. Lampung: 27. 203 kasus
14. Sulawesi Selatan: 180 kasus
15. Bangka Belitung: 171 kasus
16. Kepulauan Riau: 153 kasus
17. Kalimantan Utara: 137 kasus
18. Jambi: 133 kasus
19. Aceh: 117 kasus
20. Sumatera Barat: 95 kasus
21. Bali: 80 kasus
22. Kalimantan Tengah: 68 kasus
23. Kalimantan Selatan: 54 kasus
24. Sulawesi Barat: 48 kasus
25. Sumatera Selatan: 54 kasus
26. Sulawesi Barat: 48 kasus
27. Sumatera Selatan: 43 kasus
28. Papua: 43 kasus
29. Papua Barat: 41 kasus
30. Sulawesi Utara: 36 kasus
31. Bengkulu: 31 kasus
32. Sulawesi Tenggara: 14 kasus
33. Gorontalo: 13 kasus
34. Maluku Utara: 11 kasus
35. NTB: 7 kasus
36. Maluku: 4 kasus

Topik:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya