2 Bocah yang Tenggelam di Pantai Glagah Belum Ditemukan

Tim SAR Bantul diminta turut memantau pantai di wilayahnya

Kulon Progo, IDN Times - ‎Operasi pencarian kakak beradik Ivander Tristan Zahwan (8) dan Oktafiansah Ramadan Zahwan yang tenggelam di Pantai Glagah, Kabupaten Kulon Progo, pada Minggu (27/3/2022), masih belum membuahkan hasil.

"Hingga pukul 15.00 WIB korban belum juga ditemukan," kata Humas Kantor Basarnas Yogyakarta, Pipit Irianto, Senin (28/3/2022).

Baca Juga: Kakak dan Adik Hilang Terseret Ombak Pantai Glagah Kulon Progo

1. Libatkan 50 personil tim SAR gabungan untuk pencarian dua korban laka laut Pantai Glagah‎

2 Bocah yang Tenggelam di Pantai Glagah Belum DitemukanPantai Glagah Kulon Progo.(doc.Istimewa)

Menurut Pipit, proses pencarian dan pertolongan hari kedua ini melibatkan tak kurang dari 50 personel tim gabungan. Sejak siang hingga sore, pencarian difokuskan pada penyisiran di pinggir pantai di sekitar lokasi kedua korban dinyatakan tenggelam dan hilang.

"Tadi pagi sudah ada tim yang menggunakan perahu jukung turun ke laut melakukan pencarian. Dengan drone juga dilakukan namun juga belum menemukan hasilnya," ungkapnya.

Menjelang sore, ia mengatakan gelombang pasang berlangsung sehingga tidak memungkinkan melakukan pencarian dengan perahu jukung.

2. Arus laut mengarah ke timur

2 Bocah yang Tenggelam di Pantai Glagah Belum DitemukanIDN Times/Daruwaskita

Untuk kondisi arus laut sendiri, Pipit mengatakan saat ini cenderung bergerak ke arah Timur. Namun, kondisi ini tak menjamin korban juga terbawa arus laut ke arah yang sama.

"Di sekitar Pantai Glagah terdapat banyak batu pemecah gelombang dan bisa saja korban tersangkut di pemecah gelombang. Namun semuanya baru dugaan," ucapnya.

3. Tim SAR Bantul diminta memantau pantai yang ada di wilayahnya‎

2 Bocah yang Tenggelam di Pantai Glagah Belum DitemukanIlustrasti penyisiran sepanjang Pantai Samas hingga Pantai Pandansari tak melihat keberadaan korban di laut. IDN Times/Istimewa

Sementara, Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah IV Bantul, Nugroho, mengatakan pihaknya juga diminta untuk melakukan pemantauan di pantai mulai dari muara Sungai Progo hingga Pantai Samas.

"Antisipasi jika korban terbawa arus arah Timur dan muncul di kawasan pantai Bantul bagian Barat," katanya.

Pihaknya kata Nugroho juga akan berkoordinasi dengan nelayan yang akan turun melaut untuk turut memantau jika korban muncul di laut. Sebab beberapa kejadian laka-laut korban justru ditemukan nelayan saat melaut.

"Kalau hari ini korban belum ditemukan, kita akan koordinasi dengan nelayan di Pantai Samas hingga Pantai Baru jika menemukan jenazah di tengah laut untuk segera memberitahu kepada tim SAR," terangnya.‎

Baca Juga: Seruduk Pemotor, Warga Kulon Progo Tewas di Tempat

Topik:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya