Comscore Tracker

Cegah Kasus Baru COVID-19, Cuti Bersama 2021 Dipangkas 5 Hari 

Keputusan diambil setelah sejumlah menteri rapat bersama

Jakarta, IDN Times Cuti bersama pada 2021 dipangkas dari 7 hari menjadi 2 hari. Pemangkasan cuti bersama itu untuk menekan laju penambahan kasus COVID-19.

Kesepakatan pemangkasan cuti bersama tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 281 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 642 Tahun 2020, Nomor 4 Tahun 2020, Nomor 4 tahun 2020 Tentang Hari libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2021.

"Dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) sebelumnya terdapat 7 hari cuti bersama. Setelah dilakukan peninjauan kembali SKB, maka cuti bersama dikurangi dari semula 7 hari menjadi hanya tinggal 2 hari saja" ujar Menko PMK Muhafjir Effendy dalam Rapat Koordinasi di Kantor Kemenko PMK, pada Senin (22/2/2021).

1. Daftar cuti bersama yang dipangkas

Cegah Kasus Baru COVID-19, Cuti Bersama 2021 Dipangkas 5 Hari Menko PMK memimpin rapat virtual (Dok. Humas Kemenko PMK)

Berdasarkan SKB cuti bersama 2021 yang dipangkas selama 5 hari, yaitu:

- 12 Maret: Cuti Bersama dalam rangka Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW
- 17, 18, 19 Mei: Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah
- 27 Desember: Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Natal 2021

Cuti bersama yang tetap berlaku sesuai SKB yakni:

- 12 Mei dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah
- 24 Desember dalam rangka Raya Natal 2021

Muhadjir menjelaskan pertimbangan mengapa masih diberikan satu hari menjelang Hari Raya Idul Fitri dan satu hari menjelang Natal, Muhadjir mengatakan agar hal itu memudahkan Polri dalam mengelola pergerakan masyarakat.

"Jangan sampai terjadi penumpukan pada satu hari dan justru akan berbahaya," kata Muhadjir.

Baca Juga: Positivity Rate COVID-19 RI Tinggi, Menkes: Karena Hari Libur

2. Pengurangan libur karena peningkatan COVID-19 yang masih terjadi

Cegah Kasus Baru COVID-19, Cuti Bersama 2021 Dipangkas 5 Hari Menko PMK memimpin rapat virtual (Dok. Humas Kemenko PMK)

Sejumlah alasan dikemukakan pemerintah terkait pengurangan libur ini. Salah satunya, kata Muhadjir, karena kurva peningkatan COVID-19 yang belum melandai, meski berbagai upaya sudah dilakukan.

Mantan  Mendikbud itu menuturkan seusai libur panjang biasanya ada peningkatan kasus COVID-19. Mobilitas masyarakat cenderung naik, sementara program vaksinasi sedang berjalan.

"Oleh karena itu pemerintah perlu meninjau kembali cuti bersama yang berpotensi mendorong terjadinya arus pergerakan orang sehingga penularan meningkat," ujarnya.

3. Muhadjir ingatkan masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan COVID-19

Cegah Kasus Baru COVID-19, Cuti Bersama 2021 Dipangkas 5 Hari Menko PMK Muhadjir Effendy memberikan keterangan pers di Kantor Presiden (Dok. Biro Pers Kepresidenan)

Dalam kesempatan itu, Muhadjir mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Hal itu penting dilakukan guma mengurangi laju penularan virus corona.

"Sekali lagi ditegaskan bahwa Tahun 2021 Cuti Bersama dipotong 5 hari dari 7 hari yang ada," katanya.

Baca Juga: Pemerintah Beri Sinyal Jumlah Cuti Bersama Tahun 2021 akan Dipangkas

Topic:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya