Comscore Tracker

Jadi Korban Pelecehan Seksual, Sejumlah Karyawan Gugat McDonald's 

Pelecehan dilakukan atasan 

Michigan, IDN Times - Sebanyak50 karyawan McDonald's mengajukan gugatan class action terhadap perusahaan yang mempekerjakan mereka . Dugaan terjadinya kasus pelecehan seksual yang dilakukan secara sistematik menjadi alasan gugatan mereka.

Gugatan yang disampaikan pada Selasa (12/11) tersebut berisi tuduhan bahwa salah satu restoran cepat saji terbesar di dunia itu melakukan pembiaran tindakan pelecehan seksual.

Menurut para penggugat, pelecehan seksual tidak hanya terjadi di Michigan, tapi di berbagai jaringan McDonald's di seluruh Amerika Serikat. Sayangnya, restoran yang berbasis di Illinois itu tidak bisa memberlakukan kebijakan yang mencegah atau menyelesaikannya.

 

Baca Juga: Oknum Abdi Dalem Keraton Diduga Lecehkan Mahasiswi

1. McDonald's dituduh gagal menciptakan lingkungan kerja yang aman

Jadi Korban Pelecehan Seksual, Sejumlah Karyawan Gugat McDonald's Ilustrasi pelecehan terhadap perempuan. IDN Times/Arief Rahmat

Dilansir dari CNBC, salah satu penggugat adalah perempuan bernama JennaReis yang bekerja di McDonald's sejak 2017 hingga Maret 2019. Ia mengaku, dirinya dan beberapa karyawan perempuan lain diraba, dijadikan target komentar-komentar cabul dan digoda

Karyawan yang mencoba buka suara justru terancam menerima balas dendam. Berdasarkan isi gugatan, McDonald's "menciptakan dan mengizinkan suatu budaya kerja beracun dari posisi paling atas" serta gagal menyelesaikan "masalah pelecehan seksual yang sudah menyebar di seluruh negeri".

Baca Juga: Wah, 7 Negara Ini Melarang McDonald's Membuka Outlet!

2. Ries mengaku berkali-kali mendapatkan pelecehan seksual verbal dan fisik dari atasannya

Jadi Korban Pelecehan Seksual, Sejumlah Karyawan Gugat McDonald's Ilustrasi pelecehan seksual. IDN Times/Arief Rahmat

TIME melaporkan bahwa Ries mengaku manajernya melakukan tindakan tak senonoh. Beberapa kali juga ia jadi sasaran pelecehan verbal dengan dipanggil "perempuan jalang" dan "pelacur". Akan tetapi, Ries tak bisa protes sebab ia diancam akan dipecat manajernya tersebut.

"Saya terus-menerus hidup dalam ketakutan akan kehilangan pekerjaan," kata dia. "Saya paksa diri saya untuk pergi. Saya sendiri masih mengalami trauma emosional."

3. Penggugat ingin McDonald's mengganti rugi sebesar Rp70,4 miliar

Jadi Korban Pelecehan Seksual, Sejumlah Karyawan Gugat McDonald's Ilustrasi McDonald's. unsplash.com/Andrew Leu

Salah satu kuasa hukum para penggugat, Eve Cervantez, mengatakan bahwa pihaknya berusaha menuntut McDonald's memberikan ganti rugi setidaknya sebesar Rp70,4 miliar kepada Ries dan beberapa karyawan lain yang menjadi korban.

Mereka juga menuntut McDonald's memberlakukan peraturan anti-pelecehan serta membuka ruang aman bagi siapa pun yang hendak melaporkan. "Kami berharap gugatan ini bisa mengirim pesan kepada McDonald's bahwa mereka tak bisa mengabaikan para karyawan," ujar Cervantez. 

Untuk merespons gugatan ini, Chief Executive McDonald's, Chris Kempczinski, mengeluarkan pernyataan resmi. Ia mengatakan McDonald's "memperlihatkan komitmen terus-menerus terhadap persoalan ini" dengan mengadakan pelatihan lingkungan kerja yang aman kepada seluruh karyawan.

Menurut McDonald's, progam ini dijalankan sejak Oktober lalu. "Ada percakapan yang sangat serius mengenai lingkungan kerja yang aman dan penuh hormat di berbagai kalangan di seluruh Amerika Serikat dan dunia," ujarnya. 

Baca Juga: McDonald's Dituntut Rp24 Miliar Gara-gara Pelanggan Tersiram Air Panas

Topic:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya