Comscore Tracker

Mengaku Disetrum, Siksaan Baru Berhenti Setelah Foto Lutfi Viral 

Mengaku disetrum selama setengah jam 

Jakarta, IDN Times - Lutfi Alfiandi, pemuda yang fotonya viral lantaran memegang bendera merah putih saat aksi demo pelajar STM di sekitar kawasan Gedung DPR/MPR RI pada September 2019 lalu, mengaku sempat ditekan penyidik.

Saat sidang Lutfi dipaksa penyidik untuk mengaku telah melempari petugas dengan batu saat berunjuk rasa. Selain itu, Lutfi mengaku dianiaya oknum penyidik saat ia dimintai keterangan di Polres Jakarta Barat.

"Saya disuruh duduk, terus disetrum, ada setengah jam," kata Lutfi di hadapan Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat saat sidang yang berlangsung Senin (20/1).

Dalam sidang, Lutfi juga mengisahkan bagaimana dirinya bisa memegang sang merah putih.

Baca Juga: Kasus Lurah Srigading, Penyidik Masih Kumpulkan Keterangan Saksi

1. Penyiksaan berhenti setelah polisi tahu foto Lutfi viral di media sosial

Mengaku Disetrum, Siksaan Baru Berhenti Setelah Foto Lutfi Viral Sidang ketiga kasus pemuda pembawa bendera Merah Putih, Lutfi Alfiandi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (IDN Times/Lia Hutasoit)

Oknum penyidik tersebut dikatakan Lutfi juga memaksanya mengaku melempar batu ke aparat kepolisian.

"Saya disuruh ngaku kalau lempar batu ke petugas. Padahal saya gak melempar," kata dia.

Penyiksaan itu, menurut Lutfi, berhenti ketika polisi menyadari bahwa fotonya menjadi viral di media sosial. "Saat itu kuping saya dijepit, disetrum, disuruh jongkok juga," kata dia.

Baca Juga: Saksi Kunci Tak Hadir, Sidang Lutfi Pembawa Bendera Demo DPR Ditunda

2. Lakukan aksi karena kemauannya sendiri

Mengaku Disetrum, Siksaan Baru Berhenti Setelah Foto Lutfi Viral Sidang Dede Lutfi, Pembawa bendera pada demonstrasi Pelajar di ON Jakarta Pusat (IDN Times/Margith Juita Damanik)

Di hadapan majelis hakim Lutfi mengaku ikut turun ke jalan melakukan aksi atas kemauannya sendiri. Dia menolak jika disebut mendapat bayaran untuk tindakan yang dilakukannya.

Lutfi mengatakan informasi soal massa aksi kala itu didapatkannya dari media sosial. Merasa ingin menyuarakan aspirasinya, Lutfi memilih ikut turun melakukan aksi.

3. Didakwa dengan tiga pasal

Mengaku Disetrum, Siksaan Baru Berhenti Setelah Foto Lutfi Viral Sidang Dede Lutfi, Pembawa bendera pada demonstrasi Pelajar di ON Jakarta Pusat (IDN Times/Margith Juita Damanik)

Lutfi didakwa melawan aparat yang menjalankan tugas. Dia didakwa dengan tiga pasal yang berlaku secara alternatif.

Lutfi diancam pidana dalam pasal 212 KUH Pidana juncto pasal 214 ayat 1 KUH Pidana atau pasal 170 ayat 1 KUH Pidana atau 218 KUH Pidana.

Baca Juga: 5 Bantahan Lutfi Atas Keterangan Saksi dalam Persidangan

Topic:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya