Comscore Tracker

Sebelum Meninggal, Sekwan Kabupaten Muarojambi ODP Corona ke Jogja

Selain Yogyakarta, Sekwan juga kunjungi Tegal 

Jambi, IDN Times - Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Muarojambi, Dedi Susilo meninggal dunia di Rumah Sakit Abdul Manap Kota Jambi, Rabu (25/3). Sebelum meninggal dunia, Dedi masuk dalam kategori Orang Dalam Pengawasan (ODP) COVID-19.

Dari surat keterangan yang dikeluarkan RS Abdul Manap, Rabu (25/3) pukul 01.01 WIB, pasien yang masuk kategori ODP, diagnosa gagal jantung dan gagal penapasan.

Namun, sebelum meninggal pada tanggal 16 hingga 20 Maret, Dedi baru saja mengunjungi Yogyakarta dan Tegal, Jawa Tengah.

Baca Juga: Inilah Penyebab Lonjakan Jumlah Pasien Positif Corona di DIY 

1. Surat keterangan kematian menerangkan penurunan kesadaran mengarah stroke, gagal jantung dan pernapasan

Sebelum Meninggal, Sekwan Kabupaten Muarojambi ODP Corona ke JogjaPersonel Satgas Mobile COVID-19 memeriksa kondisi pasien diduga terjangkit virus Corona (COVID-19) di ruang isolasi Rumah Sakit Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (11/3). ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

Disampaikan juru bicara penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) Provinsi Jambi, Johansyah, pada Selasa malam (24/3) pihak RS Abdul Manap Kota Jambi mengirimkan informasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, ada pasien laki-laki usia 53 tahun dalam kategori ODP.

"Dari surat keterangan kematian juga disebutkan penurunan kesadaran mengarah stroke," jelasnya, Rabu (25/3).

Baca Juga: Dapat 2.400 Alat, Kota Depok Siap Jalani Rapid Test COVID-19!

2. Belum sempat dilakukan uji swab

Sebelum Meninggal, Sekwan Kabupaten Muarojambi ODP Corona ke JogjaDok.Humas Jabar

Menurut Johan, meninggalnya Sekwan Muarojambi belum bisa masuk kategori positif virus corona karena belum pernah dilakukan uji swab. "Masuk rumah sakit dan tidak lama kemudian meninggal. Jadi belum sempat uji swab," jelasnya.

Johan membenarkan riwayat perjalanan baru pulang dari Pulau Jawa, yakni Yogyakarta dan Tegal. "Orang-orang yang ada kontak dalam 14 hari ke belakang dengan almarhum diharapkan tes kesehatan," ungkapnya.

3. Proses pemakaman tetap menjalankan protokol kesehatan terkait COVID-19

Sebelum Meninggal, Sekwan Kabupaten Muarojambi ODP Corona ke JogjaPersonel Satgas Mobile COVID-19 memeriksa kondisi pasien diduga terjangkit virus Corona (COVID-19) di ruang isolasi Rumah Sakit Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (11/3). ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Ida Yuliati membenarkan ada pasien di RS Abdul Manap yang meninggal masuk kategori ODP. Pasien ini diketahui masuk rumah sakit pagi Selasa (24/3). Keluhan masuk rumah sakit ada batuk dan tensi tinggi.

"Ditetapkan ODP karena pasien baru pulang dari daerah terjangkit," kata Ida.

Meski belum dikatakan positif COVID-19, pihak rumah sakit yang mengurus kepulangan jenazah dan saat proses pemakaman di rumah duka tetap menjalankan protokol kesehatan. "Sebagai upaya melindungi diri, petugas yang memandikan dan menguburkan jenazah tetap menggunakan alat pelindung diri," jelasnya.

Dari data gugus tugas penanganan COVID-19 Provinsi Jambi pada Selasa (24/3), ODP 173 orang, PDP 11 orang, proses uji lab 3, dan satu orang dinyatakan positif 1.

Baca Juga: Ada 144 Pasien COVID-19 di Wisma Atlet, Keamanan Kian Diperketat

Topic:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya