Comscore Tracker

Hormati Pollycarpus Partai Karya Selimuti Peti Mati dengan Merah Putih

Pollycarpus meninggal Sabtu (17/10/2020) terkena COVID-19 

Jakarta, IDN Times - Partai Berkarya akan memberikan penghormatan terhadap saat pemakaman Pollycarpus Budihari Priyanto.  Rencananya peti mati Pollycarpus akan diberikan selimut bendera Merah Putih.

"Mohon doanya. Kami dari Berkarya mengusahakan bendera merah putih untuk peti mayat beliau. Dibawa pulang besok, bersama mayatnya," ujar Sekretaris Jenderal Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang, Sabtu (18/10/2020).

Mantan terpidana kasus pembunuhan aktivis hak asasi manusia (HAM), Munir Said Thalib, yang menjadi kader Partai Berkarya itu meninggal terpapar COVID-19, Sabtu (17/10/2020).

1. Pollycarpus meninggal akibat COVID-19

Hormati Pollycarpus Partai Karya Selimuti Peti Mati dengan Merah PutihPollycarpus Budihari (ANTARAnews)

Pollycarpus meninggal dunia sore ini sekitar pukul 14.52 WIB. Dia telah 16 hari berjuang melawan COVID-19 di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta. Dia adalah pilot yang terlibat dalam kasus pembunuhan aktivis Munir pada 7 September 2004. Pollycarpus adalah mantan pilot maskapai Garuda Indonesia yang dinyatakan bersalah dalam kasus tersebut telah dijatuhi hukuman 14 tahun penjara.

Usai menjalani masa penahanan selama 8 tahun, Pollycarpus dinyatakan bebas bersyarat sejak 28 November 2014 dan kemudian dinyatakan bebas pada 29 Agustus 2020.

Baca Juga: Menolak Lupa, 5 Hal tentang Pembunuhan Munir yang Wajib Kamu Tahu

2. Mantan pengacara tidak percaya Pollycarpus bersalah

Hormati Pollycarpus Partai Karya Selimuti Peti Mati dengan Merah PutihIlustrasi Hukum (IDN Times/Arief Rahmat)

Menanggapi kabar duka ini, mantan pengacara Pollycarpus, Wirawan Adnan, hingga kini meyakini bahwa kliennya itu tidak bersalah atas kasus meninggalnya Munir. Dia mengaku telah membuat tesis di Universitas Gadjah Mada perihal pembuktian dakwaan tersebut.

"Yang ingin saya sampaikan secara yuridis dan akademis, Pollycarpus sebenarnya tidak terbukti melakukan pembunuhan terhadap Munir," kata dia saat dikonfirmasi wartawan.

3. Penyelesaian kasus munir tidak berhenti

Hormati Pollycarpus Partai Karya Selimuti Peti Mati dengan Merah PutihIDN Times/Fitang Budhi

Sedangkan, Komite Aksi Solidaritas Untuk Munir (KASUM) turut mengucapkan belasungkawa terkait berita duka ini. Namun, KASUM menilai bahwa meninggalnya Pollycarpus perlu diselidiki oleh otoritas yang berwenang, khususnya tentang sebab kematiannya.

“Sebab, sebagai orang yang dihukum sebagai pelaku lapangan tentu Pollycarpus memiliki banyak informasi terkait kasus pembunuhan Munir, terutama informasi tentang atasan dan orang-orang yang memerintahkan dia,” kata Sekjen KASUM Bivitri Susanti dalam keterangannya, Sabtu (17/10/2020).

Baca Juga: [BREAKING] Pollycarpus Budihari Meninggal di Rumah Sakit Pertamina 

Topic:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya