Comscore Tracker

Hindari Penyebaran Corona, Ganjar Minta Warga Tidak Melayat Ibu Jokowi

Almarhum akan dimakamkan di Karanganyar

Solo, IDN Times - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranomo meminta kepada warga khususnya di Kota solo untuk tidak melayat Ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo ke rumah duka Jalan Pleret Raya No. 9 A Kelurahan Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa tengah.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang menyampaikan langsung pesan keluarga.

"Tadi disampaikan langsung Mas Gibran (Gibran Rakabuming), agar masyarakat mendoakan saja dari rumah," katanya.

Ganjar meminta warga memahami kondisi saat ini yang berkaitan dengan pencegahan penyebaran COVID-19. Menurut dia, permintaan keluarga tersebut sesuai dengan imbauan agar masyarakat tidak berkerumun. "Cukup doakan dari rumah," katanya.

Ibunda Presiden Joko Widodo, Sudjiatmi Notomihardjo, meninggal dunia pada usia 77 di Solo, pada Rabu sekitar pukul 16.45 sore. Sudjiatmi meninggal dunia tahun karena penyakit kanker yang sudah diidap sejak empat tahun lalu.

Rencananya, jenazah akan dikebumikan di Pemakaman Keluarga Mundu, Selokaton, Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah pada pukul 13.00 WIB, Kamis (26/3).

Baca Juga: Ucapan Duka dari Artis untuk Ibunda Jokowi, Selamat Jalan Ibu 

1. Diminta keluarga sampaikan kepada masyarakat agar tak melayat ke rumah duka

Hindari Penyebaran Corona, Ganjar Minta Warga Tidak Melayat Ibu JokowiPresiden Jokowi umumkan kabar kematian sang Ibu. IDN Times/Larasati Rey)

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ganjar saat datang ke rumah duka. Menurut ganjar larangan melayat ini dilakukan agar tidak terjadi kerumunan orang, hal ini juga untuk mencegah adanya penyebaran virus corona atau COVID-19 saat ini.

"Saya diminta menyampaikan ke masyarakat, terima kasih atas ucapan bela sungkawa. Keluarga berharap kalau bisa besok mendoakan dari rumah masing-masing agar tidak terjadi kerumunan," ungkap Ganjar, Rabu malam (25/3).

2. Minta masyarakat doakan dari rumah masing-masing

Hindari Penyebaran Corona, Ganjar Minta Warga Tidak Melayat Ibu JokowiAmbulans yang membawa jenazah mendiang ibunda Jokowi tiba di rumah duka. Dok. Biro Pers Kepresidenan

Lebih lanjut Ganjar berharap agar masyakat mengerti dengan situasi wabah corona saat ini. Ia mengungkapkan jika keluarga Presiden sangat bahagia dan senang jika warga masyarakat bisa mendoakan dari rumah.

Ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo tutup usia pada Rabu sore (25/3) di RS DKT Slamet Riyadi Surakata, pada pukul 16.45 WIB, dikarenakan sakit. Almarhumah rencananya akan dimakamkan pada Kamis siang (26/3) pukul 13.00 WIB di pemakaman Keluarga Mundu, Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah.

3. Ganjar terkesan dengan sosok Sujiatmi Notomiharjo yang merakyat

Hindari Penyebaran Corona, Ganjar Minta Warga Tidak Melayat Ibu JokowiSujiatmi Notomiharjo. IDN Times/ Larasati Rey

Ganjar mengaku sangat terkesan dengan sosok Sujiatmi Notomiharjo, di mata Ganjar Sujiatmi merupakan sosok sederhana yang sangat egaliter.

Sujiatmi menurut Ganjar layaknya masyarakat biasa yang aktif menghadiri berbagai kegiatan masyarakat seperti pengajian dan kegiatan sosial lainnya. Bahkan menurut Ganjar dirinya sempat tak mengenali

Meski ibu dari seorang Presiden namun Sujiatmi merupakan sosok yang merakyat, bahkan menurut Ganjar saking sederhananya Ganjar pernah tidak mengetahui Sujiatmi di acara yang dihadirinya.

"Bu Noto ini orangya sederhana sekali seringnya bertemu di pengajian maupun kegiatan sosial, malah saya pernah hadir di sebuah acara dan tidak tahu kalau Bu Noto juga hadir," kata Ganjar mengutip wawancara dengan TvOne, Rabu sore.

Baca Juga: Sujiatmi, Sosok Penyabar di Balik Kesuksesan Karier Politik Jokowi

Topic:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya