Comscore Tracker

Pangeran Charles Positif Tertular Virus Corona

Hasil tes diketahui sore ini 

Jakarta, IDN Times - Calon pewaris tahta Kerajaan Inggris, Pangeran Charles positif tertular virus Corona.

Dari hasil tes yang diumumkan hari ini, Rabu (25/3) sore waktu Indonesia, Prince of Wales menunjukkan gejala ringan terjangkit virus corona. Saat ini ayah dari Pangeran William dan Harry, dikabarkan dalam keadaan sehat dan tengah dirawat intensif. 

Baca Juga: [BREAKING] Ibu Presiden Jokowi Meninggal Dunia di Solo 

1. Diisolasi di Skotlandia

Pangeran Charles Positif Tertular Virus Coronainstagram.com/katemiddleton_area

Usai dites dan positif mengidap penyakit COVID-19, Pangeran Charles dikabarkan tengah mengisolasi dirinya di Skotlandia. Ia bekerja dan beraktivitas di rumahnya selama beberapa hari terakhir, termasuk ketika awal-awal dirinya mengalami gejala ringan yang kala itu diduga terjangkit virus corona.

Pangeran Charles yang bergelar Prince of Wales ini adalah putra mahkota Kerajaan Inggris. Ia adalah anak tertua dari Ratu Inggris, Elizabeth II, dan merupakan mantan suami dari Lady Diana serta ayah dari Pangeran William dan Pangeran Harry.

2. Camilia negatif Corona

Pangeran Charles Positif Tertular Virus Coronainstagram.com/clarencehouse

Tes ini sendiri dijalankan oleh National Health Service (NHS) di Aberdeenshire, di mana baik Charles dan Camilla memang harus menjalani tes kala itu mengingat situasi penyebaran virus corona yang sudah mewabah di Britania Raya.

Menurut Clarence House, tempat tinggal resmi Prince of Wales di Skotlandia, Charles dan istrinya, Camilla Rosemary yang bergelar Duchess of Cornwall, kini tengah mengisolasi diri di Skotlandia dan sang istri juga sudah dites yang untungnya hasilnya adalah negatif.

 

3. Pemerintah Inggris berlakukan lockdown mulai Senin (23/3)

Pangeran Charles Positif Tertular Virus CoronaUnsplash/Lucas Davies

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah mengumumkan langkah tegas dengan memberlakukan lockdown atau karantina di negaranya pada Senin (23/3) malam waktu setempat. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona COVID-19.

Tak hanya itu, Boris Jhonson juga mengungkapkan, apabila ada masyarakatnya yang ketahuan melanggar aturan dengan melakukan pertemuan di luar rumah, maupun melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang, maka mereka akan didenda 30 poundsterling (sekitar Rp581 ribu dengan nilai tukar 1 pound = Rp19,378)

Baca Juga: Selain Covidiot, Ini 9 Sebutan Baru yang Muncul Akibat Pandemi Corona 

Topic:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya