Comscore Tracker

Ingatkan Warga, Para Menteri dan Kepala Daerah Nyanyi Jangan Mudik

Kamu gak mudik kan? 

Jakarta, IDN Times - Lagu tentang larangan mudik yang dinyanyikan sejumlah menteri dan kepala daerah mendapat tanggapan beragam dari warganet. Diberi judul "Enggak Mudik Tetap Asyik" adalah lagu yang berisi imbauan agar tidak pulang kampung di tengah pandemik COVID-19. 

Beberapa warganet justru merasa terganggu dengan lagu yang mempunyai durasi 55 detik tersebut. 

"Ternyata ga cuman kebijakan mereka saja yang kurang baik, suara mereka juga," komentar salah seorang warganet dengan akun @mahasiswaYUJIEM seperti dilansir Senin (18/5).

"Bisa diem gak," tulis akun @_mardial_

Namun warganet yang lain memberikan apresiasi terhadap lagu yang diunggah di beberapa media sosial milik pemerintah.

"Mari #tidakmudik demi keluarga yang kita sayangi" tulis akun ubsikalimalang

"Mantul" tulis aprianti_saswita 

Baca Juga: Jogja Siap Sambut Wisatawan, Ini yang Dilakukan Dinas Pariwisata 

1. Para menteri dan kepala daerah yang bernyanyi

Ingatkan Warga, Para Menteri dan Kepala Daerah Nyanyi Jangan MudikVideo musik para menteri "Enggak Mudik, Tetap Asyik" | Twitter.com/KemnakerRI

Lagu jangan mudik itu dinyanyikan oleh Menkominfo Johnny G Plate, Menlu Retno Marsudi, Menpora Zainudin Amali, Menaker Ida Fauziyah, Menhub Budi Karya Sumadi, dan Kepala Staf Presiden Moeldoko.

Video musik itu juga memperlihatkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, serta Wali Kota Bogor Arya Bima.

2. Lirik lagu "Enggak Mudik Tetap Asyik"

Ingatkan Warga, Para Menteri dan Kepala Daerah Nyanyi Jangan MudikIDN Times/Galih Persiana

Video ini juga diunggah di akun Instagram Kemenaker dengan judul "Enggak Mudik, Tetap Asyik". Begini liriknya.

Jangan mudik, jangan mudik dulu. Enggak mudik tetap asyik. Ojo mudik, ojo mudik disek, ora mudik tetap asyik. Jangan mudik, jangan mudik dulu. Jangan mudik juga lebih asyik. Ojo mudik, ojo mudik disek, ora mudik tetap asyik. Ojo mudik, ojo mudik disek, ora mudik tetap asyik. Jangan mudik, jangan mudik dulu, ora mudik tetap asyik.

3. Larangan mudik oleh Presiden Jokowi

Ingatkan Warga, Para Menteri dan Kepala Daerah Nyanyi Jangan MudikDok. Biro Pers Kepresidenan

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko "Jokowi" Widodo kembali menegaskan mengenai larangan mudik bagi masyarakat di tengah pandemik COVID-19 yang terjadi di Indonesia. Jokowi menyebutkan, pemerintah tetap melarang masyarakat untuk melakukan mudik di saat Lebaran, tahun ini.

Larangan mudik itu berlaku bagi masyarakat yang berada di zona merah dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kecuali kategori-kategori yang telah ditentukan pemerintah. Namun, di tengah larangan tersebut Jokowi tidak melarang transportasi yang mengangkut kebutuhan logistik di zona merah.

Jokowi menyampaikan, larangan kebijakan publik diberlakukan bagi transportasi yang mengangkut pemudik untuk pulang ke kampung halaman. Namun, transportasi yang mengangkut logistik hingga alat kesehatan tetap diperbolehkan keluar-masuk wilayah.

"Perlu diingat juga yang dilarang itu mudiknya, bukan transportasinya, karena transportasi untuk logistik, untuk urusan pemerintahan, untuk urusan kesehatan, untuk urusan kepulangan pekerja migran kita dan ekonomi esensial, tetap berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat," kata Jokowi yang disiarkan langsung di channel YouTube Sekretariat Presiden, Senin (18/5).

Baca Juga: Kata Millennial Soal Larangan Mudik: Sedih, Tapi Harus Patuh Kebijakan

Topic:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya