Comscore Tracker

Temuan KNKT Mesin Pesawat Sriwijaya Masih Menyala saat Jatuh ke Laut  

Basarnas kumpulkan 252 kantong yang berisi tubuh korban 

Jakarta, IDN Times - Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono mengatakan berdasarkan data ADS-B dan wreckage engine, kedua mesin pesawat Sriwijaya Air ternyata masih masih beroperasi atau hidup sampai pesawat membentur air. 

Informasi tersebut didapatkan setelah pihaknya berhasil mengunduh data dari flight data recorder (FDR) pesawat Sriwijaya Air SJY 182 yang jatuh di Perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu (15/1/2021). 

"Ada 330 parameter dan semua dalam kondisi baik. Saat ini sedang kita pelajari," ujar Soerjanto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (15/1/2021).

1. KNKT telah menerima (Crash Survivable Memory Unit)

Temuan KNKT Mesin Pesawat Sriwijaya Masih Menyala saat Jatuh ke Laut  Penemuan bagian bodi Pesawat Sriwijaya Air SJY182 pada Selasa (12/1/2021) (IDN Times/Aldila Muharma)

Sebelumnya Ketua Subkomite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT Capt. Nurcahyo Utomo, menerangkan pihaknya telah menerima CSMU (Crash Survivable Memory Unit).

"CSMU merupakan bagian dari kotak hitam yang paling tahan benturan dan tahan panas hingga suhu 1.000 derajat celsius selama 1 jam," katanya.

Baca Juga: KNKT: Pesawat Sriwijaya Air SJY 182 Tak Meledak Sebelum Membentur Air

2. CVR masih terus dicari

Temuan KNKT Mesin Pesawat Sriwijaya Masih Menyala saat Jatuh ke Laut  Keterangan pers Menhub BKS dan Tim Pencarian Pesawat Sriwijaya Air SJY182 pada Selasa (12/1/2021) (IDN Times/Shemi)

Saat ini, KNKT masih menunggu pencarian CVR (Cockpit Voice Recorder) yang masih dilakukan Tim Gabungan. CVR merupakan salah satu bagian penting kotak hitam lainnya karena berisi percakapan di dalam kokpit.

3. Basarnas kumpulkan 252 kantong yang berisi tubuh korban

Temuan KNKT Mesin Pesawat Sriwijaya Masih Menyala saat Jatuh ke Laut  Grafis jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dengan nomor kode SJY 182. IDN Times/Arief Rahmat

Badan SAR Nasional (Basarnas) hingga Jumat (15/1/2021) telah mengumpulkan 252 kantong berupa bagian tubuh korban. Di mana 13 di antaranya ditemukan pada hari ini.

"Penyelam dari Basarnas menemukan 13 kantong body part karena cuaca yang mendukung. Dan nanti akan ada lagi penemuan yang sedang dibawa di kapal, sebentar lagi akan masuk," kata Direktur Operasi Basarnas Rasman MS di Pelabuhan JICT II, Jakarta Utara Jumat (15/1/2021).

Selain itu, hingga saat ini Basarnas juga telah mengumpulkan 40 kantong bagian pesawat kecil dan 33 kantong bagian pesawat besar.

Topic:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya