Comscore Tracker

Prabowo dan Sri Mulyani Dulu Saling Sindir, Kini Harus Mesra 

Berteman baik itu harus kan ya? 

Jakarta, IDN Times - Setelah setuju berada dalam kabinet Kerja Jilid 2, Sri Mulyani dan Prabowo tentunya akan menjadi rekan kerja. Kritik-kritik keras yang dilontarkan Prabowo sepertinya bakal menjadi romantisme. 

Merunut sejarah pada konstelasi politik pilpres, Prabowo termasuk yang paling vokal mengkritik kinerja pemerintah, khususnya soal utang. Prabowo bahkan pernah mengkritik Sri Mulyani sebagai Menteri Pencetak Utang.

"Sudah lumayan parah, utang terus, kalau menurut saya gak usah disebut lagi menteri keuangan, sebut menteri pencetak utang, bangga untuk cetak utang yang suruh bayar orang lain," kata Prabowo di deklarasi nasional Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia untuk pemenangan Prabowo- Sandiaga di Gedung Padepokan Pancak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Sabtu (26/1).

Baca Juga: Dipanggil ke Istana, Sri Mulyani Mengaku Kembali Diminta Jadi Menkeu

1. Dulu mengkritik, kini bakal jadi rekan kerja

Prabowo dan Sri Mulyani Dulu Saling Sindir, Kini Harus Mesra IDN Times/Teatrika Handiko Putri

Sri Mulyani telah memastikan bahwa dirinya diminta kembali oleh Presiden Jokowi untuk menjadi Menteri Keuangan. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut mengemban kembali jabatannya pada periode I Jokowi.

Dengan begitu, Sri Mulyani masih memegang peran mengatur belanja anggaran setiap Kementerian/Lembaga (K/L), termasuk kementerian yang akan dipimpin Prabowo.

 

Baca Juga: Puisi Sri Mulyani untuk Prabowo Jawab Tuduhan Menteri Pencetak Utang

2. Jawaban Sri Mulyani

Prabowo dan Sri Mulyani Dulu Saling Sindir, Kini Harus Mesra IDN Times/Teatrika Handiko Putri

Dikritik keras, Sri Mulyani membalasnya dengan elegan. Dia membalasnya lewat puisi yang diunggah di akun instagramnya. Berikut bunyi puisi tersebut:

Kala kamu menuduh aku Menteri Pencetak Utang,
Kami menyelesaikan
Ribuan kilometer jalan raya, toll, jembatan Untuk rakyat, untuk kesejahteraan
Kami menyelesaikan
Puluhan embung dan air bersih,
bagi jutaan saudara kita yang kekeringan
Puluhan ribu rumah, untuk mereka yang memerlukan tempat berteduh


Kala kamu menuduh aku Menteri Pencetak Utang,
Kami bekerja menyediakan subsidi
Jutaan sambungan listrik untuk rakyat untuk menerangi kehidupan, hingga pelosok
Kami terus bekerja
Meringankan beban hidup 10 juta keluarga miskin
Menyediakan bantuan pangan 15 juta keluarga miskin
Menyekolahkan 20 Juta anak miskin untuk tetap dapat belajar menjadi pintar


Kala kamu menuduh aku Menteri Pencetak Utang,
Kami bekerja siang malam
Menyediakan jaminan, agar 96,8 Juta rakyat terlindungi dan tetap sehat.
Merawat Ratusan ribu sekolah dan madrasah,
agar mampu memberi bekal ilmu dan taqwa,
bagi puluhan juta anak-anak kita untuk membangun masa depannya
Kami tak pernah berhenti, agar
472 000 mahasiswa menerima beasiswa untuk menjadi pemimpin masa depan
20.000 generasi muda dan dosen berkesempatan belajar di universitas terkemuka dunia untuk jadi pemimpin harapan bangsa.

Puluhan juta petani mendapat subsidi pupuk, benih dan alat pertanian,
170.400 hektar sawah beririgasi untuk petani
Jutaan usaha kecil mikro memiliki akses modal yang murah
Jutaan penumpang kereta dan kapal yang menikmati subsidi tiket
Jutaan keluarga menikmati bahan bakar murah
Jutaan pegawai negeri, guru, prajurit, polisi, dokter, bidan, dosen hingga peneliti mendapat gaji dan tunjangan untuk mengabdi negeri


Terus, Kami terus bekerja, agar
74.953 desa mampu membangun, membasmi kemiskinan. 8.212 kelurahan terbantu untuk melayani rakyat kebih baik
Triliunan rupiah tersedia
membantu saudara kita yang terkena bencana membangun kembali kehidupannya

Dan masih banyak lagi yang aku mau ceritakan padamu

Agar engkau TIDAK LUPA.

3. Profil singkat Sri Mulyani dan Prabowo Subianto

Prabowo dan Sri Mulyani Dulu Saling Sindir, Kini Harus Mesra ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Prabowo Subianto saat ini merupakan Ketua Umum Partai Gerindra. Meski sudah tiga kali maju dalam pilpres, Prabowo belum pernah punya pengalaman di pemerintahan. Prabowo yang lama berkarier di militer, sempat pula menggeluti organisasi perhimpunan tani.

Sementara itu, Sri Mulyani merupakan Menteri Keuangan periode 2017-2019. Dia juga pernah menjadi Menteri Keuangan era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Selain itu, alumni Universitas Indonesia (UI) tersebut juga pernah menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia.

Baca Juga: Prabowo Sebut Menkeu Pencetak Utang, Ini Sanggahan Airlangga

Topic:

  • Febriana Sintasari

Just For You