Comscore Tracker

Kronologi Ledakan di Monas yang Sebabkan Dua Prajurit TNI Terluka 

Ledakan diduga berasal dari granat asap

Jakarta, IDN Times - Ledakan terjadi di Kawasan Monumen Nasioal (Monas), Jakarta Pusat, Selasa (3/12) pagi. Ledakan itu mengakibatkan dua prajurit TNI mengalami luka. Kedua korban diketahui bernama Serka Fajar dan Praka Gunawan Anggota Garnisun Tetap 1. 

"Korban luka sudah dibawa ke rumah sakit RSPAD Gatot Subroto," kata Karopenmas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono seperti dikutip dari Kompas TV.

Baca Juga: [BREAKING] Ada Ledakan di Monas, Dua Orang Terluka

1. Ledakan terjadi usai anggota Garnisun melaksanakan apel pagi

Kronologi Ledakan di Monas yang Sebabkan Dua Prajurit TNI Terluka TKP ledakan di Monas (IDN Times/Hana Adi Perdana)

Berdasarkan informasi yang didapat IDN Times sejauh ini, sejumlah anggota Garnisun melaksanakan apel pagi di Monas pada pukul 07.00 WIB. Sepuluh menit kemudian mereka berjalan santai mengelilingi area dalam monas.

Kemudian, pada pukul 07.20 WIB, terdengar suara dentuman dari dalam area taman Monas, persisnya di seberang Kementerian Dalam Negeri.

2. Saksi mata mengaku suara ledakan sangat kencang

Kronologi Ledakan di Monas yang Sebabkan Dua Prajurit TNI Terluka Anggota Gegana Brimob Polri melakukan pemeriksaan TKP ledakan di kawasan Monas, Jakarta, Selasa (3/12/2019). (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww)

Seorang petugas kebersihan bernama Mariyati mengatakan dirinya mendengar suara ledakan dari dalam Monumen Nasional (Monas).

Maryati mengatakan saat ledakan terjadi dirinya tengah menyapu di depan Gedung Mahkamah Agung, tak jauh dari kawasan Monas. "Suaranya kencang, saya nyebut astagfirullah," katanya seperti dikutip dari Kompas TV.

Saat itu, Mariyati melanjutkan, petugas berlarian sambil mengatakan ada bom. Mariyati sendiri kembali menyapu. "Saya taunya itu bom dari satpam," katanya.

3. Diduga ledakan berasal dari granat asap

Kronologi Ledakan di Monas yang Sebabkan Dua Prajurit TNI Terluka Anggota Gegana Brimob Polri melakukan pemeriksaan TKP ledakan di Jalan Medan Merdeka Utara, kawasan Monas, Jakarta, Selasa (3/12/2019). (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww)

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono menyebut ledakan yang terjadi diduga berasal dari granat asap. Ia memastikan ledakan tersebut bukan serangan teror.

"Diduga granat asap yang meledak," kata Gatot dalam jumpa pers yang digelar tak lama setelah ledakan.

Gatot meminta masyarakat tidak perlu takut. Sebab saat ini kawasan Monas telah disisir untuk memastikan tidak ada lagi granat asap. Polisi juga segera membuka lagi kawasan Monas untuk umum.

"Tenang saja. Gak usah khawatir," kata Gatot.

Baca Juga: Densus 88 Amankan Bom Panci dari Terduga Teroris Gunungkidul

Topic:

  • Paulus Risang

Just For You