Comscore Tracker

Pascatragedi Krisis Oksigen, Dirut RSUP Dr Sardjito Dirotasi

Menkes pindahkan Rukmono ke RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang

Jakarta, IDN Times - Menyusul kejadian meninggalnya 33 pasien dalam semalam usai oksigen sentral habis, Direktur Utama RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, Rukmono Siswishanto, Sp. OG., dirotasi ke rumah sakit lain pada Senin (12/7/2021) lalu. Ia kini menjabat sebagai Direktur Utama RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang.

Sementara, jabatan Dirut RSUP Dr. Sardjito kini diisi oleh dr. Eniarti, M.Sc, Sp.Kj, MMR yang sebelumnya duduk di kursi Dirut RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang.

Baca Juga: Stok Oksigen di RSUP Sardjito Kembali Menipis, Satgas: Sedang Dikirim

1. Rotasi dan mutasi hal yang biasa

Pascatragedi Krisis Oksigen, Dirut RSUP Dr Sardjito DirotasiMenkes Budi Gunadi meninjau beberapa ruang rawat di paviliun kencana RSCM Jakarta. (Dok. Kemenkes)

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebutkan rotasi dan mutasi jabatan adalah hal yang lumrah dalam penyegaran organisasi.

Dirinya pun mengingatkan bahwa organisasi yang dijalankan saat ini di lingkungan Kemenkes tengah menghadapi tekanan yang luar biasa karena adanya peningkatan dari penularan virus COVID-19.

“Untuk itu di manapun rekan-rekan berada sebagai pimpinan rumah sakit terutama yang merupakan rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan harus dipastikan bahwa tugas utama kita melayani masyarakat sebaik-baiknya, mempersiapkan infrastruktur dengan sebaik-baiknya, dan juga membina semua tenaga kesehatan yang ada di rumah sakit kita dengan sebaik-baiknya,” ucap Budi, dilansir laman kemkes.go id.

2. Tekanan saat pandemik sangat besar

Pascatragedi Krisis Oksigen, Dirut RSUP Dr Sardjito DirotasiRSUP dr Sardjito saat mengelar jumpa pers di Gedung Admnistrasi Pusat, RSUP dr. Sardjito pada Selasa (3/3). (IDN Times/Siti Umaiyah)

Menurut Menkes Budi, ketiga hal tersebut menjadi sangat krusial untuk dimonitor kesiapannya setiap hari di tengah tekanan yang amat besar dari pandemik COVID-19.

“Oleh karena itu titipan saya kepada para Dirut rumah sakit vertikal yang ada di seluruh Indonesia pastikan bahwa kita meluangkan waktu dan tenaga yang cukup untuk mengantisipasi semua masalah yang mungkin terjadi, dan memberikan pelayanan sebaik-baiknya terhadap masyarakat yang berada di sekitar kita,” ujarnya.

3. RSUP alami krisis oksigen

Pascatragedi Krisis Oksigen, Dirut RSUP Dr Sardjito DirotasiPasien menjalani perawatan di tenda darurat yang dijadikan ruang IGD di RSUP Sardjito, Sleman, Rabu (30/6/2021). (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)

Sebelumnya, RSUP Dr Sardjito di Sleman, DI Yogyakarta, mengalami krisis oksigen. Pada Sabtu (3/7/2021) pukul 20.00 WIB, sentral oksigen di salah satu rumah sakit rujukan COVID-19 tersebut habis.

Usai kejadian tersebut, sebanyak 33 pasien di RSUP Dr Sardjito meninggal dunia. Direktur Utama RSUP Dr Sardjito, Rukmono Siswishanto, mengatakan puluhan pasien tersebut meninggal dunia pada Sabtu (3/7/2021) pukul 20.00 WIB hingga Minggu (3/7/2021) pukul 07.00 WIB.

Baca Juga: 33 Pasien di RSUP Dr. Sardjito Meninggal Setelah Oksigen Sentral Habis

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya