Comscore Tracker

[CEK FAKTA] Bantuan Rp900 Ribu per Bulan bagi Pemegang SIM A dan C

Kabar ini beredar luas di media sosial dan aplikasi pesan

Jakarta, IDN Times - "Yang sudah punya SIM C dan A akan mendapatkan bantuan Covid-19 sebesar Rp900.000 per/bln. Syarat utama SIM harus valid/hidup. Mulai Januari sampai Mei 2021. Cek link dibawah ini http://s.id/ektp-covid19."

Begitulah bunyi narasi yang tersebar di Grup WhatsApp hingga Facebook. Disebutkan, pemilik Surat Izin Mengemudi (SIM) C dan A akan memperoleh bantuan COVID-19 sebesar Rp900 ribu per bulan selama lima bulan. Tercantum pula tautan yang diklaim untuk mengetahui pemegang SIM mendapat bantuan atau tidak.

Lantas, bagaimana fakta sebenarnya dari narasi tersebut? 

Baca Juga: [CEK FAKTA] Video Penumpang Sriwijaya sebelum Jatuh Viral di Tik Tok 

1. Polri membantah adanya bantuan pemilik SIM dapat bantuan

[CEK FAKTA] Bantuan Rp900 Ribu per Bulan bagi Pemegang SIM A dan CIDN Times/Axel Joshua Harianja

Saat dikonfirmasi Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menegaskan informasi tersebut tidak benar. Ia meminta masyarakat untuk tidak mempercayainya.

"Tidak benar, hoaks," ujarnya saat dikonfirmasi IDN Times, Selasa (26/1/2021).

Baca Juga: Ada 547 Hoaks Omnibus Law, Siapa Pembuat Hoaks Ini?

2. Tautan tersebut berisi tulisan ngimpi..

[CEK FAKTA] Bantuan Rp900 Ribu per Bulan bagi Pemegang SIM A dan CHoax Link Pemberian Bantuan Tunai Bagi Pemilik SIM A dan C (Tangkap Layar Website)

Narasi tersebut memang hoaks. Sebab saat IDN Times membuka tautan yang disertakan dalam narasi tersebut, ternyata tautan bukan berisi formulir yang akan diisi untuk mengetahui pemilik SIM C dan A mendapat bantuan COVID-19.

Tautan tersebut berisi foto potongan iklan rokok bertemakan jin dengan disertai tulisan 'NGIMPI!!!.'

3. Narasi kategori hoaks

[CEK FAKTA] Bantuan Rp900 Ribu per Bulan bagi Pemegang SIM A dan CIlustrasi Hoax (IDN Times/Sukma Shakti)

Kominfo juga merilis bahwa narasi yang beredar merupakan kategori hoaks. Setelah ditelusuri, narasi yang menyebut pemilik SIM C dan A akan mendapat bantuan COVID-19 senilai Rp900 ribu selama Januari hingga Mei 2021 adalah tidak benar alias hoaks.

So, cek faktanya dulu sebelum dibagikan ya, guys.

Baca Juga: Epidemiolog UGM: PPKM Tahap Kedua Harus Dilakukan Lebih Ketat

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya