Comscore Tracker

Lucinta Luna Jalani Sidang Perdana Rabu 27 Mei 

Lucinta tetap ditahan di Rutan Pondok Bambu

Jakarta, IDN Times - Lucinta Luna akan menjalani sidang perdana pada Rabu (27/5) dalam kasus kepemilikan narkoba.

Juru bicara Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Eko Aryanto menjelaskan terdakwa kasus penyalahgunaan narkotika, Lucinta Luna akan menjalani sidang perdana setelah berkas perkaranya dinyatakan rampung.

"Diinformasikan bahwa perkara dugaan penyalahgunaan Narkotika dan Psikotropika atas nama Ayluna Putri alias Lucinta Luna, telah dilimpahkan oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Barat ke Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada Jumat, 15 Mei 2020," ujar Eko dalam keterangan tertulis yang diterima IDN Times di Jakarta, Senin (18/5).

Dalam kasus ini, Lucinta disangkakan Pasal 112 ayat 1 atau Pasal 127 ayat 1 Undang-Undang (UU) No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan Pasal 60 ayat 3 atau Pasal 62 UU No.5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika.

Baca Juga: Ini Lokasi Awal Pembuangan Jasad Bayi Kembar Sebelum Ditemukan di TPST

1. Sidang Lucinta dipimpin Hakim Eko

Lucinta Luna Jalani Sidang Perdana Rabu 27 Mei ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Menurut Eko, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Setyanto Hermawan, telah menunjuk Majelis Hakim yang memeriksa perkara Lucinta Luna tersebut. Eko sendiri ditunjuk sebagai Ketua Majelis, dengan Hakim Anggota masing-masing Masrizal dan Purwanto.

"Persidangan dijadwalkan Rabu, 27 Mei 2020. Terdakwa LL (Lucinta Luna) ditahan di Rutan Pondok Bambu Jakarta Timur," katanya.

Baca Juga: Pemasok Mengaku Sudah 5 Kali Jual Psikotropika ke Lucinta Luna

2. Lucinta Luna mengaku membeli psikotropika dari teman

Lucinta Luna Jalani Sidang Perdana Rabu 27 Mei Tersangka pemasok psikotropika untuk selebriti Lucinta Luna, IF alias FLO saat pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (13/2). ANTARA/Devi Nindy

Berdasarkan pemeriksaan sebelumnya, tersangka pemasok obat-obatan terlarang ke Lucinta Luna, IF alias FLO, mengaku mendapatkan psikotropika dari resep dokter resmi. Menurut pengakuan FLO, dia mendapatkan obat-obatan tersebut dari seorang dokter di sebuah rumah sakit swasta di kawasan Jakarta Selatan.

"Saya gak jual ke siapa-siapa lagi, hanya ke LL. Saya ambil ke dokter kalau LL pesan," ujarFLO saat pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (13/2), seperti dikutip dari Antara.

FLO mengaku kepada penyidik kepolisian menjual psikotropika tersebut seharga Rp500 ribu setiap kali Lucinta Luna butuh obat. Harga itu sudah termasuk konsultasi dokter FLO di rumah sakit.

"Jadi aku memang butuh juga obat itu. Sekalian aku diperiksa, LL juga mendapatkan obat tersebut," kata FLO kepada penyidik kepolisian.

Kepala penyidik FLO mengaku sudah lima kali memberikan obat kepada Lucinta Luna. FLO tak mengetahui alasan Lucinta tak mau berkonsultasi sendiri untuk mendapatkan obat-obatan jenis psikotropika yang dibutuhkannya.

"Selain LL, temannya juga jadi terdakwa, namanya Intan Florencia alias FLO yang didakwa oleh JPU dengan Pasal 60 ayat 2 dan Pasal 62 UU No.5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika. Jadwal sidang sama dengan LL, Rabu 27 Mei 2020," jelas Eko.

3. Polisi sita ekstasi di kediaman Lucinta

Lucinta Luna Jalani Sidang Perdana Rabu 27 Mei Lucinta Luna di Polres Metro Jakarta Barat bersama dengan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dan Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Audie Latuheru. (IDN Times/Lia Hutasoit)

Setelah ditangkap polisi Lucinta Luna juga sudah menjalani tes urine. Melalui pemeriksaan urine telah terdeteksi positif mengonsumsi zat benzodiazepine.

Saat polisi menggerebek kediaman Lucinta Luna di Apartemen Thamrin Residence, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (12/2) dini hari lalu, ditemukan dua butir pil ekstasi biru berlogo lego, tujuh butir pil riklona, dan lima butir pil tramadol.

Baca Juga: Polisi Pastikan Hasil Tes Rambut Lucinta Luna Positif Amphetamin

Topic:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya