Comscore Tracker

Perempuan di Balik Ikrar Sumpah Pemuda

Mereka berbicara tentang arti persatuan 

Jakarta, IDN Times - Hari Sumpah Pemuda biasanya hanya diperingati dengan upacara bendera, atau acara yang sekedar untuk seremonial. Apakah kita tahu tentang siapa saja tokoh yang mempunyai andil dalam Sumpah Pemuda dan menjadi bagian dari Kongres Pemuda II saat itu?

Mungkin tak banyak yang tahu, di antara sejumlah nama, terdapat perempuan hebat yang turut andil bagian dalam pembuatan ikrar Sumpah Pemuda. Siapa saja mereka dan peran mereka?

Baca Juga: Ini Fakta Tentang Sejarah Sumpah Pemuda, Jarang Diketahui Lho!

1. Nona Purnomowulan menjadi pembicara pertama

Perempuan di Balik Ikrar Sumpah PemudaANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Dilansir dari Historia.id, nama Nona Poernowulan kala Kongres Pemuda II naik ke atas mimbar sebagai pembicara pertama. Kala itu, yang menjadi fokus pidatonya terkait usaha mencerdaskan bangsa. 

Poernowulan merupakan seorang guru yang aktif dalam bidang pendidikan dan pembinaan pemuda. Ia juga aktif dalam Jong Java. Poernowulan berpendapat, usaha untuk mencerdaskan bangsa harus disertai dengan usaha menciptakan suasana tertib dan disiplin dalam pendidikan.

2. Siti Soendari berpidato dalam Bahasa Belanda

Perempuan di Balik Ikrar Sumpah Pemudahistoria.id

Sejarawan JJ Rizal menyebutkan salah satu sosok perempuan tangguh lainnya yang juga hadir dalam Kogres Pemuda II kala itu adalah Siti Soendari. Soendari kala itu juga berkesempatan menyampaikan pidato gagasannya. 

“Ia berpidato dalam bahasa Belanda saat acara. Sebab tidak mengerti bahasa Melayu,” ujar Rizal kepada IDN Times, Kamis (25/10).

Namun, menurut Rizal, dua bulan setelahnya ketika Kongres Perempuan Nasional diadakan, Siti Soendari memilih bicara dalam Bahasa Indonesia yang telah disepakati menjadi bahasa persatuan.

3. Johana Masdani Tumbuan yang masih belia

Perempuan di Balik Ikrar Sumpah Pemudatokoh.id

Ketika Kongres Pemuda dilaksanakan, Johana Masdani Tumbuan masih berusia belia. Kala itu ia baru berusia 18 tahun. Namun sosok perempuan tangguh ini sudah aktif dalam perjuangan kemerdekaan. 

Johana juga pernah menerima beberapa penghargaan pada era Presiden Soeharto hingga Presiden BJ Habibie. Sejumlah penghargaan yang pernah diraih antara lain, medali Sewindu Angkatan Perang Republik Indonesia (1953), Bintang Satya Gerilya (1958), Bintang Satya Lencana Penegak (1967), Bintang Mahaputera Utama (1998) dan penghargaan lainnya. 

4. Suwarni Pringgodigdo yang menjadi anggota DPR dan perempuan lainnya

Perempuan di Balik Ikrar Sumpah PemudaANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Wanita hebat lainnya yang turut hadir dalam Kongres Pemuda II kala itu adalah Suwarni Pringgodigdo. Sosok ini juga dikenal sebagai pendiri gerakan Istri Sedar. 

Tak hanya empat sosok keren ini, sejumlah nama seperti Emma Poeradiredja, Dien Pantouw, dan Non Tumbel juga turut menjadi bagian dari Kongres Ppemuda II. Keren ya perempuan-perempuan Indonesia ini.

Baca Juga: Jangan Ngaku Nasionalis Kalau Gak Bisa Menebak Tokoh Sumpah Pemuda Ini!

Topic:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya