Comscore Tracker

[INFOGRAFIS] Bisa Gak Laki-laki & Perempuan Hanya Menjadi Sahabat?

#IDNTimesLife Penikahan dari sahabat akan lebih bahagia 

Banyak orang hingga saat ini masih mempertanyakan ketulusan persahabatan antara laki- laki dan perempuan. Ketika kedua jenis kelamin ini berteman akrab, publik pasti berasumsi keduanya tidak akan berteman dengan baik karena memendam perasaan. Hal ini akhirnya kerap memunculkan perdebatan, apakah keduanya bisa hanya sebatas persahabatan aja?

Untuk mengulik fenomena ini lebih lanjut, IDN Times melakukan survei mandiri kepada 500 millennials. Berikut pemaparannya!

1. Hampir 75 persen responden percaya perempuan dan laki-laki bisa berteman tanpa intensi romantis. Tapi bagaimana realitanya?

[INFOGRAFIS] Bisa Gak Laki-laki & Perempuan Hanya Menjadi Sahabat?IDN Times/Arief Rahmat

Adrian F. Ward dari Departemen Psikologi Universitas Harvard menuliskan riset menarik terkait persahabatan laki-laki dan perempuan. Dalam artikel ilmiahnya yang bertajuk Men and Women Can't Be "Just Friends" (2012) di situs Scientific American, ia melihat bahwa laki-laki dan perempuan memang bisa bersanding tanpa hubungan romantis. Namun, hal ini tidak menghilangkan kemungkinan adanya dorongan seksual yang dipendam kedua belah pihak.

Mendukung pernyataan tersebut, survei melihat sekitar 64,2 persen responden memang pernah menyukai sahabatnya sendiri. Menariknya, 74,6 persen responden percaya bahwa perempuan dan laki-laki bisa berteman tanpa intensi romantis. Namun pada kenyataannya, 56 persen dari mereka pernah jatuh cinta dengan sahabatnya.

Selanjutnya, 25,4 persen responden merasa dua lawan jenis ini tidak mungkin berteman tanpa intensi romantis. Nyatanya, 88 persen dari mereka memang pernah mengalami jatuh cinta dengan sahabatnya sendiri.

2. Mayoritas responden menyadari perasaannya saat sudah lama berteman. Perasaan ini pun ditandai dengan adanya rasa ingin memiliki

[INFOGRAFIS] Bisa Gak Laki-laki & Perempuan Hanya Menjadi Sahabat?hancinema.net

Ketika ditanya kapan responden menyadari perasaannya, 37 persen menjawab mereka menyadarinya saat telah berteman cukup lama dan 33,5 persen tidak tahu kapan tepatnya perasaan itu muncul. Hal ini cukup maklum, pasalnya saat sudah menjalin persahabatan yang cukup lama, beberapa orang mungkin tidak menyadari apakah perasaan sayangnya memang wajar atau sudah ke ranah romantis. 

Psikolog pada RS Siloam Surabaya, Astrid Regina Sapiie menjelaskan bahwa tanda umum rasa sayang sahabat mulai berubah menjadi cinta adalah munculnya perasaan memiliki. Ketika kita tidak suka dia dekat dengan lawan jenis lain, ada kemungkinan bahwa perasaan itu sudah berubah menjadi cinta.

"Kita udah sahabatan hampir 10 tahun dan dia memang dekat sama banyak cewek. Tapi waktu akhirnya dia punya pacar, aku merasa kehilangan. Dari situ sih aku sadar ternyata aku sudah sayang lebih," ungkap Rona Isabella (18) mahasiswa jurusan desain, menceritakan pengalamannya.

3. Terlanjur nyaman dan terbiasa bersama jadi alasan umum kenapa perasaan sahabat bisa berubah menjadi cinta

[INFOGRAFIS] Bisa Gak Laki-laki & Perempuan Hanya Menjadi Sahabat?IDN Times/Arief Rahmat

Ada berbagai alasan mengapa perasaan sahabat bisa berubah menjadi cinta. Dari hasil survei, mayoritas responden mengaku telah terlanjur nyaman dengan sahabatnya itu (56 persen), terbiasa bersama (46 persen) dan sudah mengenal satu sama lain luar dalam (41 persen).

"Gak tau tiba-tiba aja sayang. Gara-gara mungkin doi yang selalu ada di situasi dan kondisi apa pun," papar Jason (23), pegawai swasta yang sempat menyukai sahabatnya sendiri saat masih SMA.

 

"Kalau ditanya orang lain, dia bilang hubungan ini tidak lebih dari pertemanan. Jujur itu membuat hati saya agak menciut karena saya sudah terlanjur nyaman dengannya. Tapi saya merasa dia bohong," ungkap Jasmine (22), pegawai swasta yang saat ini memendam rasa pada sahabatnya sendiri.

Perasaan ini pun dirasa sangat wajar. Menurut Astrid, semakin lama kita mengenal seseorang, maka orang tersebut semakin terlihat menarik di mata kita. Hal inilah yang akhirnya bisa memunculkan timbulnya rasa cinta kepada sahabat.

Baca Juga: Dari Sahabat jadi Cinta! 9 Seleb Jatuh Cinta dengan Teman Sekampus

4. Hanya 39 persen responden yang berani menyatakan perasaannya. Lalu bagaimana kelanjutan hubungan pertemanan mereka selanjutnya?

[INFOGRAFIS] Bisa Gak Laki-laki & Perempuan Hanya Menjadi Sahabat?IDN Times/Muhammad Arief

Dari 64.2 persen responden yang mengaku menyukai sahabatnya sendiri, hanya 39 persen yang berani mengakui perasaannya. Hal ini cukup wajar karena mayoritas orang takut mengambil risiko persahabatan rusak karena cinta.

"Dulu gak kepikiran kalau bakal merusak persahabatan, hahaha modal nekat aja nembak. Sekarang sih sudah gak mau dan nyesal," kata Jason. Ia pun sempat menjalin hubungan asmara dengan sahabatnya, namun tidak berakhir dengan baik.

Kenyataannya dari 39 persen yang menyatakan perasaan ini, hanya 14 persen yang akhirnya berlanjut pada hubungan romantis. Padahal, mayoritas responden (35 persen) mengaku bahwa dia dan sahabatnya juga punya perasaan yang sama. Mereka memilih tetap berteman seperti biasa.

"Waktu itu dia bilang suka sama saya juga, tapi ya sudah sebatas itu aja. Dia juga gak nembak sih. Kita tetap berteman biasa walau awalnya canggung. Terus lama-lama bingung juga kita ini sebenarnya apa," papar Elsa Kusuma (bukan nama sebenarnya) (21), lulusan baru sarjana Komunikasi. Ia masih berhubungan baik dengan sahabatnya itu hingga kini, namun ia cukup takut untuk menanyakan kejelasan hubungan mereka.

 

"Sekarang kita masih temenan kayak biasa tapi gak pernah bahas soal asmara gitu. Ya soalnya dia bilang dia sayang tapi mau hubungan kita gini aja kan.Jujur saya sebenarnya nunggu dia nembak, tapi dia gak nembak-nembak. Jadi ya sudah cuma bisa mendam aja. Belum ada kepikiran cari pasangan lain," lanjutnya.

5. Jatuh cinta dengan sahabat itu berisiko, tapi bukan tidak mungkin. Daripada cuma dipendam, coba rundingkan perasaanmu ini dengannya

[INFOGRAFIS] Bisa Gak Laki-laki & Perempuan Hanya Menjadi Sahabat?hancinema.net

Rasa cinta kepada sahabat itu memang sangat berisiko. Kalaupun pada akhirnya dua lawan jenis ini saling jatuh cinta, hubungan mereka akan terasa berubah. Terburuknya, apabila hubungan asmara ini tidak berjalan lancar, secara otomatis mereka juga kehilangan hubungan persahabatannya.

Oleh karena itu, psikolog Astrid menyarankan dua orang ini untuk saling berbicara dengan jujur. Gak perlu khawatir, kalau dia sahabat yang baik, dia tentu akan menghargai perasaanmu dan berusaha memecahkan masalah ini bersamamu. 

"Dibicarakan bersama, karena risiko persahabatan jadi hancur sangat besar. Kalau keduanya menyadari dan siap menanggung risiko ya lanjutkan. Tetapi kalau persahabatan lebih berharga, lebih baik bertahan dalam hubungan persahabatan itu," terang Astrid.

6. Pada akhirnya, suami istri yang berawal dari sahabat akan mengalami tingkat kebahagiaan pernikahan dua kali lebih baik

[INFOGRAFIS] Bisa Gak Laki-laki & Perempuan Hanya Menjadi Sahabat?hancinema.net

Walau risiko persahabatan yang berubah menjadi cinta sangat besar, apabila hubungan ini berhasil, kamu bisa mendapat berkat yang luar biasa lho! Sahabatmu bisa sekaligus menjadi pasangan hidupmu.

Pada kenyataannya, banyak sekali kisah-kisah asmara sepasang sahabat yang ternyata berakhir ke pelaminan. Sebut saja, cerita Ayudia Bing Slamet dan Muhammad Pradana Budiarto yang viral lewat novel dan film #TemanTapiMenikah. Lalu ada kisah pangeran William dan Kate Middleton yang bersahabat sejak kuliah.

Penelitian dari The National Bureau of Economic Research (2014) pun melihat hebatnya kekuatan persahabatan untuk kebahagiaan pernikahan. Tak tanggung-tanggung, hasil penelitian mengungkap bahwa suami istri yang berawal dari sahabat akan mengalami tingkat kebahagiaan pernikahan dua kali lebih baik dibanding suami-istri yang tak bermula dari sahabat.

"Rasanya nikah sama sahabat sendiri itu asyik, gak mesti malu-malu soalnya udah pada tau suka gak sukanya, jadi bebas los. Semuanya menyenangkan, terutama berantem-berantem gak jelasnya. Kayak bukan suami istri tapi teman yang ngambek gak jelas. Gemes pokoknya," ujar Mustika Mutiara (29) yang menikah dengan sahabatnya setelah berkawan selama 11 tahun.

7. Untuk merangkum informasi, yuk cek infografis berikut!

[INFOGRAFIS] Bisa Gak Laki-laki & Perempuan Hanya Menjadi Sahabat?IDN Times/Arief Rahmat

Pada akhirnya, persahabatan laki-laki dan perempuan bisa terasa menantang, apalagi kalau salah satu sudah memendam rasa. Tapi bukan berarti keduanya gak bisa untuk jalan bersama, baik tetap sebagai sahabat atau lebih.

Kisah cinta yang berawal dari persahabatan ini banyak dijadikan ide untuk membuat lagu dan film. Salah satunya cerita cinta pasangan antara Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion, memasuki kehidupan rumah tangga setelah bersahabat 13 tahun dalam film "Teman Tapi Menikah".  

Baca Juga: 5 Hal yang Biasa Terjadi saat Kamu Jatuh Cinta pada Sahabat 

Topic:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya