Comscore Tracker

Kafe di Sleman Berikan Wifi Gratis Bagi Pelajar yang Tak Miliki Kuota 

Tak hanya wifi, kafe ini juga menyediakan minuman gratis 

Akibat pandemik corona proses belajar terpaksa harus dipindahkan di rumah. Adaptasi dengan menerapkan sistem belajar jarak jauh harus dilakukan.

Hingga saat ini orangtua dan murid mengeluhkan tingginya pengeluaran untuk membeli kuota internet yang dibutuhkan selama proses belajar online.

Membantu memecahkan masalah tersebut, sebuah kafe di kawasan Sleman membantu memberikan akses wifi gratis untuk para pelajar agar bisa belajar online.

1. Berawal dari keluhan banyak orang tentang akses internet untuk belajar online

Kafe di Sleman Berikan Wifi Gratis Bagi Pelajar yang Tak Miliki Kuota Suasana di dalam Kancane Coffee and Tea Bar - IDN Times/Rijalu Ahimsa

Kafe yang bernama Kancane Coffee and Tea Bar berada Jalan Watugede, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta.

Kafe yang menyediakan artisan tea, kopi, dan makanan ala resto ini mulai membagikan akses wifi gratis untuk pelajar sejak akhir bulan Juli lalu.

Indriyanto, salah satu dari 5 pemilik Kancane Coffee and Tea Bar ini mengatakan awal mula ide ini adalah informasi di media tentang banyaknya orangtua siswa yang mengeluhkan akses internet untuk belajar online di rumah.

"Ya idenya sih sebetulnya karena sering baca sih mas katanya kan banyak orang mengeluhkan kuota, terus tanggap darurat makin lama jadi pembelajaran via online kan semakin lama untuk anak-anak," ungkapnya kepada IDN Times pada Kamis (6/8/2020).

Dirinya juga mengungkapkan resto miliknya memiliki akses internet cepat dan tempat cukup besar sehingga digunakan untuk berbagi. 

Baca Juga: Coffee On The Bus, Cara Baru Ngopi sambil Keliling Kota Yogyakarta

2. Akses yang diberikan khusus untuk belajar dan dibatasi jamnya agar tidak disalahgunakan

Kafe di Sleman Berikan Wifi Gratis Bagi Pelajar yang Tak Miliki Kuota Suasana di dalam Kancane Coffee and Tea Bar - IDN Times/Rijalu Ahimsa

Para pelajar baik dari siswa SD, SMP maupun SMA bisa menikmati wifi gratis di Kancane Coffee and Tea Bar mulai pukul 7 pagi hingga 12 siang.

Indriyanto mengatakan bahwa jam tersebut dipilih karena merupakan jam belajar dan menghindari akses internet gratisnya tidak disalahgunakan untuk keperluan lain selain belajar.

"Ketentuannya memang buat belajar aja sih sebetulnya jangan buat main YouTube gitu aja, kita dari jam 7 sampai jam 12 itu kan jam belajar ya, kalau di luar itu kan mungkin malah cuma bisa-bisa nge-game nanti," ungkap Indriyanto.

Indriyanto juga menambahkan bahwa belajar di restorannya bisa sebagai alternatif jika sedang bosan belajar di rumah. Menurutnya jika bosan belajar di rumah maka belajar pun menjadi kurang konsentrasi.

Tak hanya berbagi internet gratis, pelajar juga akan diberikan minuman gratis saat belajar di sini.

3. Khusus untuk pelajar SD, SMP dan SMA yang kesulitan kuota

Kafe di Sleman Berikan Wifi Gratis Bagi Pelajar yang Tak Miliki Kuota Suasana di dalam Kancane Coffee And Tea Bar - IDN Times/Rijalu Ahimsa

Menurut Indriyanto saat ini baru beberapa pelajar yang berada di sekitar wilayah Kancane Coffee and Tea Bar datang untuk menikmati layanan wifi gratis ini. 

"Pelajar, SD, SMP boleh, SMA juga boleh cuma mungkin ya kebanyakan SD kali ya, terutama sih sebenarnya sasaran tembak kita warga sekitar sebetulnya yang mungkin kuotanya (sulit), terutama anak-anak SD berarti ya, yang mobilitasnya masih rendah, gak bisa ke mana-mana kan," ungkap Indriyanto. 

Namun dirinya juga berharap agar informasi tentang layanan wifi gratis ini bisa lebih tersebar agar semakin banyak pelajar yang terbantu.

4. Proses physical distancing tetap berlangsung

Kafe di Sleman Berikan Wifi Gratis Bagi Pelajar yang Tak Miliki Kuota Suasana di bagian luar Kancane Coffee And Tea Bar - IDN Times/Rijalu Ahimsa

Peraturan melakukan physical distancing tetap dilakukan, Indriyanto memberikan setiap harinya hanya memberikan kuota maksimal 15 orang untuk menikmati layanan wifi gratis ini. 

"Jadi kita ada kuotanya sih sebenarnya gak serta merta langsung banyak gitu, kita ada kuota kita masih ukur 15 orang untuk anak. Kita gak mau juga yang datang bergerombol, juga harus ada soal physical distancing dan sebagainya, jadi memang jaga jarak lah," ungkapnya.

Layanan pemberian wifi gratis ini akan diberikan selama masih dibutuhkan. "Kita gak ada deadline sampai kapan, sepanjang masih dibutuhkan kita masih jalankan program ini. Kalau ternyata memang sekolah dari rumah masih diperpanjang lagi dan kita masih bisa bantu, ya kenapa gak diperpanjang kita fleksibel aja. Selagi masih dibutuhkan kita sediakan," ungkapnya.

Semoga dengan layanan ini makin banyak orangtua dan pelajar yang terbantu dalam proses belajar online ya.

Memperingati HUT ke-75 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, IDN Times meluncurkan kampanye #MenjagaIndonesia.

Kampanye ini didasarkan atas pengalamanan unik dan bersejarah bahwa sebagai bangsa, kita merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI dalam situasi pandemik COVID-19, di saat mana kita bersama-sama harus membentengi diri dari serangan virus berbahaya. Di saat yang sama, banyak hal yang perlu kita jaga sebagai warga bangsa, agar tujuan proklamasi kemerdekaan RI bisa dicapai.

Baca Juga: Tempat Nasi Gratis Jogja, Siapa pun Dapat Menaruh dan Ambil Makanan

Topic:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya