Ini 6 Seniman asal Jogja, Siapa Favoritmu?

Ada adik dan kakak!

Sebagai kota budaya, Jogja melahirkan banyak seniman dari berbagai genre. Tidak hanya karyanya disukai di dunia hiburan dalam negeri, tapi juga diakui oleh dunia internasional.

Tentunya hasil karya dari para senimal asal Jogja ini sudah tidak perlu diragukan lagi, ya. Penasaran siapa saja seniman-seniman tersebut? Simak selengkapnya di sini, ya!

1. Bagong Kussudiardja

Ini 6 Seniman asal Jogja, Siapa Favoritmu?google.com

Bagong Kussudiardja lahir di Jogja pada 9 Oktober 1928. Ia menjadi seorang koreografer dan pelukis. 

Di bidang seni tari, ia membangun sebuah Pusat Latihan Tari (PLT) pada 5 Maret 1958, yang diberi nama Padepokan Bagong. Lewat fragmennya yang berjudul Perjalanan Yesus Kristus pada tahun 1985, beliau menerima Hadiah Seni dari Pemerintah RI, dan penghargaan dari Sri Paus Paulus VI.

Sedangkan di bidang seni lukis, ia memiliki jasa yang besar karena menjadi salah satu perintis seni lukis batik kontemporer. Tidak hanya itu, pada tahun 1980 beliau membuat lukisan abstrak yang kemudian dipamerkan di Dacca, dan mendapatkan medali emas dari pemerintah Bangladesh.

2. Nyi Tjondrolukito

Ini 6 Seniman asal Jogja, Siapa Favoritmu?Nyi Tjondrolukito (dok. Discogs)

Terlahir dengan nama Turah pada 20 April 1920 di Jogja, beliau mulai berlatih vokal dan menari sejak usia 12 tahun. Karena bakatnya ini, beliau diangkat menjadi seniman keraton dan mengganti namanya menjadi Nyi Tjondrolukito, yang merupakan nama suaminya.

Beliau adalah legenda dalam kesenian Jawa dan merupakan pesinden gamelan Jawa gaya Yogyakarta. Nyi Tjondrolukito sangat terkenal dan dianggap kontroversial karena berani berinovasi dengan menabrak pakem-pakem musik klasik pada zamannya. 

3. Linus Suryadi AG

Ini 6 Seniman asal Jogja, Siapa Favoritmu?Linus Suryadi AG (dok. wikipedia.org)

Dunia penyair Indonesia memiliki Linus Suryadi AG sebagai salah satu permatanya. Lahir di Jogja pada 3 Maret 1951, beliau memulai karir penyairnya di tahun 1970-an ketika bergabung dengan Persada Klub di surat kabar mingguan Pelopor Yogya. Sejak itu, beliau mulai merambah menjadi redaktur kebudayaan, lalu terlibat dalam penelitian kebudayaan. 

Linus Suryadi AG banyak menggunakan kata dan ungkapan Jawa dalam karya-karyanya. Bahkan dikatakan bahwa pemakaian kata Jawanya ekstrim. Tapi itulah yang membedakan beliau dengan penyair lainnya. 

11 kumpulan puisi telah ia hasilkan juga esai dan karya terjemahan. Linus meninggal di Yogyakarta, 30 Juli 1999 pada usia 48 tahun.

Baca Juga: 5 Alat Musik Tradisional Jogja, Mainkan Yuk!

4. Butet Kertaradjasa

Ini 6 Seniman asal Jogja, Siapa Favoritmu?google.com

Putra dari Bagong Kussudiardja ini memang mewarisi bakat seni ayahnya, namun berhasil menjadi seniman karena karyanya sendiri. Lahir pada 21 November 1961 di Jogja dalam lingkungan seni, beliau lebih memilih untuk mendalami seni teater. 

Butet mengasah bakat aktingnya dengan bergabung dalam teater-teater legendaris seperti Teater Kita-Kita, Teater SSRI, Sanggarbambu, Teater Dinasti, Teater Gandrik, dan Teater Paku. Namun dari semuanya, aktingnya yang paling terkenal adalah menirukan suara mantan presiden Soeharto. 

5. Djaduk Ferianto

Ini 6 Seniman asal Jogja, Siapa Favoritmu?instagram.com/djaduk

Berbeda dengan kakaknya, Butet Kertaradjasa, Djaduk Ferianto memilih jalur musik untuk berkesenian. Lahir pada tanggal 19 Juli 1964 di Jogja, beliau lebih fokus pada musik tradisi atau etnik.

Djaduk Ferianto tergabung dalam kelompok musik Kua Etnika, musik humor Sinten Remen, dan Teater Gandrik. Selain memainkan musik, beliau juga menggarap musik untuk pertunjukan teater dan sinetron, dan jingle iklan di televisi.

6. Garin Nugroho

Ini 6 Seniman asal Jogja, Siapa Favoritmu?Instagram.com/garin_film

Buat kamu penikmat film Indonesia, pasti tahu Garin Nugroho. Beliau adalah seorang sutradara, penulis skenario, dan produser film yang lahir di Jogja pada 6 Juni 1961. 

Sebagai lulusan pendidikan film di Institut Kesenian Jakarta, Garin Nugroho telah menyutradarai puluhan film dan video musik. Selain itu, Ia juga memproduseri dan membuat film pendek dan dokumenter, hingga menjadi kritikus film.

Debut pertama yang membuatnya dikenal masyarakat adalah sebagai sutradara film berjudul Cinta dalam Sepotong Roti di tahun 1990. Sejak itu, berbagai penghargaan diperolehnya baik di dalam negeri maupun dunia internasional.

Baca Juga: 6 Tempat untuk Menikmati Seni di Jogja, Wajib Tau!

Itulah 6 seniman asal Jogja yang mengharumkan nama bangsa Indonesia. Siapa, nih, seniman favoritmu?

Topik:

  • Cynthia Nanda Irawan

Berita Terkini Lainnya