Baca Buku "Bumi Manusia", Khofifah Ingin Tiru Nyai Ontosoroh 

Baca buku Pramoedya dengan sembunyi-sembunyi

Surabaya, IDN Times -  Film karya Hanung Bramantyo 'Bumi Manusia' rencananya akan diputar di layar lebar tanggal 15 Agustus mendatang.

Film yang diangkat dari tulisan Pramoedya Ananta Toer ternyata digemari oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Bahkan Khofifah mempunyai banyak cerita tentang pengalamannya membaca buku ini. 

1. Baca sembunyi buku Bumi Manusia saat kuliah

Baca Buku Bumi Manusia, Khofifah Ingin Tiru Nyai Ontosoroh IDN Times/Ardiansyah Fajar

Khofifah pun mengenang pengalamannya saat membaca buku Bumi Manusia. Menariknya, orang nomor satu di Jatim ini pada saat kuliah membaca buku tersebut secara sembunyi-sembunyi.

"Saya sama seperti Mas Hanung, membaca novel itu sambil sembunyi-sembunyi. Saya dulu di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unair. Itu salah satu (kampus) yang diberi otoritas untuk membaca pikiran Karl Max. Jadi, relatif kami mengenal beberapa telaah, tulisan termasuk novel Bumi Manusia," ujarnya saat menerima casting Kamis (8/8).

2. Petik pelajaran dari sikap Nyai Ontosoroh

Baca Buku Bumi Manusia, Khofifah Ingin Tiru Nyai Ontosoroh IDN Times/Ardiansyah Fajar

HanKhofifah juga membeberkan apa ilmu yang dapat dipetik usai membaca buku karya Pramoedya tersebut. Ia mengaku belajar banyak dari sikap Nyai Ontosoroh dalam buku tertralogi itu.

"Saya sering sekali mengajak kita semua untuk bangga dengan Indonesia. Dan itu artinya, apa yang menjadi pergolakan Nyai Ontosoroh sebetulnya sering saya sampaikan sebagai pesan jangan sampai (kita) punya jiwa inlander," ungkap Khofifah.

3. Karena miliki sikap percaya diri

Baca Buku Bumi Manusia, Khofifah Ingin Tiru Nyai Ontosoroh IDN Times/Ardiansyah Fajar

 

Mantan Menteri Sosial era Jokowi ini menambahkan, sifat juang Nyai Ontosoroh dalam buku Bumi Manusia layak untuk ditiru. Karena memberi pelajaran masyarakat agar memiliki sifat percaya diri demi membangun Indonesia.

"Banyak pergolakan Nyai Ontosoroh yang tidak ingin di-diskriminasi, tidak ingin ditempatkan pada second class society dan seterusnya. Itu menjadi penting supaya kita punya percaya diri yang kuat untuk maju dan unggul," kaya Khofifah.

Baca Juga: 13 Potret Awet Muda Ine Febriyanti, sang Nyai Ontosoroh Bumi Manusia

4. Ajak bangga dengan Indonesia

Baca Buku Bumi Manusia, Khofifah Ingin Tiru Nyai Ontosoroh IDN Times/Ardiansyah Fajar

 

Lebih lanjut, perempuan yang juga Ketum PP Muslimat NU ini mengajak seluruh masyarakat harus bangga dengan Indonesia. "Hari ini, sudah saatnya kita menempatkan Garuda di dada kita. Saatnya kita membawa Indonesia terbang setinggi-tingginya, terbang jauh, unggulan, Indonesia berdaya saing," pungkasnya.

Baca Juga: Rumah Kadishub Digeledah, Khofifah: Kasusnya Sebelum Saya Jabat

Topic:

  • Febriana Sintasari

Just For You