Comscore Tracker

Hindari, 5 Sikap Ini Bisa Mematikan Karakter Baik pada Anak

Hal ini bisa jadi sering kita lakukan tanpa disadari

Setiap momen kebersamaan dengan anak merupakan kesempatan yang baik bagi orangtua untuk mengajarkan kebaikan dan budi pekerti. Ibarat kertas yang putih bersih, sikap dan perilaku yang ditunjukkan orangtualah yang akan menimbulkan bekas pada anak. 

Oleh karena itu, anak perlu dibimbing lewat sikap orangtua yang baik pula. Sayangnya, tak sedikit orangtua yang gagal memberikan teladan yang benar sehingga potensi kebaikan pada anak gagal berkembang.

Tanpa disadari, berikut ini adalah sikap orangtua yang justru dapat membunuh karakter baik pada seorang anak.

1. Menolak pemberiannya

Hindari, 5 Sikap Ini Bisa Mematikan Karakter Baik pada AnakPixabay/cherylholt

Anak kecil punya bibit ketulusan dalam hatinya. Hal ini bisa dilihat dari inisiatifnya untuk memberikan kepunyaannya pada orang lain.

Namun sayang, bibit tersebut bisa dengan mudah dikerdilkan oleh orangtua atau orang-orang terdekatnya sendiri. Sebab, orang dewasa sering kali tega menolak pemberian dari seorang anak kecil

Ketika pemberian anak kamu tolak, akan tampak perubahan pada raut wajahnya. Ia yang awalnya riang menghampirimu untuk memberikan apa yang ia pegang, akan berubah sedih ketika kamu menolaknya.

Sebaiknya jangan menolak langsung pemberian seorang anak, meski kita menganggapnya tak berguna. Baik itu sisa roti yang dimakannya atau mainan kumal yang baru ia pungut di tepi jalan.

Jika anakmu menyodorkan kepadamu sepotong makanan yang tidak kamu suka atau sudah tidak layak lagi untuk dimakan karena kotor, sebaiknya kamu terima saja dulu sambil mengucapkan terima kasih dengan tulus. Kamu bisa membuangnya kemudian setelah ia pergi. Begitu juga ketika ia memberikan sesuatu yang ia anggap sebagai mainan, berikanlah apresiasi pada pemberiannya meski kamu merasa mainan itu tidak penting.

Menerima pemberian seorang anak kecil berarti memberi ia kesempatan merasa berguna untuk orang lain di sekitarnya. Sedangkan menolaknya berarti kamu gagal mengajarkan kepada seorang anak tentang arti pentingnya saling berbagi.

2. Mengacuhkan saat ia bercerita

Hindari, 5 Sikap Ini Bisa Mematikan Karakter Baik pada AnakPixabay/Bessi

Orangtua seharusnya paham bahwa mendengarkan cerita sang anak tak kalah penting dengan kesibukan yang mereka lakukan. Kita sering kali mengabaikan cerita anak karena merasa sibuk dengan berbagai hal.

Padahal dengan bercerita, seorang anak sedang mempelajari banyak hal. Mulai dari mengekspresikan dirinya, mengasah ingatannya, hingga meningkatkan kemampuan verbalnya. Jika kamu mendengarkan ceritanya dengan penuh perhatian, kamu sedang mengajarkan karakter baik yang lainnya, yaitu tentang pentingnya menjadi seorang pendengar.

Saat seorang anak sedang bercerita, sebaiknya pegang telapak tangannya, tatap matanya dan sesekali usap rambutnya dengan lembut. Sering mendapatkan perlakuan seperti itu akan membuat anak tumbuh menjadi pribadi dengan emosional yang baik.

Baca Juga: 10 Kebiasaan Burukmu Ternyata ada di Genmu, Apa Saja? 

3. Memberikan pembelaan yang membabi buta

Hindari, 5 Sikap Ini Bisa Mematikan Karakter Baik pada AnakPixabay/1494202

Terkadang, anak-anak juga mengalami konflik dengan teman-temannya. Konflik yang awalnya diakibatkan oleh hal-hal remeh tak jarang menjadi pertengkaran. Karena masih memiiliki ego yang sama-sama tinggi dan masih belum bisa menyelesaikan masalah, seringkali konflik tersebut berujung pada pertengkaran hingga perkelahian fisik.

Naluri orangtua yang ingin melindungi anaknya sering kali mendorong kita untuk memberi pembelaan yang membabi buta sehingga lupa bersikap bijaksana. Tindakan yang seperti itu justeru buruk dampaknya pada mentalitas anak.

Saat anak sedang bertengkar dengan temannya, selaku orangtua kamu boleh saja mendengarkan penuturannya untuk mencari tahu apa yang terjadi. Tunjukkan padanya kalau kamu bersimpati pada masalahnya, tapi setelah itu jangan lupa untuk mengajarkan tentang arti persahabatan dan sifat saling memaafkan sesama teman.

Alih-alih memberikan pembelaan yang membabi buta, orangtua sebaiknya menawarkan diri sebagai juru damai antara sang anak dengan temannya.

4. Memarahi saat ia melakukan kesalahan

Hindari, 5 Sikap Ini Bisa Mematikan Karakter Baik pada AnakPixabay/esudroff

Amarah yang disertai dengan bentakan saat anak melakukan kesalahan, adalah hal yang berpengaruh buruk bagi keduanya. Suasana hati orangtua akan memburuk, sedangkan mental anak juga akan rusak.

Satu bentakan dari orangtua bisa mematikan jutaan sel saraf pada otak anak. Sementara itu, sel otak yang lainnya akan merekam kemarahan itu, membawanya dalam ingatan hingga ia dewasa nanti.

Kesalahan atau kenakalan-kenakalan yang diperbuat oleh anak dapat diubah oleh orangtua menjadi kesempatan untuk mengajarkan banyak hal. Ajarkan anak bagaimana bersikap yang baik dan bertutur yang baik.

Tidak memarahinya saat anak melakukan kesalahan, tanpa sadar, orangtua sedang mengajarkan karakter baik lainnya, yaitu soal memaafkan.

5. Menghilangkan kata 'tolong' dan 'terima kasih'

Hindari, 5 Sikap Ini Bisa Mematikan Karakter Baik pada AnakPixabay/Victoria_Borodinora

Seringkali karena terdorong oleh perasaan superior di atas rumah, orangtua lupa menyertakan kata ‘tolong’ saat memberikan perintah pada anaknya. Dan juga sering luput mengucapkan ‘terima kasih’ setelah ditolong oleh anaknya.

Tidak salah jika orangtua meminta anaknya melakukan suatu pekerjaan, tapi momen itu bisa dimanfaatkan oleh orangtua untuk menumbuhkan rasa saling menghargai pada sang anak. Hargai sekecil apapun jerih payahnya dalam membantu pekerjaanmu agar kelak ia juga tumbuh sebagai manusia yang menghargai manusia lainnya.

Berikan pula dengan ucapan terima kasih, maka nanti ia pun akan terbiasa mengucapkan terima kasih.

Nah, itulah beberapa sikap yang patut dihindari dalam mendidik anak karena dapat mematikan karakter baik pada anak. Jika ingin anak kita tumbuh menjadi manusia yang baik, kita tentu perlu menjadi contoh, kan?

Baca Juga: 5 Prinsip Orangtua Ini Berbahaya Ketika Diterapkan dalam Mendidik Anak

Artikel ini pertama kali ditulis oleh Riyeni Dwi Elfani di IDN Times Community dengan judul Jarang Disadari, 5 Sikap Ini Bisa Membunuh Karakter Baik pada Anak

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya