TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

9 Konsep Hidup Hemat yang Menyenangkan, Masih Boleh Belanja Kok!

Cerdas dalam mengelola rencana pengeluarannya

ilustrasi berbelanja dengan cerdas dan cermat (pexels.com/Gustavo Fring)

Hidup hemat bukan berarti irit, hingga rela mengurangi porsi makan. Jika kamu ingin berhemat, tetaplah jalani makan cukup dengan menu enak dan sehat, membeli barang kesukaanmu, hingga liburan ke tempat favorit. Lalu di mana hematnya? Berikut sembilan konsep hidup hemat yang menyenangkan, bisa kamu terapkan.

1. Tetap ada anggaran untuk menyayangi diri sendiri

ilustrasi perempuan sedang berlibur (pexels.com/Julia Volk)

Salah satu yang menjadi kekeliruan ketika sedang berhemat adalah, mengabaikan kebahagiaan diri. Rela mengurangi porsi makan secara berlebihan, hingga gak pernah menjalani hobi yang membutuhkan sedikit biaya. Pola seperti itu, malah bikin gak bahagia.

Bukannya hemat, juga merasakan stres karena selalu bekerja tetapi gak pernah merasakan nikmatnya. Maka, tetaplah memiliki anggaran untuk bersenang-senang, tentu alokasikan dengan secukupnya saja.

2. Cerdas mengelola prioritas kebutuhan

ilustrasi orang yang memiliki prioritas dalam hidup (pexels.com/Mikhail Nilov)

Hemat yang tepat, adalah cerdas mengelola prioritas kebutuhan. Bisa membedakan yang manakah kebutuhan sesuai keinginan, atau kebutuhan.  Berhemat itu perlu menghindari pembelian yang tidak penting, atau bukan bagian kebutuhan. Selalu miliki pertimbangan sebelum merancang anggaran.

Baca Juga: 5 Cara Belanja Ramadan agar Jadi Lebih Hemat, Gunakan Seperlunya! 

3. Beli sesuatu berdasarkan kualitas

ilustrasi orang menggunakan laptop (pexels.com/Pixabay)

Gak dilarang kok membeli barang mahal, asalkan kualitasnya memang baik dan awet. Justru akan boros, jika kamu membeli barang dengan harga dan kualitas rendah. Daripada terus berganti barang, atau cepat rusak, sekalian saja sejak awal membeli dengan harga sedikit mahal tapi mutu terjamin.

4. Menjaga pemasukan lebih besar dari pengeluaran

ilustrasi perempuan memegang uang (pexels.com/Yan Krukov)

Kelola keuangan secara efektif, jaga pemasukan tetap lebih besar dari pengeluaran. Itulah konsep hemat yang tepat dan bikin happy. Meski terdengar sederhana, nyatanya menjadi tantangan bagi beberapa orang yang kerap terjebak dalam gaya hidup konsumtif. Masih boleh berbelanja, asal jangan tergoda menghabiskan seluruh gaji bulanan.

5. Rajin membuat bujet kebutuhan pribadi setiap bulan

ilustrasi menulis (pexels.com/Artem Podrez)

Agar tabunganmu semakin bertambah, rajinlah membuat bujet kebutuhan pribadi. Paling gak untuk periode waktu satu bulan. Perkirakan dana secukupnya untuk membeli makanan, sewa rumah, trasportasi, dan lainnya. Ini akan membuatmu lebih sadar tentang kondisi keuanganmu.

6. Tidak hanya fokus pada satu sumber penghasilan

ilustrasi berinvestasi emas (pexels.com/Michael Steinberg)

Mulailah melirik pekerjaan sampingan yang bisa menambah pendapatan. Sehemat-hematnya kamu, jika mendadak ada kebutuhan, satu sumber penghasilan akan cepat habisn. Tetaplah memenuhi kebutuhan prioritas diri, sambil belajar membuka usaha maupun investasi.

Baca Juga: 7 Tantangan Menerapkan Gaya Hidup Hemat Selama Ramadan

7. Menyisihkan gaji di awal untuk ditabung

ilustrasi menyisihkan pendapatan untuk menabung (pexels.com/Karolina Grabowska)

Hidup hemat secara bijak, pastikan kamu punya dana darurat yang cukup. Bukan menyisihkan sebagian gaji untuk memenuhi keinginan dulu, tapi sisihkan di awal untuk tabungan. Jika kamu menerima bonus penghasilan, pertimbangkan sebagian dimasukkan ke tabungan agar finansialmu semakin aman.

Verified Writer

Adelbertha Eva Y

Tetap Semangat

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Berita Terkini Lainnya