Comscore Tracker

Passion Saja Gak Cukup, Tanamkan Filosofi Jepang Ini dalam Bekerja!

Apa sih makna Ikigai itu?

Meski menjadi negara yang maju dan modern, orang Jepang masih menjunjung tinggi budaya dan filosofi hidupnya. Salah satu filosofi mereka dalam memaknai tujuan hidup adalah Ikigai.

Ikigai merujuk pada sebuah kehidupan yang penuh arti, semangat, dan seimbang. Lewat Ikigai juga, kamu bisa menyadari apakah pekerjaanmu kini cukup memberi makna dan bermanfaat secara keseluruhan. Yuk, kita coba telaah bersama!

1. Pertama, kenali apa yang sesungguhnya kamu sukai

Passion Saja Gak Cukup, Tanamkan Filosofi Jepang Ini dalam Bekerja!Photo by Sharon Garcia on Unsplash

Apa sih hal yang kamu sukai dalam hidup ini? Apakah itu kuliner, jalan-jalan, membaca buku, atau menulis? Hal ini menjadi jawaban kamu di bagian ini.

2. Lalu, sadari juga apa kemampuan kamu

Passion Saja Gak Cukup, Tanamkan Filosofi Jepang Ini dalam Bekerja!Photo by Brooke Cagle on Unsplash

Sejak pertama mengenyam pendidikan, kemampuan apa yang kamu kuasai? Mungkin kamu bisa melakukan negosiasi, mempersuasi orang, mengubah mindset orang lain, dan sebagainya.

3. Ketiga, apa yang membuatmu akan berharga dan mendapatkan bayaran

Passion Saja Gak Cukup, Tanamkan Filosofi Jepang Ini dalam Bekerja!Photo by Remy Baudouin on Unsplash

Pikirkan, hal apa sih yang bisa membuat kamu mendapatkan bayaran atau gaji? Apa yang bisa kamu lakukan supaya kamu bernilai di mata orang? Personal branding-mu bisa masuk di sini.

Baca Juga: Passion vs Money, Mana yang Sebaiknya Dipilih dalam Berkarir?

4. Keempat, cari tahu tentang apa yang orang-orang atau masyarakat butuhkan

Passion Saja Gak Cukup, Tanamkan Filosofi Jepang Ini dalam Bekerja!Photo by Adib Harith Fadzilah on Unsplash

Di luar mengenai kamu, coba cari tahu masyarakat saat ini sedang membutuhkan apa. Seberapa banyak orang yang membutuhkan itu dan sepenting apa mereka membutuhkan. Misalnya saja, orang-orang di daerah kekeringan membutuhkan suplai air minum.

5. Perpaduan antara apa yang kamu sukai dan kemampuan kamu disebut dengan Passion

Passion Saja Gak Cukup, Tanamkan Filosofi Jepang Ini dalam Bekerja!Unsplash/Brad Neathery

Jika sudah dapat menelaah keempat poin sebelumnya, kini coba analisis hal yang sedang kamu kerjakan sekarang! Apakah saat ini, kamu sudah melakukan pekerjaan yang sesuai Passion?

Jika iya, kamu telah melakukan hal yang kamu sukai dan kamu mampu. Misalnya, kamu senang menulis di kala senggang dan pekerjaanmu saat ini adalah penulis.

6. Lain halnya dengan Mission. Ia merupakan gabungan antara apa yang kamu sukai dan apa yang orang-orang butuhkan

Passion Saja Gak Cukup, Tanamkan Filosofi Jepang Ini dalam Bekerja!Photo by Maaria Lohiya on Unsplash

Misalnya, kamu senang menyanyi. Kebetulan, banyak yang membutuhkan jasa penyanyi untuk menghibur di acara pernikahan, ulang tahun, dan charity. Lantas, kamu mau menjadi penyanyi di masing-masing acara tersebut. Berarti kamu sudah melakukan Mission.

7. Ketika kamu melakukan Profession, artinya kamu melakukan yang memang kamu ahli di situ, sekaligus mendapatkan gaji

Passion Saja Gak Cukup, Tanamkan Filosofi Jepang Ini dalam Bekerja!Photo by NeONBRAND on Unsplash

Kamu adalah sosok yang mampu mengarahkan orang. Tiba-tiba kamu diajak untuk bergabung menjadi Customer Service di sebuah perusahaan. Dengan kemampuanmu, banyak pelanggan yang berhasil kamu bantu dan gaet menjadi pelanggan tetap. Kamu pun digaji dengan upah yang setimpal. Inilah contoh dari Profession.

8. Sedangkan Vocation adalah apa yang masyarakat butuhkan dengan yang dapat kamu lakukan agar mendapat bayaran

Passion Saja Gak Cukup, Tanamkan Filosofi Jepang Ini dalam Bekerja!Photo by Alexandr Podvalny on Unsplash

Dalam konteks ini, kamu bekerja untuk mendapatkan gaji sekaligus untuk menolong orang lain yang membutuhkan. Sebut saja, pengasuh anak-anak atau babysitter.

9. Saat bersamaan melakukan Passion & Profession, kamu akan merasakan puas namun masih kurang bermanfaat

Passion Saja Gak Cukup, Tanamkan Filosofi Jepang Ini dalam Bekerja!Photo by Bonnie Kittle on Unsplash

Jika yang kamu kerjakan sekarang ini hanya mencakup Passion dan Profession, apa yang kamu lakukan sesungguhnya belum cukup bermakna. Ini karena kamu hanya melakukan sesuatu kamu suka, kamu mampu, dan kamu dibayar karenanya. Kamu belum cukup bermanfaat bagi orang lain karena kamu tidak melakukan hal yang sesungguhnya orang-orang butuhkan.

10. Ketika menjalankan Passion dan Mission, kamu merasa senang & sempurna. Sayang, kamu masih kurang sejahtera

Passion Saja Gak Cukup, Tanamkan Filosofi Jepang Ini dalam Bekerja!Photo by Alex Radelich on Unsplash

Passion dan Mission adalah gabungan dari apa yang kamu sukai, apa yang kamu mampu, dan apa yang masyarakat butuhkan. Tentu saja kamu akan merasa kurang lengkap. Ini karena kamu belum punya sesuatu yang membuatmu dibayar.

11. Ketika pekerjaan menggabungkan Mission & Vocation, gembira dan puas diraih. Tapi kamu penuh keraguan

Passion Saja Gak Cukup, Tanamkan Filosofi Jepang Ini dalam Bekerja!Photo by Francisco Gomes on Unsplash

Kamu bisa melakukan hal yang kamu suka, orang-orang pun membutuhkannya. Kamu pun dibayar untuk itu. Tapi, kamu kurang bagus melakukan itu. Hasil pekerjaanmu pun tidak terlalu memuaskan. Bagaimana mungkin kamu tidak ragu akan masa depanmu?

12. Saat Vocation & Profession dijalani, sudah pasti kamu nyaman. Tapi efeknya, kamu menjalani kekosongan

Passion Saja Gak Cukup, Tanamkan Filosofi Jepang Ini dalam Bekerja!Photo by Xavier Sotomayor on Unsplash

Apa yang orang-orang butuhkan itu sesuai dengan kemampuanmu. Kamu pun mendapat gaji karenanya. Tapi, kamu tidak mencintai sama sekali yang kamu lakukan. Niscaya kamu akan terjebak pada rutinitas yang membosankan dan kamu tidak tahu apa makna hidupmu lagi karena segalanya tampak monoton.

13. Kamu baru akan mencapai ideal jika mencapai Ikigai. Di sini kamu berhasil menggabungkan Passion, Mission, Profession, dan Vocation sekaligus

Passion Saja Gak Cukup, Tanamkan Filosofi Jepang Ini dalam Bekerja!Photo by Priscilla Du Preez on Unsplash

Ya! Pekerjaan kamu baru akan mencapai makna, bermanfaat, seimbang, dan penuh semangat jika kamu telah mencapai Ikigai. Ikigai inilah yang merupakan gabungan dari apa yang kamu suka, apa yang kamu mampu, apa yang membuatmu bernilai, dan apa yang dibutuhkan dunia. Ikigai mencakup Passion, Mission, Vocation, dan Profession.

Passion Saja Gak Cukup, Tanamkan Filosofi Jepang Ini dalam Bekerja!medium.com/thrive-global

Ketika mencapai semuanya, niscaya kamu mendapat kesejahteraan dari gaji. Kamu diapresiasi orang karena memberikan yang mereka butuhkan. Psikologismu semakin sehat karena kamu melakukan apa yang kamu cintai. Kamu juga senantiasa mengembangkan diri karena menggunakan kemampuan yang dimiliki. Lengkap bukan?

Itulah sedikit penjelasan tentang filosofi Ikigai yang dimiliki orang Jepang. Nah, apakah pekerjaan kamu sudah termasuk Ikigai?

Baca Juga: 6 Attitude Ini Patut Dimiliki Fresh Graduate Ketika Melamar Kerja

Topic:

  • Paulus Risang

Just For You