Comscore Tracker

HRD Gak Suka 7 Sikap Ini Saat Wawancara, Bisa Auto Dicoret!

Pantang dilakukan saat interview

Tahapan wawancara kerja adalah hal yang hal yang ditunggu-tunggu para pelamar. Itu artinya, mereka memiliki kualifikasi yang cocok untuk bekerja di perusahaan yang mereka inginkan.

Namun, proses interview ini juga sangat menentukan diterima tidaknya kamu di perusahaan impian. Makanya, kamu harus mempersiapkannya dengan baik.

Supaya wawancara nanti berjalan lancar, kamu perlu tahu apa saja sikap atau tindakan yang gak disukai HRD dari calon karyawannya. Simak, yuk!

1. Malas melakukan riset terlebih dahulu

HRD Gak Suka 7 Sikap Ini Saat Wawancara, Bisa Auto Dicoret!pexels.com/cottonbro

Setelah mendapat panggilan wawancara, mencari tahu lebih dalam tentang perusahaan adalah hal yang penting, lho! Kamu harus tahu seperti apa perusahaan yang kamu lamar, termasuk detail alamat perusahaan biar gak nyasar waktu mau interview.

"Biasanya lebih ke yang tidak suka itu, pertama, dia tidak melakukan riset bahkan tentang hal kecil seperti lokasi. Dia datang terlambat karena alasan nyasar, macet, dan lain-lain. Itu yang paling tidak kita suka karena ibaratnya dia tidak prepare," ungkap Merina Anindita, Senior Talent Acquisition IDN Media.

2. Berbohong ketika interview

HRD Gak Suka 7 Sikap Ini Saat Wawancara, Bisa Auto Dicoret!unsplash.com/Amy Hirschi

"Berbohong ketika interview, karena kita kan ada reference check juga," lanjut Merina.

Sebaiknya jangan coba-coba berbohong terkait riwayat hidup dan pengalaman kerjamu. Meski baru bertemu, HRD bisa mencari tahu tentang hal-hal tersebut lewat koneksi dan referensinya.

Berbohong gak hanya bikin kamu auto gugur, tapi juga membuat namamu buruk di lingkungan HRD lainnya.

3. Tidak dapat menjelaskan goals pribadinya

HRD Gak Suka 7 Sikap Ini Saat Wawancara, Bisa Auto Dicoret!Unsplash.com/Van Tay Media

"Selanjutnya, unclear goals. Dia tidak bisa menjelaskan tentang apa yang dia inginkan, apa yang dia pernah kerjakan, dan lain-lain," terangnya. 

Dalam wawancara, HRD tentu ingin mengetahui tentang kegiatanmu sebelumnya hingga tujuanmu selanjutnya. Pertanyaan ini diajukan untuk melihat potensimu. Kalau kamu gak bisa menjelaskan dengan baik, HRD bakal merasa ilfil.

Baca Juga: Tertarik Gabung di IDN Media, 5 Poin Ini Bikin CV-mu Lebih Menarik

4. Tidak penasaran dengan perusahaan atau posisi yang akan dia kerjakan

HRD Gak Suka 7 Sikap Ini Saat Wawancara, Bisa Auto Dicoret!pexels.com/Gustavo Fring

"Tidak curios, artinya dia tidak bertanya sama sekali tentang perusahaan ataupun role dia," ungkapnya.

Mengajukan pertanyaan seputar perusahaan atau peran yang akan kamu kerjakan itu terlihat menarik di mata HRD, lho! Hal ini menunjukkan kalau kamu memang betul-betul antusias untuk bergabung di perusahaan itu, bukan hanya sekadar demi mendapat kerja.

5. Menanyakan gaji di awal secara kurang sopan

HRD Gak Suka 7 Sikap Ini Saat Wawancara, Bisa Auto Dicoret!pexels/@divinetechygirl

Kamu pasti bakal penasaran dengan gaji yang nantinya akan kamu terima. Meskipun begitu, jangan sampai kamu langsung menanyakan gaji di awal wawancara ya! Bagi HRD, hal tersebut kurang sopan.

"Kalau untuk membicarakan gaji, biasanya HR akan bertanya lebih dahulu dan baru kandidat bisa memberikan jawaban atau pertanyaan seputar hal yang ditanyakan," tuturnya.

6. Tidak fokus saat berbicara

HRD Gak Suka 7 Sikap Ini Saat Wawancara, Bisa Auto Dicoret!unsplash.com/@johannabuguet

"Ketika melaksanakan proses interview, kandidat tidak fokus menatap kita, tapi dia melihat ke bawah atau mata dan pandangannya ke mana-mana, serta tidak tanggap dengan pertanyaan yang kita ajukan," kata dia.

Memang, gugup saat wawancara HRD itu wajar. Tapi, jangan sampai hal ini membuatmu jadi gak fokus ya! Pastikan matamu tetap menatap HRD dan selalu menyimak apa pertanyaan yang diajukan mereka.

7. Tidak sabar

HRD Gak Suka 7 Sikap Ini Saat Wawancara, Bisa Auto Dicoret!unsplash.com/rawpixel

Setelah interview, kamu biasanya akan disuruh menunggu untuk mendapatkan kabar selanjutnya. Proses menunggu ini memang tidak mengenakkan, namun bukan berarti kamu harus menanyakan proses lamaranmu terus-terusan. Ini bikin HRD ilfil!

"Jadi dia teror, nanyain terus perihal diterima atau tidaknya dia untuk posisi yang dilamar. Follow up it’s okay, apalagi seminggu setelah interview, dia follow up. Tapi kalau yang setiap hari nanya, bahkan mengancam dan sebagainya itu, sudah pasti tidak diterima," terangnya.

Nah, itulah tujuh sikap yang sebaiknya gak kamu lakukan saat wawancara kerja. Pahami etika ini dengan baik, ya!

Baca Juga: 8 Pertanyaan Wawancara Kerja Ini Wajib Kamu Siapkan Jawabannya!

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya