5 Fakta BPJS Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Para Pekerja

Apa saja program dan manfaat yang bisa kamu dapatkan?

Sebagai pekerja, apakah kamu sudah terdaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK)? BPJSTK hadir untuk menjadi jaminan perlindungan bagi pekerja, khususnya saat kamu memasuki usia pensiun, berhenti kerja, atau mengalami musibah berkaitan dengan pekerjaan.

Tak cuma karyawan, siapa pun yang bekerja dan melaporkan penghasilannya bisa mengikuti program-program dari BPJS Ketenagakerjaan. Jenis program dan manfaatnya juga beragam, lho. Agar kamu mengetahui layanan BPJSTK, yuk simak dulu fakta-faktanya berikut ini!

1. Siapa saja yang boleh mendaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan?

5 Fakta BPJS Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Para Pekerjalivecareer.com

Seperti yang sudah disinggung sekilas di atas, setiap pekerja atau orang yang memiliki penghasilan berhak mendaftarkan diri sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan. Berdasarkan jenis kepegawaian, anggota BPJS Ketenagakerjaan digolongkan menjadi empat kategori sebagai berikut:

  1. Penerima Upah (PU): pekerja yang menerima upah atau gaji secara rutin dan terjadwal dari pemberi kerja. Berlaku untuk pegawai di perusahaan atau instansi tertentu.
  2. Bukan Penerima Upah (BPU): pekerja yang mendapat penghasilan dari kegiatan ekonomi yang dilakukan secara mandiri. Freelancer atau pekerja lepas termasuk dalam golongan ini, lho.
  3. Jasa Konstruksi: pekerja yang bekerja di bidang layanan konsultasi, perencanaan, dan pengawasan konstruksi.
  4. Pekerja Migran: warga negara Indonesia yang akan, sedang, atau telah bekerja dan menerima upah di luar wilayah kedaulatan NKRI.

2. Kenapa pekerja disarankan mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan?

5 Fakta BPJS Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Para PekerjaPixabay.com/belief33

Ada tiga alasan utama kenapa setiap pekerja disarankan bergabung dengan program BPJS Ketenagakerjaan. Pertama, adanya jaminan terhadap risiko kecelakaan kerja. Kecelakaan ini gak hanya yang terjadi di tempat bekerja, tapi juga saat melakukan perjalanan dari atau menuju tempat kerja.

Kedua, BPJS Ketenagakerjaan menjamin santunan bagi ahli waris jika anggota tersebut meninggal dunia. Santunan ini juga berupa bantuan biaya pendidikan untuk anggota yang meninggal dunia dalam keadaan sudah memiliki anak.

Ketiga, BPJS Ketenagakerjaan bisa dibilang sebagai tabungan untuk jaminan hari tua. Setelah anggota tersebut pensiun, di-PHK, atau tidak lagi berada dalam usia produktif, saldo BPJS Ketenagakerjaan bisa diklaim kembali.

Baca Juga: Begini Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan, Lewat SMS Maupun Online

3. Jenis-jenis program BPJS Ketenagakerjaan

5 Fakta BPJS Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Para Pekerjaasapcanadastaffing.com

Sesuai fungsinya, BPJS Ketenagakerjaan bertugas menjamin perlindungan sosial bagi para pekerja dari risiko sosial ekonomi. Jenis program perlindungan ini dibagi menjadi empat kategori. Kira-kira program mana saja yang menarik untukmu?

1. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK): program ini menjamin segala bentuk kecelakaan yang berkaitan dengan hubungan kerja, seperti kecelakaan atau penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja. Program ini juga menjamin kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan menuju tempat kerja, atau sebaliknya saat pulang menuju ke rumah.

2. Jaminan Kematian (JKM): program JKM menjamin santunan berupa uang tunai yang diberikan pada ahli waris, dengan syarat keanggotaan peserta tersebut masih aktif dan penyebab kematiannya bukan disebabkan oleh kecelakaan kerja.

3. Jaminan Hari Tua (JHT): program ini menjamin anggota menerima uang tunai sejumlah akumulasi hasil iuran dan bunganya sebagai jaminan hidup hari tua.

4. Jaminan Pensiun (JP): hampir sama dengan program JHT, Jaminan Pensiun juga berupa uang tunai, namun diberikan setiap bulan seperti penghasilan. JP diberikan kepada anggota yang sudah memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau kepada ahli waris jika peserta tersebut sudah meninggal dunia.

4. Apakah setiap pekerja mendapat manfaat BPJS Ketenagakerjaan yang sama?

5 Fakta BPJS Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Para PekerjaPexels/Anamul Rezwan

Melihat jenis keanggotaan dan program di atas, pertanyaan yang muncul adalah, “Apakah semua program wajib diikuti dan setiap anggota akan mendapat manfaat yang sama?”

BPJS Ketenagakerjaan menggolongkan program sesuai jenis anggota. Untuk anggota Penerima Upah (PU), mereka bisa mengikuti keempat program dan menerima semua manfaatnya.

Anggota kategori Bukan Penerima Upah (BPU) dan Pekerja Migran bisa mengikuti tiga program selain Jaminan Pensiun (JP). Sementara pekerja Jasa Konstruksi hanya bisa mengikuti dua program, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

5. Cara mendaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan

5 Fakta BPJS Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Para Pekerjafitforwork.org

Setelah membaca penjelasan panjang di atas jadi berminat mendaftar BPJS Ketenagakerjaan gak? Caranya gampang, kok bisa mengakses laman bpjs.go.id atau datang langsung ke kantor cabang terdekat.

Itu dia beberapa informasi penting seputar BPJS Ketenagakerjaan yang wajib diketahui para pekerja. Pastikan kamu terdaftar, ya!

Baca Juga: Dekatkan Pekerja dan Pelaku Usaha, BPJSTK Gelar Pelatihan Vokasional

Topic:

  • Paulus Risang

Just For You