Comscore Tracker

5 Mitos Seputar Seks yang Ternyata Benar-benar Terjadi, Kok Bisa?

Namun, hal ini memang sangat jarang terjadi

Mitos merupakan hal-hal yang tidak terbukti kebenarannya tapi kerap dipercaya sebagian orang. Seks juga memiliki beragam mitos.

Tentunya, kebanyakan mitos seputar seks sungguh mengada-ada dan tidak dapat dipercaya. Namun, dalam beberapa kasus, ternyata mitos tersebut juga bisa betul-betul dialami seseorang, lho!

Penasaran, mitos seks macam apa yang ternyata benar-benar terjadi?

1. Fenomena gancet

5 Mitos Seputar Seks yang Ternyata Benar-benar Terjadi, Kok Bisa?pexels.com/amwmr

Fenomena penis captivus atau yang dikenal dengan istilah gancet, merupakan keadaan terjepitnya di dalam vagina saat berhubungan seks. Dilansir Science Direct, fenonema ini dapat terjadi selama beberapa detik saja. Namun, ada beberapa kasus langka di mana gancet terjadi hingga berjam-jam.

Sampai saat ini, belum ada penjelasan ilmiah yang pasti untuk menjelaskan bagaimana kondisi tersebut bisa terjadi. Beberapa ahli menganggap kalau fenomena tersebut diakibatkan oleh kepanikan yang dialami oleh perempuan saat sedang berhubungan seks.

Banyak awam yang sering menyangkutpautkan gancet dengan praktik sihir atau hukuman untuk pasangan yang melakukan hubungan asusila di luar pernikahan. Namun, klaim tersebut hanyalah mitos belaka, karena gancet sendiri adalah kondisi yang sangat langka, yang mana hanya segelintir insiden saja yang pernah dicatat di jurnal medis. 

2. Hamil akibat melakukan seks oral

5 Mitos Seputar Seks yang Ternyata Benar-benar Terjadi, Kok Bisa?metro.co.uk

Hamil akibat melakukan seks oral adalah hal yang mustahil dalam keadaan biasa. Sebab, sperma yang tertelan akan hancur ketika menyentuh cairan asam pada lambung.

Namun, ada kasus luar biasa yang membuat mitos ini benar-benar terjadi. Kasus ini sungguh-sungguh dialami oleh seorang perempuan berusia 15 tahun di Lesotho tahun 1988.

Tercatat dalam British Journal of Obstetrics and Gynecology, perempuan muda itu ditikam oleh mantan kekasihnya ketika ia sedang melakukan seks oral pada pada laki-laki lain. Setelah dibawa ke rumah sakit, para dokter menyadari kalau luka tusukan tersebut telah membuat lubang di dekat rongga perutnya.

Sekitar 278 hari kemudian, gadis itu kembali ke rumah sakit dengan keluhan sakit perut. Setelah mengevaluasinya, para dokter menemukan dua hal yang mengejutkan. Pertama, gadis itu tidak memiliki vagina. Kedua, dia sedang mengandung.

Karena gadis itu tidak memiliki vagina, yang berarti kehamilan secara tradisional tidak dapat terjadi, tim dokter menyimpulkan bahwa penjelasan yang masuk akal dari kehamilan tersebut adalah spermatozoa masuk ke dalam organ reproduksi lewat saluran pencernaan yang terluka akibat luka tikaman pisau.

Ditambah dengan tidak adanya asam lambung yang bocor selama operasi awal, para dokter percaya kalau proses inilah yang memungkinkan kehamilan luar biasa ini terjadi.

Baca Juga: Benarkah Nanas Bikin Manis? Ini 8 Penjelasan soal Rasa Sperma Pria

3. Hamil lagi ketika sedang hamil

5 Mitos Seputar Seks yang Ternyata Benar-benar Terjadi, Kok Bisa?pexels.com/freestocks.org

Fenomena yang disebut superfetation ini memang bisa benar-benar terjadi jika seorang perempuan masih mengalami ovulasi ketika dirinya sedang hamil. Meski sudah hamil, ia masih dapat dibuahi lewat hubungan seks sehingga membuat kehamilan ganda.

Meski sangat jarang terjadi pada manusia, kasus superfetation sering ditemukan pada mamalia lainnya. Seperti yang tertulis dalam laporan berjudul "The Concept of Superfetation: A Critical Review on a 'Myth' in Mammalian Reproduction" dalam jurnal "Biological Reviews" tahun 2011, hanya kurang dari selusin kasus superfetation yang pernah tercatat dalam sejarah.

Sejauh ini, para ahli medis belum menemukan secara pasti bagaimana atau mengapa tubuh perempuan bisa mengalami ovulasi kedua di tengah masa kehamilan. Mereka juga menganggap kalau janin kedua sangat mungkin untuk dilahirkan kapan saja, mulai dari beberapa minggu setelah kehamilan sampai pada bulan-bulan prematur.

4. Obat yang bisa menyebabkan orgasme 

5 Mitos Seputar Seks yang Ternyata Benar-benar Terjadi, Kok Bisa?unsplash.com/Sharon McCutcheon

Clomipramine, yang seharusnya digunakan sebagai antidepresan, telah terbukti menyebabkan orgasme di antara pasien yang menguap setelah meminumnya. Menurut sebuah artikel di Chicago Tribune, seorang perempuan bahkan bersaksi kalau dia terus minum clomipramine setelah sembuh dari depresinya karena dapat memberinya "yawngasm" alias orgasme spontan saat menguap.

Sampai saat ini, para ilmuwan masih tidak yakin bagaimana obat tersebut—yang justru mengurangi libido—dapat memicu orgasme. Selain itu, tidak semua orang bisa mendapatkan yawngasm dari clomipramine. Faktanya, diperkirakan hanya 5 persen dari total pasien yang bisa mendapatkan orgasme lewat cara ini.

5. Keseringan berhubungan seks bisa menyebabkan kebutaan

5 Mitos Seputar Seks yang Ternyata Benar-benar Terjadi, Kok Bisa?unsplash.com/novia wu

Pernah dengar mitos terlalu sering masturbasi bisa membuat seseorang menjadi buta? Ternyata mitos ini juga pernah betul-betul terjadi.

Dalam sebuah artikel berjudul "Transient Monocular Blindness Precipitated by Sexual Intercourse" yang dipublikasikan dalam "The British journal of ophthalmology" tahun 2009, dijelaskan kalau ada seorang laki-laki berusia 66 tahun yang mengalami kebutaan setiap kali mengalami orgasme. Namun, dia hanya mengalami kebutaan saat berhubungan seks dan tidak pernah mengalaminya saat melakukan kegiatan berat lainnya.

Para ahli medis kemudian menyebut kondisi ini sebagai "kebutaan sementara monokular." Pada awalnya, para ahli menyalahkan emboli sebagai penyebab kebutaan sesaat itu, meski kemudian mereka menemukan kalau vasokonstriksi adalah penyebab utama di balik kasus tersebut. 

Dengan kata lain, orgasme yang dialami oleh laki-laki tersebut telah membatasi suplai darah ke matanya, sehingga ia mengalami kebutaan selama beberapa saat. Untungnya, kondisinya itu tidak makin parah dan bisa disembuhkan dengan obat untuk memperlebar pembuluh darah di matanya.

Itulah beberapa mitos seputar seks yang ternyata bisa benar-benar terjadi di dunia nyata dan tercatat dalam dunia medis. Mencengangkan, ya?

Baca Juga: 6 Pantangan Ini Tak Boleh Dilakukan pada Penismu, Demi 'Masa Depan'!

Artikel ini pertama kali ditulis oleh Shandy Pradana di IDN Times Community dengan judul Sering Dianggap Mitos, 5 Fakta tentang Seks Ini Terbukti Benar, Lho! 

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya