Comscore Tracker

Jangan Keseringan, Ini 5 Risiko Kesehatan dari Minuman Bersoda

Gak cuma memicu kegemukan saja, lho!

Manisnya minuman soda, apalagi yang dingin, memang bikin ketagihan. Sensasi menyengat lidah yang ditimbulkannya juga membuat minuman yang satu ini cocok untuk dikonsumsi di berbagai suasana.

Tapi, tahukah kamu jika mengonsumsi minuman bersoda terlalu sering bisa menimbulkan risiko kesehatan bagi tubuhmu? Apa saja dampak negatifnya? Simak penjelasannya berikut ini, yuk!

1. Bikin kecanduan 

Jangan Keseringan, Ini 5 Risiko Kesehatan dari Minuman Bersodapexels.com/@karolina-grabowska

Melansir Medical News Today, seorang ahli farmasi asal Inggris, Niraj Naik, menjelaskan efek yang ditimbulkan sekaleng minuman bersoda terhadap tubuh setelah dikonsumsi selama 1 jam.

Menurut Naik, rasa manis yang sangat intens pada minuman bersoda harusnya bisa membuat seseorang segera muntah setelah minuman tersebut masuk ke dalam tubuh. Hanya saja, penambahan asam fosfat di dalamnya menumpulkan rasa manis, membuat seseorang bisa terus meminumnya tanpa ada masalah.

Selain gula, minuman bersoda juga tinggi kafein. Setelah meminumnya, 40 menit kemudian tubuh akan menyerap seluruh kafein yang ada di dalamnya, menyebabkan kenaikan tekanan darah. Pada tahap ini, minuman bersoda akan memblokir reseptor adenosin yang ada di otak, mencegah rasa kantuk.

Lima menit kemudian, produksi dopamin pun meningkat. Dopamin merupakan neurotransmiter yang membantu mengendalikan pusat rasa senang di bagian otak. Menurut Naik, cara kerja minuman bersoda menstimulasi bagian pusat ini serupa dengan efek yang ditimbulkan ketika seseorang mengonsumsi heroin. Itulah yang membuat seseorang ingin selalu minum minuman bersoda alias kecanduan.

2. Meningkatkan berat badan 

Jangan Keseringan, Ini 5 Risiko Kesehatan dari Minuman Bersodafreepik.com/racool-studio

Menurut Niraj Naik, 20 menit setelah seseorang minum minuman bersoda, kadar gula darah akan meroket menyebabkan peningkatan jumlah insulin. Lever atau organ hati kemudian mengubah kelebihan gula ini menjadi lemak. Itulah sebabnya kebiasaan minum minuman bersoda bisa bikin berat badan naik dan memicu obesitas.

Kondisi kelebihan berat badan atau obesitas tak bisa dianggap sepele karena kondisi tersebut bisa mengundang banyak penyakit berbahaya.

Melansir laman resmi organisasi nonprofit AARP (sebelumnya dikenal sebagai American Association of Retired Persons), menurut Bonnie Liebman, direktur nutrisi Center for Science in the Public Interest, minuman manis (termasuk minuman bersoda) bisa memicu kenaikan berat badan.

Perlu diingat, apa pun yang bisa menyebabkan kenaikan berat badan juga bisa meningkatkan risiko penyakit seperti penyakit jantungdiabetes tipe 2, serta beberapa jenis kanker.

Selain gula, komponen lain dalam minuman bersoda yang bisa memicu peningkatan berat badan adalah air karbonasi. Menurut Nancy Farrell Allen, juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics dan seorang ahli diet terdaftar di Fredericksburg, Virginia, Amerika Serikat (AS), berdasarkan sejumlah penelitian pendahuluan, air berkarbonasi ini bisa meningkatkan hormon rasa lapar, yaitu grelin, membuat seseorang mudah lapar, yang kemudian memicu penambahan berat badan.

Baca Juga: Kurang Minum Air Putih, Ini 7 Dampak yang Akan Kamu Rasakan!

3. Menyebabkan resistansi insulin

Jangan Keseringan, Ini 5 Risiko Kesehatan dari Minuman Bersodapexels.com/@wdnet

Mengutip Healthline, salah satu tugas hormon insulin adalah menyalurkan gula darah ke seluruh sel di dalam tubuh. Ketika kamu mengonsumsi minuman bersoda atau minuman lain yang tinggi gula, sel-sel di dalam tubuh jadi berkurang sensitivitasnya terhadap insulin.

Kondisi tersebut mendorong organ pankreas untuk lebih banyak memproduksi insulin demi menghilangkan glukosa dalam darah. Maka, terjadilah lonjakan kadar insulin. Kondisi ini yang kemudian disebut dengan resistansi insulin, yang merupakan salah satu faktor risiko dari diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Menurut Niraj Naik seperti dikutip dari Medical News Today, minuman bersoda tak hanya tinggi akan kandungan sirup jagung fruktosa tinggi atau high fructose corn syrup (HFCS), tapi juga garam serta kafein.

Padahal, berdasarkan penelitian yang diterbitkan di jurnal Diabetes Care tahun 2013, konsumsi fruktosa dan sukrosa dalam jumlah moderat, sudah bisa mengubah sensitivitas insulin hati dan metabolisme lemak pada pria muda yang sehat. Jadi, bisa kebayang, kan, sekarang bahayanya minuman bersoda?

4. Menyebabkan penyakit jantung 

Jangan Keseringan, Ini 5 Risiko Kesehatan dari Minuman Bersodafreepik.com/jcomp

Sebuah penelitian yang terbit dalam jurnal Circulation melibatkan 42.883 laki-laki. Dari hasil pengamatan terhadap konsumsi minuman bersoda, disimpulkan bahwa mereka yang meminum satu kaleng minuman bersoda setiap hari berisiko 20 persen lebih besar terkena penyakit jantung koroner, dibanding mereka yang jarang konsumsi minuman karbonasi ini.

5. Risiko kematian dini 

Jangan Keseringan, Ini 5 Risiko Kesehatan dari Minuman Bersodapexels.com/Breakingpic

Saat ini banyak yang beralih ke minuman soda diet dengan alasan lebih sehat, padahal fakta ilmiahnya tidak demikian.

Melansir The Guardian, menurut studi yang dimuat dalam jurnal JAMA Internal Medicine, baik minuman soda original, yang menggunakan pemanis alami, maupun soda diet yang menggunakan pemanis artifisial, semuanya sama-sama bisa memicu kematian dini.

Hasil studi yang melibatkan lebih dari 450 ribu orang tersebut menyimpulkan, mereka yang minum dua gelas atau lebih minuman bersoda per hari memiliki risiko 17 persen lebih besar alami kematian dini dibanding mereka yang mengonsumsi soda kurang satu gelas per bulan.

Nah, setelah mengetahui risiko kesehatan dari konsumsi minuman bersoda, lebih baik kamu membatasi asupannya. Konsumsi lebih banyak air putih biar sehat!

Baca Juga: Mengenal Parosmia, Gangguan Penciuman yang Jadi Gejala Baru COVID-19

Artikel ini pertama kali ditulis oleh Latifah saja di IDN Times Community dengan judul 5 Dampak Buruk dari Keseringan Minum Minuman Bersoda, Bahaya!

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya