Comscore Tracker

Frasa Social Distancing Diganti Jadi Physical Distancing, Ini Bedanya!

Kita tetap harus terkoneksi secara sosial

Sejak Jumat (20/3) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau penggantian istilah social distancing ke physical distancing. Hal yang sama dilakukan oleh pemerintah Republik Indonesia pada Senin (23/3) lalu melalui Menkopolhukam Mahfud MD.

Hal ini merupakan upaya untuk memutus rantai penyebaran virus corona penyebab penyakit COVID-19. Lantas, mengapa istilah social distancing diubah menjadi physical distancing? Berikut penjelasannya!

1. Physical distancing dipakai karena kita hanya perlu jaga jarak secara fisik

Frasa Social Distancing Diganti Jadi Physical Distancing, Ini Bedanya!freepik.com

Menurut Dr Jeff Kwong, spesialis penyakit menular sekaligus profesor dari University of Toronto menyebut bahwa istilah physical distancing harus benar-benar dipakai. Sebab, sejatinya kita hanya perlu terpisah secara fisik.

Kita masih perlu bersosialisasi dan bersatu dengan cara virtual, ungkapnya di laman Global News. Menurut Chrystia Freeland, Wakil Perdana Menteri Kanada, menjaga jarak secara fisik berarti kita harus tinggal di rumah, kecuali untuk bekerja atau membeli bahan makanan. Isolasi diri dari orang lain adalah cara untuk membatasi penyebaran COVID-19.

2. Sementara, social distancing bisa ditangkap sebagai isolasi secara sosial

Frasa Social Distancing Diganti Jadi Physical Distancing, Ini Bedanya!freepik.com

Di sisi lain, tidak semua orang mengerti apa artinya social distancing. Mereka khawatir, istilah ini bisa menyebabkan isolasi dan keterasingan sosial, terang Dr Jeff Kwong di laman Global News.

Padahal, social distancing tidak bermaksud untuk membatasi interaksi sosial antar manusia, hanya membatasi jarak fisik di antara mereka. Gunakan teknologi yang ada saat ini untuk berkomunikasi dengan orang lain ketika sedang mengisolasi diri.

Baca Juga: 5 Cara Cepat Mengatasi Wabah Virus Corona COVID-19, Terbukti Ampuh!

3. Semakin banyak pasien berjatuhan jika physical distancing tidak dilakukan

Frasa Social Distancing Diganti Jadi Physical Distancing, Ini Bedanya!freepik.com

Menurut Dr Jeff Kwong, jarak fisik sangat penting untuk mencegah penyebaran COVID-19. Apabila banyak orang tidak melakukan physical distancing, maka kasus positif COVID-19 akan semakin banyak dari hari ke hari, terangnya di laman Global News.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, rumah sakit akan dipenuhi oleh pasien dan kemungkinan besar mereka akan tewas. Sebab, tidak ada tempat tidur, ruangan dan ventilator yang cukup untuk semua orang. Can you imagine?

4. Semua orang harus berpartisipasi melakukan physical distancing

Frasa Social Distancing Diganti Jadi Physical Distancing, Ini Bedanya!freepik.com

Pandemi COVID-19 bisa berakhir jika kita bahu-membahu dan bekerja sama, termasuk menerapkan physical distancing dalam kehidupan kita. Menurut Dr. Suzanne Sicchia, profesor dari Interdisciplinary Centre for Health and Society, University of Toronto Scarborough, semua orang bisa ambil bagian dalam berperang dengan COVID-19.

"Manusia adalah makhluk sosial. Penting bagi kita untuk memikirkan kewajiban kolektif dengan saling membantu melewati ini. Kami ingin mendorong solidaritas sosial, kerja sama sosial dan tanggung jawab sosial," ungkap Dr. Suzanne Sicchia.

5. Ini cara menerapkan physical distancing yang baik

Frasa Social Distancing Diganti Jadi Physical Distancing, Ini Bedanya!Social distancing, penumpang diperkenankan duduk sesuai tanda. (Istimewa)

Menurut Dr Arthur L. Caplan di laman The Guardian, physical distancing bisa dilakukan dengan tetap berada di rumah, jauhi orang lain sebanyak mungkin dan keluar rumah hanya untuk membeli bahan makanan serta obat-obatan. Tidak disarankan untuk berjabat tangan serta melakukan transaksi dengan uang tunai.

Sementara, etika physical distancing di ruang publik adalah memberi jarak 2 meter antar individu, batuk atau bersin di siku atau ditutup masker, tidak menyentuh muka serta sering mencuci tangan, jelas laman Global News.

Nah, menerapkan physical distancing tidak terlalu sulit, kan? Yang jelas, hal ini perlu didukung semua pihak, termasuk kamu!

Baca Juga: Berapa Lama Virus Corona Bertahan di Benda-benda? Ini Penjelasannya!

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya