Comscore Tracker

Sering Memakai Celana Jeans, Ini 7 Risiko Kesehatan yang Mengintaimu!

Pernah mengalami hal semacam ini?

Bagi banyak orang, celana jeans menjadi busana favorit yang dikenakan setiap hari. Bahkan, sutradara dan produser film asal Amerika Serikat, Andy Warhol, pernah berkata, "Saya ingin mati dengan (mengenakan) jeans biru saya."

Meski tren busana terus berganti, jeans tetap tak lekang oleh waktu. Namun, terlalu sering memakai jeans, terutama yang ketat, ternyata bisa menimbulkan efek buruk bagi kesehatan. Seperti apakah efeknya?

1. Tight pants syndrome

Sering Memakai Celana Jeans, Ini 7 Risiko Kesehatan yang Mengintaimu!medicaldaily.com

Apakah kamu pernah merasa tidak nyaman pada bagian perut saat mengenakan celana jeans? Kemungkinan, kamumengalami tight pants syndrome! Menurut Dr Michael Roizen, MD dalam laman Share Care, sindrom ini sering kali dialami pengguna celana ketat dan muncul 2-3 jam setelah makan.

Idealnya kita memakai celana dengan ukuran sedikit lebih besar dari ukuran perut kita. Sehingga, ada ruang bagi perut seusai makan. Jika celana kita terlalu ketat, ini akan menimbulkan efek sesak dan tidak nyaman di perut.

2. Muncul ruam merah yang gatal di beberapa bagian tubuh

Sering Memakai Celana Jeans, Ini 7 Risiko Kesehatan yang Mengintaimu!byrdie.com

Ruam merah yang gatal juga bisa timbul akibat celana jeans yang ketat. Ruam tersebut umumnya muncul di bagian paha dan bisa menyebar ke area selangkangan dan pantat. Hal ini disebabkan celana jeans yang ketat menimbulkan gesekan pada kulit, lembap dan menimbulkan keringat berlebih, tutur laman HealthiNation.

Jamur dan bakteri yang berkembang lama-kelamaan akan menginfeksi kulit. Tak heran, jika kita mengalami gatal-gatal serta ruam merah yang muncul di kulit. Jika ini terjadi, segera atasi dengan krim anti jamur dan gunakan celana yang longgar untuk sementara, ya!

3. Nyeri pada alat kelamin wanita

Sering Memakai Celana Jeans, Ini 7 Risiko Kesehatan yang Mengintaimu!thefreshtoast.com

Kaum hawa patut lebih waspada saat mengenakan jeans ketat. Pasalnya, ini dapat memicu munculnya vulvodynia, yaitu kelainan nyeri pada vulva (area luar vagina) yang menyebabkan berdenyut, menyengat, sensasi terbakar dan gatal-gatal, ungkap laman HealthiNation.

Ada beberapa tips untuk menghindari vulvodynia, yaitu jangan mengenakan pakaian dalam terlalu ketat, sering berganti celana dalam, bersihkan pangkal paha dengan pembersih tanpa wewangian, mengenakan celana yang longgar dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Jangan lupa, ketika selesai buang air kecil, selalu bersihkan dari arah depan ke belakang, bukan sebaliknya.

4. Menyebabkan munculnya infeksi jamur

Sering Memakai Celana Jeans, Ini 7 Risiko Kesehatan yang Mengintaimu!menshealth.com.sg

Selain ruam, celana jeans ketat juga bisa menimbulkan munculnya infeksi jamur (thrush), terlebih pada area selangkangan. Hal ini bisa dihindari dengan cara tidak mengenakan celana yang ketat atau berukuran lebih kecil dari size kita, jelas laman BBC.

Dalam beberapa kasus, ini bisa menyebabkan mati rasa, kesemutan dan ketidaknyaman di paha. Oleh karena itu, disarankan untuk memakai celana yang longgar untuk mencegah timbulnya infeksi ini.

Baca Juga: Happy Hypoxia Syndrome, Gejala Baru COVID-19 yang Wajib Diwaspadai

5. Menurunkan jumlah sperma

Sering Memakai Celana Jeans, Ini 7 Risiko Kesehatan yang Mengintaimu!videoblocks.com

Bukan hanya perempuan yang merasakan efek buruk memakai celana jeans yang terlalu ketat. Laki-laki pun turut merasakannya. Menurut berbagai studi, celana jeans ketat dapat memengaruhi jumlah dan kualitas sperma. Hal ini karena suhu pada testis terlalu panas dan membuat sperma rusak, terang laman BBC.

Oleh karena itu, tidak dianjurkan untuk terlalu sering memakai celana jeans ketat. Hal ini akan memengaruhi kesuburan pada pria. Jadi, jagalah kesehatan reproduksimu baik-baik, ya!

6. Menimbulkan masalah lutut

Sering Memakai Celana Jeans, Ini 7 Risiko Kesehatan yang Mengintaimu!pthealth.ca

Celana jeans ketat juga bisa menyebabkan masalah pada lutut. Ini menyebabkan patellofemoral pain, yakni nyeri yang dirasakan di bagian depan lutut, terang laman Northern Ireland Running. Rasanya berupa rasa sakit yang tumpul, berderak dan diiringi bunyi-bunyi aneh, biasanya terjadi saat membungkuk atau meluruskan lutut.

Tenang, hal ini dapat diatasi dengan memakai celana yang longgar dan nyaman. Selain itu, kita dilarang untuk mengenakan celana ketat atau mengompres lutut, karena akan memperburuk rasa sakit tersebut.

7. Terakhir, celana jeans ketat bisa menyebabkan sirkulasi darah yang tak lancar

Sering Memakai Celana Jeans, Ini 7 Risiko Kesehatan yang Mengintaimu!palmveincenter.com

Terakhir, memakai celana jeans yang ketat bisa menimbulkan efek negatif pada sirkulasi darah di tubuh. Dokter spesialis vena menyebut bahwa mengenakan pakaian ketat, khususnya celana jeans, dapat berdampak negatif bagi kesehatan vena dan sirkulasi darah, ungkapnya di laman Palm Vein Center.

Vena bisa semakin rusak oleh tekanan berkepanjangan atau jadi kurang efektif dalam memompa darah kembali ke jantung. Efek lainnya adalah ketidaknyamanan perut, mulas, masalah pencernaan dan menurunkan sirkulasi darah. 

Nah, mengingat risiko kesehatan akibat celana jeans di atas, tentu gak ada salahnya untuk lebih sering mengenakan celana yang longgar, kan?

Baca Juga: Coba Melet, 10 Kondisi Lidah yang Cerminkan Kesehatanmu

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya