Comscore Tracker

4 Langkah yang Harus Kamu Lakukan Jika Jadi Pasien Positif COVID-19

Positif virus corona bukan akhir dunia, kok

Pandemi virus corona telah menyebar di berbagai daerah di Indonesia. Pada wilayah yang termasuk sebagai zona merah, pemerintah tengah melakukan rapid test COVID-19 yang  difokuskan kepada orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

Tentu tak seorang pun dari kita yang berharap mendapatkan hasil tes positif COVID-19. Namun, bagaimana jika hal itu terjadi pada kita atau keluarga dekat kita? Apalagi mengingat penyebarannya yang cepat.

Namun, kamu sebenarnya gak perlu panik. Dr Putu Ayuwidia Ekaputri melalui akun Instagramnya @diadiawidia, menjelaskan hal-hal yang perlu kamu lakukan jika didiagnosis positif COVID-19. Berikut penjelasannya.

1. Pasien positif dapat dibagi menjadi tiga kelompok

4 Langkah yang Harus Kamu Lakukan Jika Jadi Pasien Positif COVID-19Ilustrasi (IDN Times/Sukma Shakti)

Terdiagnosis positif COVID-19 berarti virus corona tersebut terbukti ada di dalam organ pernapasanmu. Namun, perlu diketahui bahwa kondisi setiap orang yang positif itu berbeda-beda. Secara umum, mereka bisa dibagi menjadi tiga kelompok:

  • Kelompok asimtomatik atau tanpa gejala;
  • Kelompok orang yang sakit ringan; dan
  • Kelompok orang yang sakit berat.

Jadi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah amati kondisimu. Kamu sendiri yang bisa menentukan masuk ke dalam kelompok manakah dirimu. 

2. Jika masuk ke dalam kelompok tanpa gejala, apa yang harus dilakukan?

4 Langkah yang Harus Kamu Lakukan Jika Jadi Pasien Positif COVID-19ilustrasi virus corona (IDN Times/Sukma Shakti)

Jika kamu terdiagnosis positif COVID-19 tapi tidak menampakkan gejala apa pun, artinya kamu memiliki sistem imun yang kuat. Virus pun tidak mampu menginfeksi jaringan dan membuatmu jatuh sakit.

Namun perlu digarisbawahi bahwa kamu tetap membawa virus tersebut dan bisa menularkannya kepada orang yang lebih rentan di sekitarmu. Jadi, langkah yang harus kamu lakukan adalah mengisolasi diri di rumah. 

Jauhkan diri dari orang serumah agar mereka tak tertular serta gunakan peralatan-peralatan yang berbeda dari mereka. Selain itu, kamu juga harus tetap menjaga kesehatan dengan minum suplemen, makan makanan sehat, berolahraga, dan selalu mencuci tangan.

Lakukan semua hal itu selama kurang lebih 14 hari karena itulah masa inkubasi virus corona di dalam tubuh manusia. 

Baca Juga: Salah Besar, 8 Hoaks Pencegahan Virus Corona Ini Jangan Kamu Percayai

3. Lalu bagaimana jika termasuk ke dalam kelompok sakit ringan?

4 Langkah yang Harus Kamu Lakukan Jika Jadi Pasien Positif COVID-19Ilustrasi (IDN Times/Sukma Shakti)

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pasien yang termasuk ke dalam kelompok ini biasanya merasakan gejala berupa demam, lemas, dan batuk kering. Sebagian juga melaporkan bahwa dirinya mengalami hidung yang berair, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, atau diare. Menurut statistik, kasus ringan ini bisa mencapai 80 persen dari total orang yang terinfeksi virus corona. 

Jika kondisimu tergolong ke dalam kelompok ini, kamu tidak perlu ke rumah sakit. Isolasi diri di rumahmu selama kurang lebih tujuh hari, menurut petunjuk dari National Health Service (NHS). Kenapa tidak perlu ke rumah sakit? 

Pertama, kamu bisa menyebarkan virus tersebut ke orang lain selama perjalanan. Kedua, kondisimu juga bisa bertambah buruk ketika kamu bertemu dengan pasien positif lainnya. Ketiga, kasus ringan pada umumnya bisa sembuh sendiri sehingga tidak perlu mendapatkan perawatan intensif. 

Selama proses isolasi diri, berikut ini hal yang penting untuk kamu lakukan:

  • Jauhkan dirimu dari orang serumah;
  • Pakai masker ketika melakukan kontak dengan orang lain;
  • Perbanyak makan makanan sehat dan vitamin;
  • Berjemur setiap hari di pagi hari;
  • Minta arahan dari rumah sakit atau konsultasi dengan dokter via telepon atau online. Banyak dokter yang menyediakan layanan tersebut secara gratis di media sosial;
  • Jangan konsumsi obat selain yang direkomendasikan oleh dokter. 

Dalam tujuh hari, pantau kondisi dan gejala yang muncul

4 Langkah yang Harus Kamu Lakukan Jika Jadi Pasien Positif COVID-19Ilustrasi (IDN Times/Arief Rahmat)

Selain langkah-langkah di atas, penting juga untuk terus memantau kondisi dan gejala yang muncul. Jika kondisimu secara keseluruhan terus membaik, itu artinya upaya-upaya di atas berhasil.

Imun tubuhmu sudah semakin kuat untuk melawan virus corona yang ada di tubuh. Namun setelah periode tujuh hari berakhir, terus isolasi diri hingga hari ke-14. Ini untuk memastikan virus benar-benar mati. 

Sebaliknya, jika kondisi tidak kunjung membaik atau bahkan semakin buruk setelah hari ketujuh, sebaiknya periksakan diri di rumah sakit. Terlebih lagi jika kamu merasakan sesak napas dan sakit di bagian dada. Dokter yang akan mengerti apakah gejala tersebut disebabkan oleh virus corona atau mungkin ada infeksi lain yang terjadi.

4. Jika termasuk ke dalam kelompok dengan sakit berat, apa yang harus dilakukan?

4 Langkah yang Harus Kamu Lakukan Jika Jadi Pasien Positif COVID-19Ilustrasi virus Corona. (IDN Times/Mia Amalia)

Pasien yang termasuk ke dalam golongan ini biasanya merasakan semua gejala pada kasus yang ringan disertai dengan sesak napas, sakit dada, dan lemas luar biasa. Mereka patut untuk didahulukan untuk memperoleh penanganan intensif. 

Jika kamu merasa mengalami gejala yang disebutkan, segeralah periksakan diri ke rumah sakit rujukan COVID-19 di wilayahmu. Jangan lupa untuk selalu jaga jarak, memakai masker, dan ikuti semua petunjuk dari petugas medis. Jangan melanggar apa pun agar kondisimu bisa ditangani dengan baik

4 Langkah yang Harus Kamu Lakukan Jika Jadi Pasien Positif COVID-19Tahapan kondisi pasien virus corona dari hari ke hari (IDN Times/Sukma Shakti)

Terdiagnosis positif COVID-19 bukanlah akhir dunia. Meski pandemi ini telah menelan banyak korban, namun kemungkinan untuk sembuh juga tergolong besar. Perbandingan antara pasien sembuh dengan yang meninggal bisa mencapai 5:1 di dunia.

Yang terpenting, kamu perlu memperkuat imunitas agar mampu membasmi virus corona dari tubuhmu. 

Pembaca bisa membantu kelengkapan perlindungan bagi para tenaga medis dengan donasi di program #KitaIDN: Bergandeng Tangan Melawan Corona di Kitabisa.com (http://kitabisa.com/kitaidnlawancorona)

Baca Juga: Berapa Lama Virus Corona Bertahan di Benda-benda? Ini Penjelasannya!

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya