Comscore Tracker

Air Kencing Berbusa, Ini 8 Gangguan Kesehatan yang Jadi Pemicunya

Bisa berbahaya kalau diikuti dengan gejala lainnya

Limbah yang kita keluarkan dari tubuh bisa digunakan sebagai indikator kesehatan. Contohnya, air kencing atau urine seharusnya terlihat jernih dan normal. Bila sebaliknya, itu pertanda ada yang tidak beres dengan tubuhmu.

Lantas, bagaimana jika mengalami air kencing berbusa? Itu bisa jadi indikator kamu tengah mengalami salah satu dari delapan gangguan kesehatan berikut ini.

1. Dehidrasi

Air Kencing Berbusa, Ini 8 Gangguan Kesehatan yang Jadi Pemicunyailustrasi minum air putih (IDN Times/Mardya Shakti)

Air adalah salah satu zat utama pembentuk urine. Kalau tubuhmu kurang cairan atau dehidrasi, maka air kencing bisa berbusa. Ini karena kamu tidak cukup minum untuk "mencuci" zat lain dalam urine, sehingga terkonsentrasi dalam volume urine yang sedikit.

Selain berwarna gelap, air kencing pun jadi berbusa. Jadi, salah satu langkah pertama yang harus dilakukan adalah minum air agar tidak dehidrasi.

2. Gangguan ginjal

Air Kencing Berbusa, Ini 8 Gangguan Kesehatan yang Jadi Pemicunyailustrasi ginjal (medium.com)

Warna dan adanya busa pada urine bisa ditelusuri kembali ke ginjal. Ginjal, sebagai salah satu organ terpenting dalam tubuh, menyaring protein dalam darah. Protein ini menjalankan fungsi-fungsi penting dalam tubuh.

Akan tetapi, jika ginjal terganggu atau mengalami kerusakan, protein bisa bocor ke urine, sehingga menyebabkannya berbusa seperti air sabun. Kondisi ini dikenal sebagai proteinuria.

Proteinuria bisa menjadi tanda awal penyakit ginjal kronis dan harus segera ditangani. Gejala lain yang menyertai termasuk:

  • Gatal-gatal pada kulit
  • Mual dan muntah
  • Sesak napas
  • Pembengkakan di tangan, kaki, wajah, dan perut
  • Selalu merasa kelelahan
  • Frekuensi buang air kecil meningkat

Jika betul urine berbusa dan disertai dengan gejala-gejala di atas, segera bergegas ke dokter, apalagi bila ada riwayat penyakit ginjal, hipertensi, dan diabetes.

3. Diabetes dan hipertensi

Air Kencing Berbusa, Ini 8 Gangguan Kesehatan yang Jadi Pemicunyailustrasi cek gula darah (diabetesandtheheart.com)

Hipertensi dan diabetes. Dua kondisi kronis ini dapat memengaruhi air seni dan menyebabkannya berbusa. Mari kita bahas satu per satu.

Seseorang dengan kadar gula darah yang tidak terkontrol akan memiliki lebih banyak molekul glukosa darah di dalam tubuhnya. Glukosa adalah molekul besar, seperti protein.

Jika kadar glukosa darah terlalu tinggi, ginjal mungkin kesulitan menyaring molekul dengan benar. Akibatnya, ginjal membiarkan kelebihan glukosa dan protein keluar melalui urine. Selain air kencing berbusa, orang dengan diabetes bisa mengalami gejala lain, seperti:

  • Gangguan penglihatan
  • Mulut kering
  • Terus lapar dan haus
  • Frekuensi buang air kecil yang meningkat
  • Gatal-gatal pada kulit
  • Kelelahan yang tidak bisa dijelaskan
Air Kencing Berbusa, Ini 8 Gangguan Kesehatan yang Jadi Pemicunyamemeriksa tekanan darah (health.harvard.edu)

Kemudian, selain diabetes, tekanan darah tinggi atau hipertensi juga bisa menjadi alasan di balik air seni yang berbusa. Hipertensi membuat pembuluh arteri ke ginjal terganggu dan rusak, sehingga aliran darah pun terpengaruh. Hasilnya, protein tidak terfilter dan masuk ke urine (kembali ke penyebab ke-1).

Selain kencing berbusa hingga berdarah (hematuria), hipertensi juga ditandai dengan gejala-gejala:

  • Pusing dan sakit kepala
  • Sesak napas
  • Mimisan
  • Frekuensi buang air kecil yang meningkat
  • Sensasi nyeri di dada
  • Gangguan penglihatan

Jadi, jika kencing berbusa ditandai dengan gejala-gejala diabetes dan hipertensi, segera berkonsultasi ke dokter.

4. Infeksi virus kronis

Air Kencing Berbusa, Ini 8 Gangguan Kesehatan yang Jadi PemicunyaAIDS (freepik.com/jcomp)

Kemudian, infeksi virus kronis juga dapat menghasilkan kencing berbusa. Beberapa infeksi virus kronis seperti hepatitis yang menyerang hati dan acquired immunodeficiency syndrome (AIDS) yang menyerang kekebalan tubuh dan organ tubuh (terutama ginjal) juga dapat menyebabkan air seni berbusa.

Baca Juga: Jarang Diketahui, Ini Tanda Hipertensi Paru dan Langkah Penanganannya

5. Efek samping obat pereda nyeri

Air Kencing Berbusa, Ini 8 Gangguan Kesehatan yang Jadi PemicunyaSeorang wanita meminum obat pereda nyeri (pexels.com/JESHOOTS.com)

Kamu sedang mengonsumsi obat pereda nyeri atau analgesik? Itu ternyata juga bisa jadi faktor penyebab kencing berbusa, terutama obat-obatan yang dijual bebas.

Beberapa obat pereda nyeri seperti obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) membuat tingkat protein pada urine meningkat. Malah, dalam beberapa kasus, jenis obat tersebut dapat menyebabkan reaksi alergi dan inflamasi pada ginjal. Maka dari itu, baiknya konsumsi obat apa pun harus dikonsultasikan dulu ke dokter.

6. Lupus nefritis

Air Kencing Berbusa, Ini 8 Gangguan Kesehatan yang Jadi Pemicunyailustrasi buang air besar (freepik.com/gpointstudio)

Kondisi autoimun juga dapat menyebabkan urine berbusa. Salah satunya adalah lupus nefritis. Sesuai definisinya, lupus nefritis adalah kondisi di mana sel imun menyerang sel ginjal sehat. Akibatnya, fungsi ginjal pun terganggu dan protein pun masuk ke urine, menghasilkan busa.

Selain kencing berbusa dan berdarah, lupus nefritis dapat ditandai gejala lain seperti:

  • Hipertensi
  • Pembengkakan pada tangan, pergelangan kaki, atau kaki
  • Kadar kreatinin yang tinggi dalam darah
  • Berat badan naik
  • Frekuensi buang air kecil meningkat, terutama pada malam hari

Jika air seni berbusa dan ditandai dengan gejala-gejala di atas, segera periksakan diri ke dokter. Tes urine adalah salah satu indikator utama untuk menentukan diagnosis lupus nefritis.

7. Multiple myeloma

Air Kencing Berbusa, Ini 8 Gangguan Kesehatan yang Jadi Pemicunyaplasmasitoma pada penderita multiple myeloma di bawah mikroskop (wikimedia.org)

Multiple myeloma adalah sejenis kanker darah. Kondisi ini disebabkan oleh sel kanker yang terbentuk pada sel plasma dan menyerang sumsum tulang belakang. Akibatnya, sel plasma karsinogenik merusak sumsum tulang belakang dan memengaruhi sel darah merah. Salah satu tandanya adalah produksi protein abnormal.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, protein berlebih ditandai oleh air kencing berbusa. Selain itu, gejala yang dapat menyertai multiple myeloma adalah:

  • Nyeri tulang, terutama di tulang belakang atau dada
  • Mual
  • Sembelit
  • Kehilangan nafsu makan
  • Kelinglungan
  • Kelelahan
  • Frekuensi infeksi yang meningkat
  • Penurunan berat badan
  • Kelemahan atau sensasi mati rasa di kaki
  • Rasa haus yang berlebihan

Multiple myeloma adalah kondisi yang jarang ditemui, dan mungkin bukanlah hal yang harus langsung dicurigai bila melihat busa pada air seni. Namun, jika gejala-gejala di atas muncul, segera berobat ke dokter sebelum terlambat!

8. Ejakulasi retrograde

Air Kencing Berbusa, Ini 8 Gangguan Kesehatan yang Jadi Pemicunyaketidakpuasan aktivitas seksual (es.familydoctor.org)

Penyebab urine berbusa terakhir adalah ejakulasi retrograde. Hal ini dikarenakan otot sfingter pada kandung kemih gagal berkontraksi. Alhasil, saat ejakulasi, sperma ikut masuk ke kandung kemih, bukan ke saluran uretra, dan tidak keluar dari ujung penis. Ejakulasi retrograde dapat disebabkan oleh:

  • Diabetes
  • Hipertensi
  • Multiple sclerosis
  • Penyakit Parkinson
  • Cedera saraf tulang belakang
  • Operasi prostat atau kandung kemih
  • Obat-obatan tertentu untuk mengobati prostat
  • Depresi

Kondisi ini juga disebut "orgasme kering". Rasanya pun seperti orgasme normal dan tidak memengaruhi kenikmatan seksual. Selain berbusa, ejakulasi retrograde ditandai dengan warna urine yang berubah pucat. Biasanya, ejakulasi retrograde juga ditandai dengan kemandulan. Bukan karena kualitas sperma, tetapi karena sperma tidak keluar.

Ejakulasi retrograde bukan kondisi yang membahayakan kesehatan. Namun, jika kamu mengalami kencing berbusa atau pucat dan kamu tidak kunjung memiliki momongan dengan istri meski sudah berusaha cukup lama, baiknya konsultasi ke dokter.

Bila kamu mengalami air kencing berbusa tetapi tidak disertai gejala lain yang tak biasa, bisa jadi ini karena urine terlalu cepat mengucur. Sama seperti air yang berbusa saat keluar dari keran dengan kecepatan tinggi, begitu pun urine yang keluar dengan cepat.

Meski umumnya tidak berbahaya, urine berbusa yang disertai gejala lain bisa menjadi indikator adanya gangguan kesehatan atau penyakit. Untuk memastikan, segeralah periksa ke dokter, apalagi jika gejala ini terus-menerus kamu alami.

Baca Juga: Rambut Rontok Bisa Jadi Tanda 7 Penyakit Ini, Jangan Disepelekan!

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya