Comscore Tracker

Work from Home, 5 Cara Mengatasi Sakit Punggung Akibat Kelamaan Duduk 

Biar tetap fokus bekerja di rumah

Banyak perusahaan dan instansi yang menerapkan work from home (WHF) sebagai cara mencegah penyebaran virus corona. Namun, ada masalah kesehatan yang menghantuimu saat bekerja di rumah yaitu sakit punggung. Akibatnya, bekerja pun jadi kurang fokus.

Agar kamu bisa fokus bekerja dan punggung tetap nyaman, ini dia beberapa cara mengatasi sakit punggung saat WFH.

1. Sediakan tempat khusus untuk bekerja di rumah

Work from Home, 5 Cara Mengatasi Sakit Punggung Akibat Kelamaan Duduk Needpix/kaboompics

Salah satu kesalahan yang sering dialami saat bekerja di rumah adalah tidak menyediakan tempat khusus untuk bekerja. Jika di kantor biasanya sudah disediakan meja dan kursi yang ergonomis, kamu juga harus mendedikasikan satu ruang khusus untuk bekerja di rumah.

Tak perlu beli meja dan kursi baru, kamu bisa memanfaatkan meja dan kursi yang biasanya hanya digunakan untuk menumpuk barang-barang di rumah sebagai meja kerja kamu. Jika terpaksa harus beli, coba cari di toko barang bekas, karena biasanya terdapat meja dan kursi kantor yang masih layak digunakan selama bekerja di rumah. Hindari bekerja di kasur karena hanya akan membuat badan pegal.

2. Sejajarkan layar komputer dengan mata

Work from Home, 5 Cara Mengatasi Sakit Punggung Akibat Kelamaan Duduk Pixabay/StockSnap

Agar tidak membungkuk dan membuat punggung kamu sakit, sebaiknya usahakan agar layar komputer atau laptop sejajar dengan pandangan mata. Kamu bisa memberi alas agar layar komputermu lebih tinggi dan sejajar dengan penglihatan kamu.

Sedangkan jika menggunakan laptop, kamu juga bisa memberikan alas laptop misalnya menggunakan tumpukan buku atau kardus bekas agar posisinya lebih tinggi dan gunakan keyboard eksternal agar tetap bisa mengetik dengan nyaman. Alternatif lain kamu juga bisa membeli penyangga khusus laptop dengan posisi yang ergonomis.

Sedangkan jika kamu bekerja dengan dua layar sekaligus, tempatkan pekerjaan utama di layar yang sejajar dengan posisi tubuh kamu. Hindari terlalu lama bekerja di layar kedua yang biasanya terletak di samping sehingga membuat punggung sakit.

Baca Juga: Tips Jelang Vaksinasi COVID-19, Pakar UGM Sarankan Kamu Lakukan Ini

3. Tambahkan penyangga punggung di kursi kerja

Work from Home, 5 Cara Mengatasi Sakit Punggung Akibat Kelamaan Duduk Instagram.com/badbacks

Penyangga punggung di kursi kerja akan membuat posisi duduk kamu tetap tegak sehingga menghindari nyeri punggung karena duduk terlalu lama. Di kursi kerja yang bagus, biasanya penyangga ini sudah tersedia, namun jika belum ada kamu bisa membelinya terpisah.

Tak mau boros? Tinggal tambahkan bantal atau gulungan handuk di kursi untuk membantu menyangga punggung kamu.

4. Pastikan kaki berpijak ke lantai dengan sempurna

Work from Home, 5 Cara Mengatasi Sakit Punggung Akibat Kelamaan Duduk Pexels/Pixabay

Pastikan kaki kamu berpijak dengan baik di lantai dan jangan duduk terlalu tinggi sehingga kaki menggantung, juga jangan duduk terlalu rendah hingga kaki terlipat. Tambahkan sandaran kaki jika kaki kamu menggantung agar bisa berpijak dengan nyaman, dan tinggikan tempat duduk jika kaki kamu terasa terlipat. Postur kaki yang buruk akan memengaruhi posisi punggung kamu saat duduk lho.10 Benda yang Jarang Dibersihkan, Padahal Jadi Sarang Bakteri

5. Sempatkan bergerak saat jam istirahat

Work from Home, 5 Cara Mengatasi Sakit Punggung Akibat Kelamaan Duduk Pixabay/Free-Photos

Bekerja di rumah juga jangan melupakan jam istirahat. Lakukan pekerjaan seperti halnya bekerja di kantor, misalnya mulai jam 8 pagi hingga 4 sore dengan jam istirahat jam 12 siang. Saat istirahat, tidur siang boleh saja dilakukan, namun jangan lupa untuk menggerakkan tubuh agar punggung tidak kaku. Bisa dengan melakukan peregangan, atau berjalan kaki sebentar keliling rumah sebelum beristirahat agar badan tidak kaku karena terlalu lama duduk di kursi.

Nah, dengan menerapkan beberapa tips di atas, mudah-mudahan kamu gak lagi merasakan sakit punggung saat WFH, ya. Selamat mencoba!

Baca Juga: 7 Gejala Infeksi Saluran Kemih, Jangan Tunda untuk Periksa!

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya