Comscore Tracker

7 Manfaat Kentut bagi Tubuh, Kenali Bau dan Frekuensinya

Jangan anak tirikan kentut ya 

Banyak orang akan merasa jijik kalau mendengar kata kentut. Padahal kentutu bisa mendeteksi kesehatan seseorang, terutama pada gangguan pencernaan.

Kentut yang juga dikenal dengan flatus ini dapat memberikan report atau laporan tentang kondisi di dalam tubuh kita. Baik tentang kandungan makanan yang masuk ke tubuh kita dan keseimbangan bakteri dalam sistem pencernaan. 

Jadi meskipun baunya gak enak, kita harus tahu tentang manfaatnya lho. 

1. Brokoli dan kacang-kacangan adalah penghasil gas terbanyak

7 Manfaat Kentut bagi Tubuh, Kenali Bau dan Frekuensinyanutritionist-prachi.com

Beberapa jenis makanan, seperti kubis, kol, brokoli dan kacang-kacangan berguna untuk menyehatkan sistem pencernaan, mengontrol berat badan, mengatur kadar gula darah dan kolesterol. Selain itu, makanan ini juga kaya dengan serat, tukas laman The Healthy.

Di sisi lain, makanan ini juga memiliki efek negatif, yakni membuat kita sering kentut! Makanan itu adalah produsen gas dan penghasil karbohidrat bernama raffinose. Bakteri yang tinggal di saluran pencernaan akan memakannya dan menghasilkan gas sebagai produk sampingan, jelas Rebekah Gross, MD, seorang ahli gastroenterologi.

2. Normalnya, kita kentut sebanyak 5-15 kali per hari

7 Manfaat Kentut bagi Tubuh, Kenali Bau dan Frekuensinyabuoyhealth.com

Dalam sehari, manusia bisa kentut hingga berapa kali, sih? Menurut laman Healthline, wajarnya kita akan kentut sebanyak 5-15 kali per hari. Tak perlu khawatir, kentut adalah hal yang normal yang dialami oleh semua manusia dan pertanda adanya aktivitas bakteri di usus.

Meski begitu, kamu perlu curiga jika kentut di atas 20 kali dalam sehari. Bisa jadi, ini adalah pertanda perut kembung alias flatulence. Kentut berlebihan adalah tanda masalah kesehatan yang tidak boleh diabaikan.

3. Ketidakseimbangan bakteri di pencernaan akan membuat kita sering kentut

7 Manfaat Kentut bagi Tubuh, Kenali Bau dan Frekuensinyamekheochamcon.com

Bukan hanya perut kembung, sering kentut juga diakibatkan oleh ketidakseimbangan bakteri di saluran pencernaan, tukas laman The Healthy. Apabila bakteri di pencernaan seimbang, usus kecil akan berkontraksi kuat untuk mendorong makanan ke usus besar.

Sebaliknya, beberapa kondisi tertentu bisa memicu ketidakseimbangan bakteri. Misalnya, infeksi, obat-obatan dan penyakit tertentu seperti diabetes. Apabila ini terjadi, bakteri di usus menjadi tidak terkontrol dan menghasilkan gas ekstra.

4. Kentut terlalu sering bisa disebabkan karena kadar laktase yang rendah

7 Manfaat Kentut bagi Tubuh, Kenali Bau dan Frekuensinyagainesvillemechanical.com

Enzim laktase dibuat di usus kecil dan bertugas untuk memecah laktosa, gula yang ditemukan di dalam susu. Gula ini akan dipecah menjadi bentuk yang lebih sederhana dan bisa diserap oleh tubuh, tutur laman The Healthy.

Kamu akan kesulitan melakukan ini jika kadar laktase lebih rendah dari normalnya. Apabila ini terjadi, laktosa akan masuk ke usus besar tanpa dicerna, lalu dipecah oleh bakteri dan membuat masalah gas terjadi. Laktosa sendiri ditemukan di produk susu dan turunannya.

Baca Juga: 7 Masalah Pencernaan yang Paling Sering Terjadi dan Cara Mengatasinya

5. Udara akan tertelan jika kita makan, minum atau berbicara

7 Manfaat Kentut bagi Tubuh, Kenali Bau dan Frekuensinyapackmo.lk

Setiap harinya, kita menghirup dan menelan banyak udara. Secara sengaja atau tidak, udara akan tertelan jika kita makan, minum atau berbicara. Semakin cepat kita melakukannya, semakin banyak udara yang tertelan ke saluran pencernaan kita, ujar laman The Healthy.

Lantas, apa konsekuensinya? Udara ini akan masuk ke saluran pencernaan bagian bawah. Lalu, tubuh akan mengeluarkannya lewat berbagai cara, seperti bersendawa atau kentut. Hmmm, baru tahu, ya?

6. Jika kentutmu bau, mungkin kamu memakan sesuatu yang mengandung sulfur

7 Manfaat Kentut bagi Tubuh, Kenali Bau dan Frekuensinyabarkingroyalty.com

Kentut yang tidak berbau biasanya mengandung campuran nitrogen, hidrogen, oksigen, karbondioksida dan metana, ungkap laman The Healthy. Sementara, jika kentutmu bau, mungkin kamu telah memakan makanan yang mengandung sulfur atau belerang.

Sulfur ditemukan di banyak makanan, misalnya di telur. Telur memiliki metionin, asam amino yang mengandung belerang, tukas laman Live Strong. Selain itu, sulfur bisa ditemukan di berbagai sayuran, seperti bawang merah, bawang putih, kembang kol, brokoli dan kubis.

7. Penyakit seliaka dan sindrom iritasi usus besar bisa menghasilkan banyak gas

7 Manfaat Kentut bagi Tubuh, Kenali Bau dan Frekuensinyainsider.com

Tidak hanya makanan yang membuatmu sering kentut, tetapi juga penyakit tertentu. Misalnya, penyakit seliaka dan sindrom iritasi usus besar. Bagaimanakah penjelasan lengkapnya?

Sindrom iritasi usus besar membuat kontraksi otot dari perut ke rektum menjadi lebih kuat. Ini bisa memicu kembung, diare dan gas berlebihan, ungkap laman The Healthy. Penyakit seliaka pun menyebabkan hal yang sama dan membuat kita lebih sering kentut.

Nah, tahu kan banyak manfaat jika kita jeli dengan kentut yang kita keluarkan. Tidak hanya  masalah bau, namun kentut ternyata sangat berguna dan berperan penting. 

Baca Juga: Susah Kentut? Coba 5 Gerakan Super Mudah Ini Sampai "Duutt..." Lega!

Topic:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya